Tugas dan Gaji Awak Kabin Garuda Indonesia 2026

BERITA DIY– Mendekati musim Haji 2026, PT Garuda Indonesia Tbk kembali membuka peluang bagi para profesional untuk bergabung sebagai Crew Haji.

Jabatan ini bukan hanya tugas di bidang penerbangan umum, tetapi juga posisi penting yang menggabungkan pelayanan, keselamatan, serta rasa empati terhadap jutaan jamaah haji Indonesia.

Bacaan Lainnya

Kemudian, apa sebenarnya tugas dari awak kabin pada penerbangan haji Garuda Indonesia? Siapa saja yang berhak mendaftar? Dan berapa kisaran penghasilan yang diterima setiap bulan? Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa yang Dimaksud dengan Awak Kabin Haji Garuda Indonesia?

Kru kabin haji terdiri dari pramugari dan pramugara yang diberi tugas khusus untuk melayani penumpang jemaah haji yang melakukan perjalanan dari Indonesia ke Arab Saudi serta sebaliknya. Mereka dipilih melalui proses seleksi yang sangat ketat karena ciri-ciri penumpang haji berbeda jauh dibandingkan dengan penerbangan biasa.

Pada satu penerbangan haji, kru kabin akan menghadapi penumpang dalam jumlah yang banyak, jemaah lansia, jemaah yang pertama kali naik pesawat, serta penumpang dengan kebutuhan khusus.

Oleh karena itu, para awak kabin haji menerima tambahan pelatihan dan persiapan agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh rasa kemanusiaan.

Tanggung Jawab dan Fungsi Awak Kabin Haji

Berbeda dengan penerbangan komersial biasa, kru penerbangan haji memiliki tanggung jawab yang lebih luas. Berikut penjelasan tugas utamanya:

1. Pelayanan Jamaah Selama Perjalanan Pesawat

Kru kabin bertanggung jawab memastikan seluruh penumpang merasa nyaman sejak naik pesawat hingga tiba di tujuan. Mulai dari penyajian makanan dan minuman, membantu penggunaan fasilitas di dalam pesawat, hingga menjelaskan prosedur penerbangan dengan bahasa yang mudah dipahami.

2. Memelihara Keselamatan dan Keamanan

Keselamatan tetap menjadi fokus utama. Kru kabin harus memastikan sabuk pengaman terpasang, memberikan petunjuk keselamatan, serta siap menghadapi situasi darurat sesuai dengan standar penerbangan global.

3. Pendampingan Jemaah Lansia dan Penyandang Disabilitas

Mayoritas jamaah haji adalah orang tua. Oleh karena itu, kru penerbangan haji dilatih dengan kemampuan khusus untuk membantu penumpang yang memerlukan perhatian tambahan, termasuk saat naik pesawat, selama penerbangan, dan saat turun dari pesawat.

Berapa Penghasilan Awak Kabin Garuda Indonesia Tahun 2026?

Pertanyaan yang paling sering diajukan adalah mengenai penghasilan. Secara umum, pendapatan para awak kabin terdiri dari gaji pokok serta berbagai unsur tambahan.

1. Gaji Pokok Bulanan

  • Kru penerbangan tingkat pemula: sekitar Rp5 juta hingga Rp8 juta per bulan
  • Kru penerbangan tingkat lanjut: sekitar Rp10 juta hingga Rp15 juta per bulan

Nominal ini belum mencakup tunjangan dan jam terbang.

2. Tambahan Penghasilan

Penghasilan awak kabin bisa meningkat secara signifikan dari:

  • Uang yang diperoleh tergantung pada jumlah jam terbang
  • Tunjangan makan dan transportasi
  • THR dan bonus kinerja
  • Fasilitas asuransi dan tiket pesawat

3. Estimasi Total Pendapatan

Jika seluruh komponen digabungkan:

  • Kru penerbangan tingkat pemula: sekitar Rp15 juta hingga Rp20 juta per bulan
  • Awak kabin tingkat senior: mampu mencapai penghasilan antara Rp25 juta hingga Rp30 juta per bulan atau bahkan lebih, terutama untuk rute yang panjang seperti penerbangan haji

Jumlah jam terbang yang panjang serta tingginya intensitas pelayanan selama musim haji menyebabkan pendapatan awak kabin haji lebih besar dibanding penerbangan biasa.

Perekrutan Awak Kabin Haji Garuda Indonesia Tahun 2026

Garuda Indonesia secara resmi mengumumkan pembukaan perekrutan Awak Kabin Haji untuk musim Haji 2026. Program ini tersedia bagi calon yang memenuhi syarat umum dan khusus berikut.

Persyaratan Umum

  • Warga Negara Indonesia
  • Beragama Islam
  • Ketinggian pria berkisar antara 165–178 cm, sedangkan wanita sekitar 158–172 cm dengan berat badan yang seimbang.
  • Tidak sedang dalam keadaan hamil selama masa penerbangan Haji 2026
  • Mempunyai paspor yang memiliki nama minimal tiga kata, berlaku hingga Maret 2027
  • Siap mengikuti pelatihan dan mematuhi seluruh aturan penerbangan
  • Mendapatkan sertifikat dengan peringkat EASA menjadi keuntungan tambahan

Persyaratan Khusus Awak Kabin

  • Lebih diutamakan kandidat yang memiliki pengalaman sebagai pramugari tetap atau penerbangan haji Garuda Indonesia sebelumnya.
  • Usia maksimum 53 tahun sampai 31 Desember 2026
  • Mempunyai sertifikat pramugari (FAC) yang dikeluarkan oleh DGCA Indonesia
  • Mengantongi sertifikat jenis pesawat kategori jet (badan lebar)

Persyaratan Dokumen yang Perlu Disiapkan

Pelamar diwajibkan menyusun dokumen administratif secara lengkap, antara lain:

  • SKCK asli dari Polres
  • Surat izin dari suami/orang tua yang menggunakan materai seharga Rp10.000
  • Salinan surat nikah atau akta perceraian (jika tersedia)
  • Surat keterangan belum menikah dari pihak kelurahan (untuk yang belum melakukan pernikahan)
  • Salinan KK, akta kelahiran, dan KTP
  • Salinan ijazah dari Sekolah Dasar hingga pendidikan terakhir
  • Surat keterangan lulus diperlukan dari perusahaan sebelumnya
  • Foto 4×6 latar merah (2 lembar)
  • Surat izin Persit untuk pasangan TNI/Polri

Persiapan Medical Examination (Medex)

Proses medis merupakan bagian penting dalam seleksi. Kandidat diwajibkan:

  • Berpuasa mulai pukul 22.00 malam sebelum tes
  • Tidur minimal 6 jam
  • Menghindari konsumsi makanan yang kaya akan lemak, karbohidrat, dan asam urat selama satu minggu
  • Membawa kacamata atau lensa kontak jika diperlukan
  • Menunjukkan identitas diri (KTP)

Jadwal dan Cara Pendaftaran

Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi karier Garuda Indonesia atau melalui tautan berikut:klik di sini. Tenggat waktu pendaftaran: 15 Desember 2025.

Garuda Indonesia menegaskan bahwa seluruh proses perekrutan tidak memerlukan biaya apa pun, sehingga calon pelamar diharapkan waspada terhadap tindakan penipuan.

Pos terkait