Stasiun Yogya siapkan langkah berlapis cegah pelecehan

PT. KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta membuat langkah berlapis menekan potensi pelecehan di area stasiun dan dalam kereta seiring makin membeludaknya wisatawan di masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini.

“Kami saat ini telah menyediakan berbagai kanal pelaporan dan mekanisme penanganan cepat apabila terjadi dugaan tindakan pelecehan seksual di lingkungan stasiun dan kereta api,” ujar Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, Sabtu 27 Desember 2025.

Bacaan Lainnya

Feni meminta jika penumpang melihat atau mengalami tindakan yang mencurigakan. Pertama, penumpang bisa segera laporkan kepada petugas terdekat yang disebar di berbagai sudut stasiun. Kedua penumpang juga bisa langsung melaporkan kepada kondektur. Ketiga penumpang bisa menghubungi Contact Center 121.

“Petugas keamanan kami instruksikan aktif melakukan penyisiran beberapa menit sekali ke masing-masing kereta penumpang untuk memastikan semua penumpang dalam keadaan aman dan nyaman,” ujar Feni.

Feni mengimbau, jika terjadi indikasi pelecehan di lingkungan kereta api tidak menunda pelaporan. “Sebab kami akan memberikan sanksi tegas kepada para pelaku kejahatan seksual di lingkungan kereta api dengan mem-black list oknum tersebut sehingga tidak dapat menggunakan kereta api dalam jangka waktu 20 tahun,” kata dia.

Kunjungan Menteri Arifatul Choiri Fauzi

Pada masa libur Nataru ini, Feni mengatakan telah menyediakan fasilitas Ruang Laktasi di seluruh stasiun pelayanan penumpang yakni 15 Stasiun di wilayah Daop 6. Ada juga Ruang Bermain anak di 4 stasiun besar yakni Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Purwosari, dan Pos Kesehatan.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi sempat menyambangi Stasiun Yogyakarta pada Jumat 26 Desember 2025.

Arifatul mengecek kondisi pelayanan mulai dari ruang runggu, ruang laktasi, dan area bermain anak di lingkungan stasiun terpadat di Jawa Tengah- DIY itu. “Saat ini fitur layanan kereta api sudah memungkinkan penumpang perempuan mengetahui posisi tempat duduk mana yang diisi oleh penumpang perempuan dan laki-laki sehingga bisa memilih tempat duduk yang sesuai dengan kebutuhan,” kata dia.

Hanya saja, Arifatul meminta agar stasiun mengoptimalkan akses pelaporan bagi penumpang yang mengalami indikasi pelecehan seksual.

“Jadi kami minta, kalau ada videotron atau media running text yang bisa dilihat penumpang untuk melapor ketika melihat atau mengalami kekerasan atau pelecehan seksual, nomor kontak pelaporan harus jelas,” kata dia.

Selain informasi mengenai akses pelaporan, Arifatul juga meminta petugas di stasiun untuk aktif mengecek penumpang. Ia menegaskan perlu adanya sanksi tegas bagi pelaku pelecehan seksual di area stasiun maupun di dalam kereta.

Jumlah penumpang Nataru

Memasuki hari ke-10 masa Angkutan Nataru 2025/2026, hari ini Sabtu, 27 Desember 2025, KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat bakal melayani sebanyak 60.891 pelanggan yang terdiri dari 32.118 penumpang yang berangkat dan 28.773 pelanggan yang tiba atau turun di stasiun-stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta.

Pantauan volume penumpang yang berangkat dari Stasiun Yogyakarta, sebanyak 14.061 pelanggan dan yang tiba atau yang turun sebanyak 11.561 pelanggan.

Stasiun Lempuyangan Yogyakarta tercatat memberangkatkan sebanyak 6.579 pelanggan dan menerima kedatangan sebanyak 6.061 pelanggan. Adapun Stasiun Solo Balapan memberangkatkan sebanyak 6.092 pelanggan dan menerima kedatangan sebanyak 5.713 pelanggan.

Sementara Stasiun Klaten memberangkatkan sebanyak 1.530 pelanggan dan menerima kedatangan sebanyak 1.554 pelanggan. Stasiun Wates memberangkatkan sebanyak 677 pelanggan dan menerima kedatangan sebanyak 692 pelanggan. Sisanya dari stasiun lainnya di wilayah Daop 6 Yogyakarta.

Angka-angka ini masih dinamis atau bergerak karena pembelian tiket masih terus berjalan hingga jelang keberangkatan KA terakhir pada tengah malam nanti. Daop 6 Yogyakarta mencatat, stasiun tujuan favorit para penumpang dari wilayah Daop 6 Yogyakarta antara lain Pasar Senen, Gambir, Surabaya Gubeng, Bandung, dan Malang.

Sisa tempat duduk pada Angkutan Nataru dari wilayah Daop 6 Yogyakarta masih ada sebanyak 47.091 tiket termasuk untuk tujuan kota favorit seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, dan Semarang.

Pos terkait