BERITA DIY – Persebaya Surabaya resmi memasuki era baru di kursi kepelatihan pada kompetisi BRI Super League 1 musim 2025/2026. Manajemen klub berjuluk Bajol Ijo menunjuk sosok pelatih berpengalaman asal Portugal, Bernardo Tavares, sebagai nahkoda anyar tim utama.
Keputusan ini menjadi sorotan besar karena rekam jejak sang pelatih yang tak asing dengan sepak bola Indonesia.
Pengumuman resmi kedatangan Bernardo Tavares disampaikan langsung melalui akun Instagram Persebaya pada Selasa, 23 Desember 2025.
Dalam pernyataan tersebut, manajemen menegaskan bahwa Tavares akan bekerja bersama seorang asisten, sementara jajaran staf pelatih yang sudah ada tetap dipertahankan untuk mendukung transisi tim.
Penunjukan Bernardo Tavares menjadi pertanda ambisi Persebaya untuk kembali bersaing di papan atas liga dengan fondasi taktik yang lebih solid dan disiplin.
Profil Bernardo Tavares, Pelatih Baru Persebaya
Bernardo Tavares dikenal sebagai pelatih dengan pengalaman lintas negara dan latar belakang sepak bola Eropa yang kuat. Pria yang memiliki nama lengkap Fernando José Bernardo Tavares ini lahir di Proença-a-Nova, Portugal tanggal 2 Mei 1980.
Pelatih berusia 45 tahun ini sebelumnya merupakan pesepak bola yang berposisi sebagai gelandang bertahan. Ia menghabiskan masa mudanya bersama klub lokal ADC Proença-a-Nova, dimulai dari tim junior hingga promosi ke skuad senior pada 1996.
Sebagai pemain, Tavares beroperasi di posisi gelandang bertahan, dikenal dengan gaya bermain disiplin dan pekerja keras.
Namun, karier bermainnya terbilang singkat. Ia memutuskan gantung sepatu pada usia 23 tahun, tepatnya pada 2003, untuk fokus penuh meniti jalan sebagai pelatih.
Karier kepelatihan Bernardo Tavares dimulai saat ia terlibat melatih tim usia muda Proença-a-Nova U-18 sejak 1997. Perjalanannya kemudian berlanjut ke klub-klub besar Portugal.
Ia pernah menangani tim junior Benfica, serta terlibat sebagai pelatih dan pencari bakat di lingkungan klub elite seperti Benfica, Sporting CP, dan FC Porto. Pengalaman ini membentuk pemahamannya tentang pengembangan pemain muda dan struktur tim modern.
Perjalanan Karier Bernardo Tavares Sebagai Pelatih
Tak hanya berkarier di Eropa, Bernardo Tavares dikenal sebagai pelatih yang berani menjelajah berbagai kompetisi dunia. Ia pernah menangani klub-klub dari berbagai negara, antara lain:
- FC Tirsense (Portugal)
- Al-Nahda (Oman)
- African Lyon (Tanzania)
- New Radiant (Maladewa)
- Benfica de Macau (Makau)
- Churchill Brothers (India)
- HIFK (Finlandia)
- PSM Makassar (Indonesia)
Ragam pengalaman ini membuat Tavares dikenal adaptif, mampu membaca karakter pemain lokal, serta piawai menyesuaikan taktik dengan kultur sepak bola yang berbeda.
Nama Bernardo Tavares melejit di Indonesia saat menangani PSM Makassar. Di bawah arahannya, PSM tampil konsisten dan akhirnya menorehkan sejarah dengan menjuarai Liga 1 musim 2022/2023, sekaligus mengakhiri penantian gelar selama 23 tahun.
Tak hanya di level domestik, ia juga membawa PSM tampil kompetitif di ajang Asia hingga mencapai final zona ASEAN AFC Cup. Prestasi tersebut menempatkannya sebagai salah satu pelatih asing tersukses di Liga Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Setelah membesarkan PSM selama lebih dari tiga musim, Tavares memutuskan mundur pada Oktober 2025 akibat persoalan internal klub. Beberapa bulan kemudian Persebaya Surabaya datang dengan tawaran serius.
Manajemen Persebaya melihat Tavares sebagai figur ideal untuk membangun ulang kekuatan tim. Ia dikontrak jangka panjang hingga Juni 2028, menandakan kepercayaan besar klub terhadap visi dan metode kepelatihannya.***
