Suzuki NEX II skutik ringan dan stylish, teman setia anak muda pecinta petualangan

Suara Flores – Bagi generasi muda yang aktif, dinamis, dan gemar menjelajah, kendaraan yang lincah, irit, dan stylish menjadi kebutuhan utama. Di tengah padatnya pilihan skutik di pasar otomotif Indonesia, Suzuki NEX II hadir sebagai opsi menarik yang layak dilirik. 

Dengan desain modern, bobot ringan, dan fitur kekinian, skutik ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas anak muda yang tak hanya ingin tampil keren, tapi juga butuh kendaraan andal untuk petualangan harian.

Bacaan Lainnya

Desain Kompak, Gaya Maksimal

Suzuki NEX II tampil dengan desain ramping dan futuristik. Bodinya yang kompak membuatnya mudah dikendalikan, bahkan oleh pengendara pemula. Dengan bobot hanya 93 kg, skutik ini sangat ringan dan lincah untuk bermanuver di jalanan kota yang padat maupun jalur sempit di pedesaan. Garis bodi yang tegas dan lampu depan berdesain agresif memberikan kesan sporty yang cocok untuk anak muda yang ingin tampil beda.

Tersedia dalam berbagai pilihan warna atraktif seperti Titan Black, Jackal Green, dan Stronger Red, NEX II memberikan kebebasan berekspresi bagi penggunanya. Tak hanya itu, jok yang lebar dan empuk memberikan kenyamanan ekstra saat berkendara jarak jauh.

Performa Andal, Siap Diajak Jelajah

Di balik tampilannya yang mungil, Suzuki NEX II dibekali mesin 115 cc, 1-silinder, SOHC, 4-tak, berpendingin udara. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimal 6,7 kW pada 8.000 rpm dan torsi puncak 8,5 Nm pada 6.000 rpm. Meski bukan yang paling bertenaga di kelasnya, namun performa ini cukup untuk menunjang kebutuhan mobilitas harian hingga perjalanan jarak menengah.

Yang menarik, NEX II sudah dilengkapi teknologi Suzuki Eco Performance (SEP) yang membuat konsumsi bahan bakarnya sangat efisien. Berdasarkan klaim pabrikan, konsumsi BBM-nya bisa mencapai lebih dari 49 km/liter, menjadikannya pilihan ideal bagi anak muda yang ingin hemat tanpa mengorbankan performa.

Fitur Kekinian, Siap Temani Aktivitas

Suzuki memahami bahwa anak muda masa kini tak bisa lepas dari gadget. Oleh karena itu, NEX II sudah dibekali USB charger yang terletak di kompartemen depan. Fitur ini memungkinkan pengendara mengisi daya smartphone saat berkendara, sangat berguna untuk navigasi atau tetap terhubung di perjalanan.

Selain itu, skutik ini juga dilengkapi lampu depan LED yang terang dan hemat energi, serta speedometer analog yang mudah dibaca. Bagasi di bawah jok memang tidak terlalu besar, namun cukup untuk menyimpan jas hujan atau barang bawaan kecil.

Cocok untuk Petualangan Harian

Dengan ground clearance 150 mm dan ban tubeless berukuran 80/90-14 di depan serta 90/90-14 di belakang, NEX II cukup tangguh untuk melibas berbagai kondisi jalan. Suspensi teleskopik di depan dan swing arm di belakang memberikan kenyamanan saat melewati jalan bergelombang.

Bagi anak muda yang gemar menjelajah tempat-tempat baru, baik di dalam kota maupun ke pinggiran, NEX II adalah partner yang bisa diandalkan. Konsumsi BBM yang irit, handling yang ringan, serta desain yang stylish membuatnya cocok untuk gaya hidup aktif dan penuh eksplorasi.

Harga Terjangkau, Perawatan Mudah

Salah satu daya tarik utama Suzuki NEX II adalah harganya yang ramah di kantong. Per Oktober 2025, skutik ini dibanderol mulai dari Rp20.180.000 (OTR Jakarta), menjadikannya salah satu skutik paling terjangkau di kelasnya. Dengan harga tersebut, pengguna sudah mendapatkan motor dengan fitur lengkap dan desain kekinian.

Dari sisi perawatan, NEX II juga tidak merepotkan. Suku cadang mudah ditemukan dan biaya servis tergolong ekonomis. Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi pelajar, mahasiswa, atau pekerja muda yang ingin memiliki kendaraan pribadi tanpa membebani keuangan.

Suzuki NEX II bukan sekadar skutik biasa. Ia adalah representasi dari gaya hidup anak muda masa kini: aktif, hemat, dan stylish. Dengan harga terjangkau, performa mumpuni, serta fitur yang relevan dengan kebutuhan zaman, NEX II layak menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin memulai petualangan di jalanan.***

Pos terkait