Video Viral Alham dan Kakak Anak SD 12 Tahun yang Bunuh Ibu di Medan Ditetapkan Santai di Kafe

Ringkasan Berita:

  • Berita yang menyebut suami korban, Alham Siagian, telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka ternyata palsu.
  • Video yang beredar di TikTok menampilkan Alham yang masih dalam keadaan bebas dan duduk santai di sebuah kafe pada 15 Desember 2025.
  • Faizah Soraya ditemukan meninggal dengan tubuh berlumuran darah dan anaknya, AI (12), ditetapkan sebagai tersangka.

 

Bacaan Lainnya

Di tengah kisah duka meninggalnya Faizah Soraya (42) yang mengejutkan masyarakat, nama suaminya, Alham Siagian, tiba-tiba menjadi perhatian.

Di media sosial, beredar luas informasi yang menyebutkan bahwa Alham telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan istrinya.

Berita tersebut menyebar dengan cepat, memicu perdebatan sengit di kalangan netizen yang meragukan keanehan di balik kematian Faizah.

Ibu Meninggal Dunia Dengan Bercak Darah, Anak Kandung Jadi Tersangka

Faizah Soraya ditemukan meninggal dunia dengan tubuh berlumuran darah di kamar lantai satu rumahnya yang terletak di Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Sumatera Utara, pada Rabu (10/12/2025).

Para korban diduga menjadi korban pembunuhan oleh anak kandungnya sendiri, AL (12), yang saat ini masih duduk di kelas 6 sekolah dasar (SD). Fakta ini mengejutkan masyarakat dan sulit untuk diterima.

Beberapa netizen mengungkapkan ketidakpercayaan dan keraguan terhadap kemampuan seorang anak berusia 12 tahun melakukan pembunuhan yang begitu kejam secara sendirian.

Keraguan Masyarakat Mengarah pada Suami

Keraguan mengenai keterlibatan AL secara perlahan berpindah ke sosok Alham Siagian, suami dari korban. Di berbagai platform media sosial, muncul tuduhan yang menyebut Alham sebagai pelaku sebenarnya.

Tidak hanya itu, beredar pula informasi bahwa Alham telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh aparat kepolisian. Isu ini memperburuk situasi sehingga semakin memicu spekulasi.

Namun, berita penahanan Alham ternyata tidak benar.

Video di Kafe Mengungkap Fakta

Di TikTok, beredar sebuah rekaman yang justru membantah informasi tersebut.

Video tersebut menampilkan momen Alham dan saudara dari tersangka pembunuhan ibu sedang duduk santai di sebuah kafe, dikelilingi beberapa temannya.

Rekaman itu diduga dibuat oleh seorang perempuan yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Alham.

Di dalam video tersebut, perempuan itu dengan tegas menyangkal kabar yang menyebutkan bahwa Alham telah ditahan.

“Apakah hari ini hari apa?” tanya perempuan itu.

“Hari ini Senin, 15 Desember 2025,” jawab kerabat yang lain sambil tertawa.

Kamera selanjutnya mengarah ke bentuk Alham.

Santai dan Tersenyum

Di dalam video tersebut, Alham terlihat memakai kaus polo berwarna putih. Ia duduk rileks di kursi kafe, merokok, dan sedang berbincang santai dengan orang-orang di sekitarnya.

Kondisi yang tergambar jauh dari kesan seseorang yang sedang ditahan oleh aparat penegak hukum.

“Kami minta izin, Abang Al,” ujar wanita yang sedang merekam.

“Kami pamit dulu,” imbuhnya.

Merespons hal tersebut, Alham tampak tersenyum sambil menggabungkan kedua tangannya.

“Iya,” kata Alham singkat.

Isu yang Patah, Pertanyaan Masih Ada

Meskipun video tersebut memastikan bahwa Alham Siagian tidak ditahan, perdebatan di media sosial belum sepenuhnya reda.

Kematian Faizah Soraya masih meninggalkan banyak pertanyaan di benak masyarakat.

Di tengah berbagai informasi yang membingungkan, satu hal yang kini jelas: berita Alham ditahan oleh polisi hanyalah rumor yang belum terbukti kebenarannya.

Namun, kejadian menyedihkan ini tetap meninggalkan rasa sedih yang mendalam serta perdebatan yang terus berlangsung tanpa ada penyelesaian.

Tautan video Alham bersantai di kafe >> klik tautan

Pengakuan AI

Saat proses hukum sedang berlangsung, akhirnya muncul pengakuan dari AI (12), siswi kelas 6 SD yang disebut-sebut sebagai pelaku.

Namun, keluarga korban hingga saat ini belum sepenuhnya yakin bahwa anak seumur itu benar-benar telah membunuh nyawa ibunya sendiri.

Pihak kepolisian masih terus melakukan langkah-langkah penyelidikan. Penyelidikan kasus tetap berjalan agar setiap detail peristiwa dapat diungkap secara menyeluruh dan netral.

Polisi Mengadakan Dua Kali Pemulihan Peristiwa

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan dua kali pemanggilan awal dalam kasus kematian Faizah Soraya.

Pemulihan awal dilakukan di Mapolrestabes Medan, sedangkan pemulihan kedua dilaksanakan langsung di lokasi kejadian perkara (TKP) dan dimainkan oleh AI, saudara kandungnya, serta ayahnya.

“6 jam tim telah melakukan persiapan rekonstruksi kedua,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa seluruh proses prarekonstruksi dilakukan berdasarkan fakta yang tersedia, dengan bimbingan dari psikolog dan Dinas Perlindungan Anak.

Paling sedikit terdapat 43 adegan yang sebelumnya kita lakukan.

Semoga ini dapat memperbaiki proses penyidikan dan penyelidikan lanjutan yang kami lakukan,” katanya.

***

(TribunTrends/Beberapa artikel diubah dari TribunJakarta)

Jangan lewatkan berita-berita yang tak kalah menarik lainnya di Google News, Threads dan Facebook

Pos terkait