Timnas Futsal U-16 Indonesia Lakukan Evaluasi Setelah Kalah dari Vietnam

Timnas Futsal U-16 Indonesia hanya mampu meraih hasil imbang 2-2 saat menghadapi Vietnam dalam pertandingan kedua Piala AFF Futsal U-16 2025 yang berlangsung di Thailand.

Hasil ini merusak catatan positif Garuda Asia Futsal yang sebelumnya mampu mengalahkan Myanmar dengan skor 4-2 dalam pertandingan pembuka.

Bacaan Lainnya

Pelatih Timnas Futsal U-16 Indonesia, Reka Cahya Punthoadi, menyatakan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh guna mempersiapkan tim menghadapi pertandingan berikutnya melawan Brunei Darussalam.

Indonesia sebenarnya tampil lebih unggul dibandingkan Vietnam sepanjang jalannya pertandingan.

Muhammad Alfayyadh Rafarrel bersama rekan-rekannya terus-menerus memberikan tekanan pada pertahanan Vietnam sejak menit awal pertandingan.

Namun, gol pertama tercipta pada menit ke-14 babak pertama melalui permainan Rafarrel yang membuat Indonesia unggul 1-0.

Indonesia kemudian memperkuat keunggulan mereka di awal babak kedua dengan gol kedua Rafarrel yang mendapatkan umpan bagus dari Alfian Nurhayadi.

Keunggulan skor 2-0 membuat para atlet Indonesia terlihat lebih tenang dalam menjalani sisa pertandingan.

Namun, Vietnam berhasil mengecilkan ketertinggalan dengan gol yang dicetak oleh Nguyen Ba Manh.

Situasi dramatis terjadi di akhir pertandingan ketika Vietnam mencetak gol melalui Bui Gia Bao, menyamakan skor menjadi 2-2 saat hanya tersisa 33 detik.

Muh Alfayyadh Rafarrel Haerul, pencetak gol kedua bagi Indonesia, memberikan komentar terkait hasil imbang tersebut dalam sesi wawancara setelah pertandingan.

Ini adalah olahraga, terkadang kita menang, imbang, atau kalah. Pertandingan tadi cukup baik meskipun kami belum meraih kemenangan. Hasil hari ini akan menjadi bahan evaluasi penting untuk pertandingan melawan Brunei besok,” kata Rafarrel.

Rafarrel juga menekankan perlunya fokus penuh selama pertandingan berlangsung.

“Kita perlu fokus selama 2×20 menit. Bahkan satu, dua, atau tiga detik saja bisa berdampak besar dalam turnamen seperti ini. Saya berharap para pemain nanti tetap fokus dari menit pertama hingga menit terakhir. Ini juga tugas saya untuk mengingatkan rekan-rekan agar lebih konsentrasi sejak awal sampai akhir,” tambahnya.

Pelatih Reka Cahya Punthoadi juga memberikan pernyataan terkait hasil pertandingan tersebut.

“Saya merasa hasil pertandingan ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi kami. Saya berharap, para pemain tetap semangat menghadapi pertandingan besok melawan Brunei Darussalam,” kata pelatih Timnas Futsal U-16 Indonesia tersebut.

Tim Garuda Muda kini tidak memiliki banyak waktu untuk bersantai setelah mendapatkan hasil imbang.

Pelatih dan pemain akan segera melakukan peninjauan menyeluruh, khususnya untuk memperbaiki lini pertahanan di menit-menit penting pertandingan.

Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Brunei Darussalam dalam pertandingan berikutnya, Kamis (25/11/2025), dengan tugas wajib meraih kemenangan untuk mempertahankan peluang melaju ke babak berikutnya.

Diketahui bahwa sistem Piala AFF Futsal U-16 2025 hanya terdiri dari satu grup yang diikuti oleh lima negara.

Lima negara tersebut yaitu Indonesia, Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Brunei Darussalam yang berhadapan dalam sistem kompetisi yang penuh.

Sistem kompetisi menentukan bahwa empat tim teratas akan melaju ke babak final.

Dua tim yang berada di puncak klasemen setelah fase grup akan bertemu dalam pertandingan untuk memperebutkan gelar juara.

Di sisi lain, dua tim yang berada di peringkat bawah akan bersaing untuk memperebutkan posisi ketiga dan keempat.

Hasil imbang melawan Vietnam ini memberikan pelajaran berharga bagi Timnas Futsal U-16 Indonesia mengenai kepentingan menjaga fokus hingga menit terakhir pertandingan.

Pos terkait