— Nasib lima pemain asing Persebaya Surabaya mendadak jadi topik panas setelah manajemen resmi menunjuk Bernardo Tavares sebagai pelatih anyar. Kedatangan juru taktik asal Portugal itu memicu isu besar, mulai dari perombakan skuad hingga sinyal “cuci gudang” di bursa transfer paruh musim 2025/2026.
Persebaya Surabaya memang memberi kejutan di luar dugaan pada jendela transfer kali ini. Setelah berpisah dengan Edu Perez, Green Force akhirnya memperkenalkan sosok pelatih yang sebelumnya sempat menyangkal kabar kedatangannya.
Bernardo Tavares resmi diumumkan sebagai pelatih Persebaya Surabaya pada Selasa (23/12/2025). Pengumuman itu sekaligus mengakhiri spekulasi panjang yang berkembang di kalangan Bonek dan pemerhati Liga Indonesia.
Dalam pernyataan resminya, Persebaya Surabaya menegaskan kesiapan menyambut era baru bersama Tavares.
“Surabaya, aku datang. Terima kasih atas profesionalisme manajemen Persebaya, terima kasih atas kesabaran dan respek terhadap kondiai dan situasiku, tapi sekarang aku bisa memastikan bahwa aku akan segera berada di Surabaya,” tulis unggahan Instagram Persebaya Surabaya.
Manajemen juga menegaskan Tavares tak datang sendirian ke Kota Pahlawan. “Coach Bernardo Tavares is Green. Dia akan tiba di Surabaya dengan membawa seorang asisten. Seluruh tim kepelatihan yang ada saat jni, juga akan terus men-support Coach Tavares di Persebaya,” lanjut unggahan tersebut.
Kedatangan Bernardo Tavares langsung dikaitkan dengan isu gerbong pemain asing baru. Rumor yang beredar menyebutkan Persebaya Surabaya siap mendatangkan hingga lima pemain asing di paruh musim.
Isu itu makin kencang karena sejalan dengan aspirasi suporter. Bonek sejak awal musim menilai kontribusi beberapa pemain asing belum sesuai ekspektasi klub sebesar Persebaya Surabaya.
Suara Bonek itu mencuat melalui kolom komentar unggahan akun fans base @supporter_persebaya1927 pada 6 Desember 2025. Akun tersebut memancing diskusi dengan mengunggah foto sembilan pemain asing Persebaya Surabaya di paruh pertama musim.
“Coba tulis nama Pemain yang memiliki kontribusi lebih sejauh ini,” tulis @supporter_persebaya1927. Unggahan itu langsung dibanjiri komentar bernada evaluasi keras dari Bonek.
Mayoritas komentar menyoroti enam nama yang dinilai layak dilepas. Nama-nama itu adalah Diego Mauricio, Dejan Tumbas, Mihailo Perovic, Dime Dimov, Leo Lelis, dan Milos Raickovic.
Diego Mauricio dan Mihailo Perovic jadi dua nama yang paling sering disebut. Banyak Bonek menilai lini serang Persebaya Surabaya belum tajam meski diisi pemain asing.
“Selain mitrovski, bruno, rivera, gali bisa dilepas lah.. Trutama diego, perovic, dimov iku parah wes nek milos sek 50:50,” tulis salah satu Bonek.
Komentar itu menggambarkan kekecewaan suporter terhadap performa beberapa legiun asing.
Komentar serupa juga datang dari akun lain. “Mihailo perovic Diego mauricio dimov leo Dejan tumbas out,” tulis salah satu Bonek.
Nama Dejan Tumbas termasuk yang cukup mengejutkan masuk daftar evaluasi Bonek. Beberapa suporter menilai kontribusinya belum konsisten meski kerap mendapat kesempatan bermain.
“Tumbas out sak stiker e 2 out pisan milos barang,” tulis tulis salah satu Bonek. Ada pula komentar yang menegaskan hanya segelintir pemain asing layak dipertahankan.
“Bruno,rivera,gali,risto ,liyane out dobol Kabeh,” tulis tulis salah satu Bonek. Sentimen itu memperlihatkan betapa besarnya harapan Bonek pada perombakan skuad.
Meski Bonek menyebut enam nama, kabar terbaru menyebut Persebaya Surabaya hanya akan melepas lima pemain asing. Isu ini pertama kali dibocorkan akun sepak bola Indonesia @liga_dagelann.
Dalam interaksi dengan warganet, akun tersebut memberi kode terkait masa depan Persebaya Surabaya. “Info pelatih Persebaya,” tulis seorang warganet yang kemudian dijawab singkat.
“Bernardo Tavares terus kabarnya bakal ada 5 asing baru,” tulis @liga_dagelann pada Senin (22/12/2025). Kode itu seolah mengonfirmasi rencana cuci gudang di tubuh Green Force.
Jika lima pemain asing baru masuk, maka lima pemain lama hampir pasti tersingkir. Situasi ini membuat masa depan beberapa legiun asing Persebaya Surabaya berada di ujung tanduk.
Bernardo Tavares dikenal sebagai pelatih yang tegas dengan filosofi permainan dan pemilihan pemain. Ia kerap membawa pemain yang sesuai sistem, bukan sekadar nama besar.
Hal itu membuat isu gerbong asing terasa masuk akal. Persebaya Surabaya tampak ingin memberi Tavares keleluasaan penuh membentuk tim sesuai visinya.
Bagi Bonek, langkah ini dinilai sebagai momentum kebangkitan. Persebaya Surabaya dianggap butuh penyegaran agar tak terus terjebak performa inkonsisten.
Kini, sorotan tertuju pada siapa saja yang benar-benar akan dilepas. Lima pemain asing Persebaya Surabaya tinggal menunggu kepastian nasib di bawah era baru Bernardo Tavares.
Jika rumor ini terealisasi, bursa transfer paruh musim bakal jadi panggung perubahan besar di Surabaya. Cuci gudang bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata menyambut era Bernardo Tavares.
