Isi Artikel
Korban Hilang Masih Dalam Pencarian Pasca Banjir di Aceh
Sebanyak 32 orang masih dalam pencarian atau hilang pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Data terbaru dari Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) menunjukkan bahwa hingga Senin (15/12/2025) pukul 08.00 WIB, upaya pencarian masih dilakukan oleh tim gabungan petugas hingga memasuki pekan ketiga.
Korban hilang tersebar di beberapa kabupaten, antara lain:
* Kabupaten Bener Meriah: 14 orang
* Kabupaten Nagan Raya: 3 orang
* Kabupaten Bireun: 4 orang
* Kabupaten Aceh Utara: 6 orang
* Kabupaten Aceh Tengah: 4 orang
* Kabupaten Aceh Tenggara: 1 orang
Selain itu, data juga menyebutkan bahwa sebanyak 430 jiwa meninggal dunia akibat bencana tersebut. Operasi SAR di Aceh digelar oleh Kantor SAR Banda Aceh di 18 wilayah terdampak dari total 23 kabupaten/kota yang ada.
Berikut rincian data per kabupaten:
- Kabupaten Aceh Besar
-
Terdampak: 3.054 jiwa
-
Kabupaten Pidie Jaya
- Terdampak: 22.190 jiwa
- Dievakuasi: 2.365 jiwa
-
Meninggal dunia: 29 jiwa
-
Kabupaten Bener Meriah
- Terdampak: 183.043 jiwa
- Dievakuasi: 151 jiwa
- Meninggal dunia: 30 jiwa
-
Dalam pencarian: 14 jiwa
-
Kabupaten Nagan Raya
- Terdampak: 25.608 jiwa
- Dievakuasi: 1.447 jiwa
- Meninggal dunia: 1 jiwa
-
Dalam pencarian: 3 jiwa
-
Kabupaten Pidie
- Terdampak: 43.358 jiwa
- Dievakuasi: 128 jiwa
-
Meninggal dunia: 1 jiwa
-
Kabupaten Bireun
- Terdampak: 3.869 jiwa
- Dievakuasi: 176 jiwa
- Meninggal dunia: 33 jiwa
-
Dalam pencarian: 4 jiwa
-
Kabupaten Aceh Barat
- Terdampak: 30.890 jiwa
-
Dievakuasi: 173 jiwa
-
Kabupaten Aceh Singkil
-
Terdampak: 40.780 jiwa
-
Kabupaten Gayo Lues
- Terdampak: 108.429 jiwa
- Dievakuasi: 6 jiwa
-
Meninggal dunia: 6 jiwa
-
Kabupaten Aceh Selatan
- Terdampak: 5.940 jiwa
-
Kota Subulussalam
- Terdampak: 12.824 jiwa
- Dievakuasi: 2 jiwa
- Meninggal dunia: 2 jiwa
-
Kota Lhokseumawe
- Terdampak: 100.519 jiwa
- Dievakuasi: 8 jiwa
- Meninggal dunia: 4 jiwa
-
Kabupaten Aceh Utara
- Terdampak: 418.109 jiwa
- Dievakuasi: 1.004 jiwa
- Meninggal dunia: 162 jiwa
- Dalam pencarian: 6 jiwa
-
Kabupaten Aceh Tengah
- Terdampak: 234.710 jiwa
- Dievakuasi: 220 jiwa
- Meninggal dunia: 23 jiwa
- Dalam pencarian: 4 jiwa
-
Kota Langsa
- Terdampak: 160.045 jiwa
- Dievakuasi: 5 jiwa
- Meninggal dunia: 5 jiwa
-
Kabupaten Aceh Timur
- Terdampak: 268.426 jiwa
- Dievakuasi: 57 jiwa
- Meninggal dunia: 52 jiwa
-
Kabupaten Aceh Tamiang
- Terdampak: 298.839 jiwa
- Dievakuasi: 86 jiwa
- Meninggal dunia: 68 jiwa
-
Kabupaten Aceh Tenggara
- Terdampak: 14.205 jiwa
- Dievakuasi: 134 jiwa
- Meninggal dunia: 14 jiwa
- Dalam pencarian: 1 jiwa
Bantuan Rp 60 Juta Per Rumah untuk Korban Banjir
Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui pemberian bantuan sebesar Rp 60 juta per rumah bagi korban banjir di Sumatera, termasuk wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar. Keputusan ini diambil setelah Kepala BNPB Suharyanto memaparkan laporan kerusakan, termasuk data bahwa di Aceh saja terdapat 37.546 rumah yang terdampak banjir, baik rusak sedang maupun berat.
Meski telah disetujui, Suharyanto menegaskan bahwa angka Rp 60 juta merupakan batas minimal. Dana tersebut belum mencakup biaya relokasi jika warga harus dipindahkan dari zona rawan. Ia mengusulkan agar bantuan tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan langsung berupa rumah. Warga diperkenankan menambah biaya bila ingin memperluas atau memperbaiki bagian tertentu.
Hunian Sementara Senilai Rp 30 Juta
Selain hunian tetap, pemerintah juga menyiapkan hunian sementara (huntara) dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 30 juta per unit. Huntara akan dilengkapi fasilitas dasar, termasuk kamar mandi di dalam. Huntara diharapkan digunakan maksimal satu tahun sebelum warga dipindahkan ke hunian tetap. Namun masa tersebut bisa diperpanjang jika penyediaan lahan oleh pemerintah daerah mengalami kendala.
