Resolusi tahun baru ala Muslim yang wajib kamu terapkan, disertai doa mengawali tahun baru

– Momen tahun baru hendaknya dijadikan sebagai ajang untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri.

Sebagai seorang Muslim, sejatinya anjuran untuk terus memperbaiki diri termaktub dalam Surat Asy-Syams ayat 7-10.

Bacaan Lainnya

وَنَفْسٍ وَّمَا سَوّٰىهَاۖفَاَلْهَمَهَا فُجُوْرَهَا وَتَقْوٰىهَاۖ قَدْ اَفْلَحَ مَنْ زَكّٰىهَاۖوَقَدْ خَابَ مَنْ دَسّٰىهَاۗ

Wa nafsiw wa mâ sawwâhâ fa al-hamahâ fujûrahâ wa taqwâhâ qad aflaḫa man zakkâhâ qad aflaḫa man zakkâhâ

Artinya: “Dan jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)-nya, maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu), dan sungguh merugi orang yang mengotorinya.”

Dari ayat ini jelas didapat kesimpulan bahwa jika seseorang ingin jiwanya kembali suci, maka wajib baginya untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah.

Berikut, langkah-langkah yang dapat kamu lakukan sebagai resolusi tahun baru dalam hal meningkatkan ketakwaan kepada Allah.

Langkah-langkah Resolusi Diri untuk Muslim

Dikutip dari situs Muhammadiyah, ada sejumlah cara yang dapat dilakukan.

  • Pertama, meluruskan niat dalam seiap amal.

Hendaknya seorang hamba mulai kini menetapkan kembali niat dalam setiap aktivitasnya.

Baik ibadah, bekerja, hingga aktivitas sosial lain hanya untuk tujuan menyembah kepada Allah.

Hal ini artinya seorang Muslim pada dasarnya harus melakukan sesuatu dengan niat baik untuk dirinya sendiri dan orang lain di sekitarnya. 

Sebab, amal sesungguhnya tergantung pada niat seseorang.

  • Kedua, memperbaiki dan menjaga kualitas amal.

Jika sudah ditetapkan niat yang sebaik-baiknya, maka motivasi untuk beribadah akan meningkat.

Dalam hal ini, seorang hamba sudah setidaknya-tidaknya mempertehankan amalannya hari ini.

Namun, lebih baik lagi jika ia bisa meningkatkan kualitas amalannya.

Terutama amalan wajib seperti sholat lima waktu dan amalan sunnah lainnya.

Hal ini bertujuan untuk memperdalam makna ibadah dan tidak hanya sekadar melakukan ritual semata.

  • Ketiga, memperluas manfaat bagi sesama.

Setelah memperbaiki ibadah diri sendiri, seseorang sepatutnya juga memberikan kebermanfaatkan bagi orang lain.

Sebab, dalam Islam sejatinya selalu diajarkan tolong menolong terhadap sesama.

Maka, menebar manfaat sekecil apapun dapat menjadi pertolongan bagi mereka yang membutuhkan.

Doa Awal Tahun

Dikutip dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag), ada doa yang dapat diamalkan umat Muslim untuk mengawali tahun 2026 sebagai berikut.

الحمد لله رب العالمين، اللهم صلِّ على سيدنا محمد صلاةً تُفَتِّحُ لنا بها خزائن الله نورًا، وتكون لنا وللمؤمنين فرجًا وسرورًا، وعلى آله وصحبه وسلم تسليمًا كثيرًا. اللهم أنت الأبدي القديم الأول، وعلى فضلك العظيم وكرمك العميم المعوَّل عليك، وهذا عامٌ جديدٌ قد أقبل، أسألك العصمة فيه من الشيطان وأوليائه، والعون على هذه النفس الأمَّارة بالسوء، والاشتغال بما يقرِّبني إليك زلفى، يا ذا الجلال والإكرام. وصلى الله تعالى على سيدنا محمد، وعلى آله وصحبه وسلم، والحمد لله رب العالمين. 

Alḥamdulillāhi rabbil ‘ālamīn, Allāhumma ṣalli ‘alā sayyidinā Muḥammad ṣalātan tufaṭṭiḥu lanā bihā khazā’inal-lāhi nūran, wa takūnu lanā walil-mu’minīna farajan wa surūran, wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi wa sallama taslīman katsīrā. Allāhumma anta al-abadiyyul qadīmul awwal, wa ‘alā faḍlika al-‘aẓīm wa karamika al-‘amīm al-mu‘awwal ‘alaik, wa hādzā ‘āmun jadīdun qad aqbal, as’alukal ‘iṣmata fīhi minas syaithāni wa awliyā’ih, wal ‘auna ‘alā hādzihin nafsil ammārati bis sū’, wal isytighāla bimā yuqarribunī ilaika zulfa, yā Dzal Jalāli wal Ikrām. Wa ṣallallāhu ta‘ālā ‘alā sayyidinā Muḥammad, wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi wa sallam, walḥamdu lillāhi rabbil ‘ālamīn. 

Artinya: Segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, shalawat yang menjadikan cahaya, kelapangan, dan kebahagiaan bagi kami dan seluruh orang beriman, serta bagi keluarga dan para sahabat beliau.

(/Peserta Magang dari Universitas Airlangga/Afifah Alfina)

Pos terkait