—Jakarta berubah menjadi panggung kehidupan mulai Kamis (18/12/2025) hingga Minggu (21/12/2025) melalui penyelenggaraan Soundrenaline Sana Sini di Jakarta.
Mengusung konsep lokasi dan titik yang beragam, acara ini tidak hanya menyajikan pertunjukan musik dan seni, tetapi juga mengajak masyarakat merasakan semangat kreativitas yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari kota.
Soundrenaline Sana Sini tersebar di tigadistrictutama, yaitu Wilayah ASEAN, Wilayah Blok M, dan Wilayah Istora. Di setiap lokasi, musik dan seni hadir bersamaan dengan ruang umum, pergerakan orang, hingga berbagai jenis makanan, menciptakan pengalaman festival yang lebih dekat, alami, dan inklusif.
Pendekatan ini juga dirasakan oleh para musisi, salah satunya White Shoes & The Couples Company yang mengatakan konsep ini memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan format festival tradisional.
“Kami dapat langsung berjumpa dengan audiens di lingkungan mereka sendiri, mengamati budayanya, mulai dari makanan hingga cara mereka menikmati musik,” kata mereka dalam pernyataan pers yang diterima, Rabu (24/12/2025).
Sebagai informasi, ASEAN District yang terletak di Taman Kota Peruri menciptakan suasana hangat dan romantis. Berbagai jenis musik ditampilkan, mulai dari indie, pop, hingga eksplorasi budaya tradisional. The Cottons, The Lantis, Basajan, Ali, Galdive, serta kolaborasi Isyana Sarasvati x Kasimyn memperkaya ruang terbuka tersebut.
Di atas panggung, Isyana Sarasvati menunjukkan sisi yang berbeda melalui kolaborasinya dengan Kasimyn.
“Penampilannya lebih menonjol dengan pendekatan musik, visual, tema, dan dekorasi yang berbeda. Semoga dapat lebih menginspirasi,” ujar Isyana.
Ia juga menghargai konsep Soundrenaline tahun ini yang memungkinkan penonton menikmati berbagai macam genre musik di tempat yang berbeda.
Masih berada di ASEAN District, konser persembahansoundtrack film Janji Jonimerupakan salah satu momen paling mengesankan.
Dikurasi oleh Nikita Dompas, konser ini menyuguhkan penampilan Sari dari White Shoes & The Couples Company, Ario dan Ale dari The Adams, Marcell Thee, Bilal Indrajaya, serta David Tarigan.
Ini adalah perayaan yang langka, sekaligus menandai 20 tahunJanji Joni,” ujar David Tarigan.
Semangat penonton terasa sangat kuat. Ale dari The Adams mengatakan dia kaget melihat penonton yang ikut menyanyikan hampir semua lagu. Malam di ASEAN District ditutup oleh band asal Australia POND yang menjadikan Soundrenaline Sana Sini sebagai satu-satunya panggung Asia mereka pada tahun 2025.
Selain musik, ASEAN District juga menyediakan Quartery Merchandise Market melalui The Space, yang menampilkanmerchandiseeksklusif, kerja sama antara musisi dan seniman visual, hingga sesimeet and greet.
Kawasan Blok M menjadi pusat penjelajahan kota yang terletak di COMA Jakarta, Krapela, serta M Bloc Live House.
Districtmerayakan keragaman alur musik kota, mulai dari soul, R&B, hingga rock dan eksperimental. Andien, Teddy Adhitya, Soundwave feat. Teza Sumendra tampil bersama The Panturas x Tarawangsawelas, Kelompok Penerbang Roket, Grrrl Gang, dan Lomba Sihir.
Di area tersebut, THE LAB hadir sebagai tempat diskusi melaluimusic talks, hearing session, dan workshopAktivitas kreatif The Space di Blok M turut diisi oleh Press Print Party, Photo Walk Ramean, serta JICAF yang menyajikan pasar kreatif danworkshop zine.
Di sisi lain, Kecamatan Istora menawarkan suasana yang lebih privat melalui panggung di Bengkel Space dan Lucy in the Sky. Bilal Indrajaya & The Gentlemen, Pamungkas, Sal Priadi, Bernadya, Barasuara, serta Treeshome tampil menggambarkan berbagai perasaan penonton.
Kelompok etnik asal Maluku Utara, Treeshome, menganggap Soundrenaline sebagai panggung yang sangat berarti bagi para musisi dari Indonesia Timur.
“Ini adalah sorotan yang kami butuhkan untuk memperlihatkan keragaman musik dari Ternate,” kata mereka.
Nuansa global muncul melalui penampilan Peter Bjorn and John. Trio asal Swedia ini tampil pertama kali di Jakarta dengan lagu-lagu khusus dari album Writer’s Block.
Perspektif dunia juga diungkapkan oleh Max Thomas, kurator Secretly Distribution, yang menganggap festival tersebut membantu musisi lokal muncul di perhatian internasional.
Soundrenaline Sana Sini di Jakarta menegaskan bahwa festival musik dan seni merupakan bagian dari gaya hidup perkotaan. Bukan hanya sekumpulan konser, Soundrenaline menjadi sebuah perjalanan, dialog, dan pesta kota. Pada bulan Desember ini, bukan Jakarta yang datang ke festival, melainkan Soundrenaline yang hadir mengunjungi Jakarta—di mana pun dan kapan pun.
