Isi Artikel

- Kategori KUR Kecil: Pinjaman Rp 400 Juta masuk kategori KUR Kecil, sehingga wajib menggunakan agunan tambahan (Sertifikat/BPKB).
- Angsuran Ringan: Berdasarkan tabel terbaru, cicilan tenor 5 tahun untuk plafon 400 juta ada di angka Rp 8.666.667 per bulan.
- Syarat Dokumen: Selain KTP dan KK, nasabah wajib melampirkan NPWP dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
- Status Akhir Tahun: Pengajuan di tanggal 23 Desember kemungkinan besar diproses untuk pencairan awal Januari 2026.
PIKIRAN RAKYAT BENGKULU – Selasa, 23 Desember 2025. Menjelang pergantian tahun, semangat para pengusaha di seluruh Indonesia untuk “naik kelas” semakin terasa. Bagi pemilik usaha perkebunan sawit, toke karet, atau distributor bahan bangunan, serta UMKM lainnya pinjaman modal di angka puluhan juta seringkali sudah tidak cukup lagi.
Targetnya sekarang adalah ratusan juta. Salah satu angka yang paling banyak dicari informasinya adalah Plafon Rp 400 Juta. Dengan modal sebesar ini, pelaku UMKM dapat meremajakan armada truk, membangun gudang baru, atau menyetok barang dalam jumlah besar untuk 2026.
Namun diantara semangat yang menggebu-gebu tersebut, kadang terlintas pertanyaan, berapa ya cicilannya? Apakah omzet usaha bisa untuk membayar angsuran?
Berdasarkan brosur tabel angsuran resmi KUR BRI 2025 yang kami dapatkan dari salah satu Kantor Cabang BRI di Bengkulu dan berlaku di seluruh Indonesia, berikut kami akan membedah tuntas simulasi cicilannya.
Tabel KUR BRI 2025 Pinjaman 400 Juta
Untuk diketahui oleh pelaku UMKM di seluruh Indonesia, pinjaman sebesar Rp 400 Juta ini masuk dalam skema KUR Kecil. Bunganya tetap bersahabat, sama dengan KUR Mikro, 6 persen efektif per tahun. Tapi, besaran suku bunga itu hanya berlaku bagi pelaku UMKM yang baru pertama kali mengajukan pinjaman KUR. Untuk pinjaman kedua sampai keempat, suku bunga naik masing-masing 1 persen.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini rincian angsuran per bulan berdasarkan tenor (jangka waktu) yang tercantum dalam tabel resmi:
| Tenor (Bulan) | Angsuran per Bulan |
|---|---|
| 12 Bulan (1 Tahun) | Rp 35.333.333 |
| 18 Bulan (1,5 Tahun) | Rp 24.222.222 |
| 24 Bulan (2 Tahun) | Rp 18.666.667 |
| 36 Bulan (3 Tahun) | Rp 13.111.111 |
| 48 Bulan (4 Tahun) | Rp 10.333.333 |
| 60 Bulan (5 Tahun) | Rp 8.666.667 |
Analisis Kemampuan Bayar (RPC)
Mencermati lebih jauh dari data angsuran di atas, jika kita mengambil tenor terpanjang (5 tahun), ini berarti kita harus menyisihkan uang sekitar Rp 8,7 Juta setiap bulan.
Nah ini kuncinya. Jika agar pengajuan disetujui oleh pihak bank, kita harus memastikan bahwa laba bersih (keuntungan) dari usaha minimal Rp 20 Juta – Rp 25 Juta per bulan. Kenapa demikian? Sebab bank akan menghitung angsuran maksimal 30-40% dari total keuntungan bersih, agar sisa uangnya masih cukup untuk operasional dan kebutuhan hidup keluarga.
Perbedaan Mencolok dengan KUR Mikro
Penting juga dipahami oleh masyarakat terutama pelaku UMKM yang akan mengajukan pinjaman, pinjam dengan plafon Rp400 juta jangan samakan dengan Rp 50 Juta. Tentu saja ini sudah beda level toh. Karena levelnya berbeda, ini hal-hal penting yang wajib dipersiapkan:
1. Wajib Agunan Tambahan
Jika di KUR Mikro (sampai 100 juta) agunan tambahan berdasarkan aturan tidak diminta, maka di angka Rp 400 Juta ini hukumnya WAJIB. Aset yang diagunkan bisa berupa SHM Tanah/Bangunan atau BPKB Kendaraan, nilainya harus menutupi jumlah pinjaman.
2. Legalitas Harus Lengkap
Selain itu, legalitas juga harus lengkap. Surat Keterangan Usaha (SKU) dari Pak Kades saja tidak cukup. Anda disarankan sudah memiliki:
- NIB (Nomor Induk Berusaha): Bisa cetak di OSS.
- NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak): Ini syarat mati. Tanpa NPWP, pinjaman di atas 50 juta tidak akan cair.
- BPJS Ketenagakerjaan: Bukti bahwa Anda melindungi diri atau karyawan Anda.
Tips Pengajuan Akhir Tahun
Mumpung hari ini tanggal 23 Desember 2025, kita masih punya waktu untuk konsultasi ke kantor cabang BRI terdekat. Meskipun pencairan kemungkinan besar masuk di buku tahun 2026, memasukkan berkas sekarang berarti Anda sudah “curi start” antrean.
Pastikan riwayat kredit (BI Checking) Anda bersih, karena di angka Rp 400 Juta, bank akan sangat teliti melihat karakter nasabah. Selamat berhitung dan semoga usaha Anda semakin naik kelas di tahun 2026! Semangat selalu, jangan lupa bagikan informasi ini ke pelaku UMKM lain agar bisa memberikan manfaat. **
