JAKARTA, https://mediahariini.com– Penggemar Taylor Swift atau Swifties mengadakan acara Taylor Swift Indonesia 2025 Wrap-Up Party: The Final Show di Glitz Inclusive, Kuningan City, Jakarta Selatan, pada Jumat (12/12/2025).
Acara ini diselenggarakan dalam rangka merayakan peluncuran The Eras Tour: The Final Show yang tayang di Disney+ pada 12 Desember 2025.
Pada acara perayaan ini, para penggemar Taylor Swift hadir dengan mengenakan pakaian yang terinspirasi dari berbagai masa kariernya.
Tempat penyelenggaraan acara juga dihiasi dengan kombinasi warna ungu dan biru, lengkap dengan poster besar The Eras Tour: The Final Show.
Dua mesin fotobooth tersedia dan langsung menjadi pusat perhatian. Pada fotobooth pertama, penggemar dapat berfoto dengan pakaian ikonik Taylor dari berbagai konser, lengkap dengan gitar dan mikrofon.
Sementara di photobooth kedua, pengunjung difoto secara alami saat mendengarkan potongan lagu konser melalui headset.
Acara berlangsung penuh semangat, dimulai dengan makan malam bersama, dekorasi berupa gantungan kunci dengan tema Taylor Swift, permainan, perayaan ulang tahun Taylor Swift, serta karaoke bersama para penggemarnya.
Dua penggemar Taylor Swift dari Jakarta, Noviantari dan Erika Pandiangan, mengatakan bahwa momen peluncuran “The Eras Tour: The Final Show” terasa spesial karena menjadi penutup perjalanan panjang berbagai era musik Taylor Swift.
“Ini adalah penutup bagi semua masa, sekaligus menyambut album terbarunya,” kata Erika.
Di sisi lain, Novi menambahkan, “Taylor telah melewati berbagai masa patah hati. Sekarang dia bahagia, dan kita juga ikut merasa senang.”
Kedua orang tersebut telah menjadi penggemar Taylor sejak lebih dari sepuluh tahun lalu. Mulai dari masa country hingga pop, mereka mengikuti setiap perubahan dalam karya musik penyanyi tersebut.
“Ia salah satu artis yang masih muda namun membawakan lagu country-nya sangat menarik. Karena di awal kariernya, ia memang bergerak di bidang country, baru-baru ini ia mulai beralih ke dunia pop,” ujar Erika.
Di sisi lain, bagi Novi, keterhubungan emosional dengan lirik Taylor menjadi alasan utama ia tetap menjadi penggemar.
“Lagunya banyak relateddengan kehidupanku sih. Jadi seperti mau melakukan apa pun pasti selalu ada lagunya. Misalnya sedang sedih, selalu ada lagu yang cocok. Begitu juga saat sedang bahagia, selalu ada lagu yang sesuai. Jadi memangrelatedseperti kehidupan, lagu-lagunya begitu,” sambung Novi.
Peluncuran “The Final Show” semakin bernilai karena untuk pertama kalinya menampilkan lagu-lagu dari album tersebut.The Tortured Poets Departmentyang ditambahkan ke daftar lagu tur setelah rilis pada 2024. Rekaman konser ini diambil di Vancouver sebagai penampilan terakhir The Eras Tour.
Rekaman pertunjukan ini diambil di Vancouver sebagai penampilan terakhir dari The Eras Tour.
Selain film konser, Disney+ juga merilis dokumenter enam episode bertajuk “The Eras Tour: The Final Show” yang menggambarkan kisah di balik layar serta proses kreatif Taylor selama menjalani tur global tersebut.
Serial ini juga menampilkan orang-orang terdekat Taylor, seperti Gracie Abrams, Sabrina Carpenter, Ed Sheeran, dan Florence Welch.
Bagi penggemar Taylor Swift di Indonesia, tayangan ini bukan hanya hiburan biasa, tetapi bagian dari perjalanan emosional dalam mengikuti kehidupan Taylor yang penuh dengan naik turunnya.
“Ada lagu yang sesuai dengan setiap perasaan. Sedih, bahagia, kecewa, semuanya tersedia,” ujar Novi.
Dengan rilisan dua pertunjukan khusus ini, penggemar merasa memiliki kesempatan terakhir untuk menyelesaikan era panjang The Eras Tour sebelum memasuki babak baru dalam karier Taylor Swift tahun depan.
“Dan mungkin pada tahun mendatang dia sudah tidak lagi menjomblo. Ia akan menikahi Travis Kelce,” kata Novi.
