Liputan Jurnalis, Andika Satria Bharata
, SIGI –Kabupaten Sigi, di Sulawesi Tengah, adalah salah satu wilayah yang kaya akan sumber daya alam dan kekayaan budaya, Senin (22/12/2025)
Dikelilingi oleh pemandangan gunung, sungai, dan lembah yang hijau, kawasan ini menyimpan berbagai tempat wisata yang masih alami dan memiliki pesona unik.
Keindahan alam yang bersatu dengan kearifan tradisional membuat Kabupaten Sigi menjadi destinasi wisata yang menawarkan ketenangan sekaligus kesempatan belajar bagi para pengunjung.
1. Taman Nasional Lore Lindu
Salah satu tempat wisata utama Kabupaten Sigi adalah Taman Nasional Lore Lindu, kawasan perlindungan yang menjadi simbol pariwisata daerah tersebut.
Wilayah hutan hujan tropis yang luas ini menjadi tempat tinggal berbagai jenis tumbuhan dan hewan langka Sulawesi, serta menyimpan situs-situs megalitik yang merupakan warisan peradaban kuno.
Untuk mengunjungi area tersebut, para wisatawan lokal biasanya dikenakan biaya masuk sekitar Rp5.000 per orang, sementara wisatawan asing dikenakan kisaran Rp150.000 per orang.
Jika menggunakan jasa pemandu lokal untuk aktivitas mendaki dan penjelasan sejarah, biaya tambahan berkisar antara Rp100.000 hingga Rp300.000, sedangkan kebutuhan parkir dan makanan rata-rata mencapai Rp20.000 sampai Rp50.000.
2. AIR TERJUN WERA
Air Terjun Wera adalah salah satu tempat wisata alam yang terletak di Desa Balumpewa, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Sejauh sekitar 19–20 kilometer dari Kota Palu, tempat ini membutuhkan waktu sekitar 45 menit perjalanan melalui darat.
Berada di sekitar kawasan hutan lindung, Air Terjun Wera menyajikan suasana yang segar dan alami.
Pengunjung perlu melakukan perjalanan mendaki sekitar 30 hingga 45 menit melalui jalur hutan dan sungai agar bisa sampai ke air terjun yang menjadi objek utama dari wisata tersebut.
Dari segi biaya, Air Terjun Wera dianggap sebagai tempat wisata yang terjangkau.
Biasanya pengunjung hanya membayar tiket masuk sekitar Rp10.000 per orang atau biaya parkir sebesar Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil.
Dengan tambahan biaya makan dan minum sekitar Rp20.000 sampai Rp40.000 per orang, total anggaran perjalanan ke Air Terjun Wera berkisar antara Rp30.000 hingga Rp70.000 per orang, termasuk biaya transportasi.
3. DANAU LINDU
Objek wisata alam yang memberikan ketenangan juga bisa ditemukan di Danau Lindu, sebuah danau alami yang terletak di kawasan pegunungan Lore Lindu.
Pengunjung bisa menikmati pemandangan danau yang damai dengan latar belakang bukit hijau, sambil berhubungan dengan masyarakat adat Lindu yang masih mempertahankan kebudayaan setempat.
Untuk mengunjungi Danau Lindu, para pengunjung biasanya mempersiapkan biaya masuk sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000 per orang.
Jika ingin menyewa perahu sederhana, harga sewanya sekitar Rp30.000 hingga Rp60.000 per jam, sedangkan biaya parkir dan makanan berkisar antara Rp15.000 sampai Rp40.000.
4. Watunonju, Wisata Megalit
Watunonju adalah salah satu tempat wisata budaya yang terkenal di desa Watunonju, Kecamatan Sigi Kota, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Area ini terkenal sebagai Cagar Budaya Taman Megalitik Watunonju, yang menyimpan bukti peradaban manusia kuno dari beribu tahun yang lalu.
Di tempat ini, pengunjung bisa melihat berbagai fosil dari masa megalitik, seperti alat tumbuk batu, batu dakon, menhir, serta batu-batu besar yang tersusun secara alami.
Para ahli memperkirakan bahwa situs Watunonju telah berdiri sejak sekitar 2000 tahun sebelum Masehi, menjadikannya salah satu lokasi prasejarah yang penting di Lembah Palu.
Selain nilai historis dan arkeologis, Watunonju juga menyajikan pemandangan alam yang indah.
Lokasi ini terletak di tengah area hijau bukit dan persawahan, sehingga ideal untuk para pengunjung yang ingin mengikuti wisata edukasi sambil menikmati ketenangan alam pedesaan.
5. SUNGAI GUMBASA
Tujuan wisata yang sederhana namun populer di kalangan masyarakat adalah Sungai Gumbasa.
Aliran air yang jernih dan adanya batuan alami membuat sungai ini menjadi tempat yang cocok untuk bersantai dan berlibur bersama keluarga.
Untuk menikmati wisata sungai ini, pengunjung biasanya hanya perlu membayar retribusi sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 per orang, ditambah biaya parkir dan makanan sekitar Rp10.000 sampai Rp30.000.
6. BUKIT PAMO
Bagi penggemar pemandangan alam, Bukit Pamo menyajikan pemandangan Kabupaten Sigi dari ketinggian.
Dari puncaknya, pengunjung bisa menikmati pemandangan lembah dan perkampungan penduduk, terutama saat matahari terbit maupun terbenam.
Kunjungan ke Bukit Pamo biasanya tidak dikenakan biaya atau hanya dikenai retribusi kecil sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000, sehingga anggaran yang harus disiapkan lebih besar untuk biaya parkir dan makanan ringan.
7. WISATA DESA KULAWI
Pengalaman berwisata yang berbasis pada budaya pedesaan bisa ditemui di Desa Wisata Kulawi. Pengunjung dapat menyaksikan kegiatan pertanian tradisional serta mencoba masakan khas daerah.
Serta mengikuti kegiatan adat masyarakat setempat, kunjungan ke desa ini biasanya tidak dikenakan biaya, tetapi beberapa pengunjung sering memberikan sumbangan untuk mendukung perekonomian di desa tersebut.
8.PEMANDIAN BIONGA
Menyempurnakan rangkaian destinasi pariwisata di Kabupaten Sigi, Kolam Bionga menjadi salah satu tempat wisata air yang cukup diminati. Kolam alami ini berasal dari sumber mata air pegunungan dengan air yang jernih dan segar.
Sampai saat ini, belum ada tarif resmi yang ditetapkan, tetapi pengunjung biasanya hanya membayar biaya parkir dan makanan sederhana sekitar Rp2.000 hingga Rp5.000.
Dengan anggaran yang cukup terjangkau, wisata alam dan budaya di Kabupaten Sigi bisa dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat.
Dengan pengelolaan yang berkelanjutan dan pemasaran yang tepat, sektor pariwisata daerah ini diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung sambil memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan ekonomi masyarakat setempat. (**)
