PSM Makassar Tunggu Keputusan Tomas Trucha untuk Pengganti Lucas Dias

PSM Makassar Hadapi Kekosongan Akibat Kepergian Lucas Dias

Lucas Dias memutuskan untuk mengakhiri kontraknya di tengah kompetisi Super League 2025/2026. Keputusan ini diambil karena alasan keluarga, khususnya karena mertuanya sedang sakit. Ia memilih kembali ke Ceko bersama istrinya untuk merawat keluarga besar.

Manajemen PSM Makassar tidak ingin terburu-buru dalam mencari pengganti Lucas Dias. Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, menegaskan bahwa keputusan sepenuhnya diserahkan kepada pelatih kepala, Tomas Trucha. Jika pelatih menilai perlu adanya pemain baru, manajemen akan mempertimbangkan opsi tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kami menunggu rekomendasi dari tim pelatih. Apakah mereka akan mencari pemain baru untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Lucas,” ujar Sule kepada wartawan.

Dari segi taktikal, Sule memastikan bahwa struktur permainan PSM tetap aman. Pelatih Tomas Trucha telah menyiapkan beberapa alternatif skema permainan. Hal ini diharapkan dapat menjaga stabilitas sektor penyerangan.

Di sisi lain, dukungan suporter menjadi harapan besar bagi tim. Sule berharap suporter kembali memenuhi Stadion BJ Habibie seperti saat laga melawan Persebaya. Menurutnya, suporter adalah pemain ke-12 bagi PSM, dan energi mereka sangat penting dalam pertandingan.

Pamitnya Lucas Dias dinilai sebagai situasi yang tidak ideal, terlebih PSM akan menghadapi laga berat. Pada pekan ke-15 Super League 2025/2026, PSM akan menghadapi Malut United di Stadion BJ Habibie Parepare, Minggu (21/12/2025).

Aloisio Soares dan Akbar Tanjung juga dipastikan absen saat melawan Malut United. Keduanya harus menjalani sanksi kartu. Aloisio Soares absen karena akumulasi empat kartu kuning. Sebagai salah satu palang pintu utama PSM, ia mencatatkan 35 intersep, 18 tekel, dan 36 sapuan sejauh musim ini.

Sementara Akbar Tanjung absen setelah menerima dua kartu kuning berujung kartu merah pada laga tunda kontra Persebaya. Kondisi ini membuat pelatih PSM, Tomas Trucha, harus memutar otak.

Pilihan pemain di jantung pertahanan hanya mengerucut pada Syahrul Lasinari dan Daffa Salman. Keduanya dinilai cukup siap, terlebih Syahrul memiliki pengalaman sebagai bek tengah. Sementara Daffa telah digeser ke posisi tersebut sejak musim lalu.

Di posisi gelandang bertahan, stok pemain relatif aman. Ada M Arfan, Ananda Raehan, Rifky Dwi Septiawan, hingga Daisuke Sakai yang siap menjadi opsi menggantikan peran Akbar Tanjung.

Meski situasi jauh dari ideal, PSM Makassar menunjukkan respons positif. Tim tetap menjalani latihan intens di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa. Bahkan pada Jumat pagi (12/12/2025), seluruh pemain kembali turun dalam sesi official training tanpa mengendurkan tempo.

Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim, menegaskan bahwa atmosfer dalam tim tetap stabil dan penuh keyakinan. Bahkan rasa percaya diri pemain tetap tinggi menyambut duel melawan Malut United.

Tim Juku Eja bakal menjamu Malut United di Stadion BJ Habibie, Parepare, Minggu (21/12/2025). “Pemain jalani latihan pagi tadi di Lapangan Kalegowa. Persiapan tetap intens,” ungkap Sule.

Sulaiman menambahkan, para pemain tetap fokus menjaga ritme dan mental bertanding. “Semua fokus pada pertandingan, dan pelatih sudah menyiapkan skema terbaik. Kami percaya pada Coach Tomas bisa mengatasinya,” tutup Sule.

Pesan Perpisahan Lucas Dias

Lucas Dias do Serafim Nascimento menyampaikan pesan perpisahan kepada PSM Makassar. Ia memutuskan mengakhiri kontraknya di tengah kompetisi Super League 2025/2026 karena alasan keluarga. Lucas memilih pulang ke Ceko bersama istrinya merawat mertua yang sakit.

Ucapan perpisahan itu ia sampaikan melalui akun Instagram pribadinya, @olucaserafim, Kamis (11/12/2025). Dalam unggahannya, Lucas memajang 13 slide foto saat memperkuat PSM Makassar. Beberapa di antaranya memperlihatkan momen gol perdananya, selebrasi, dan interaksinya dengan suporter setelah pertandingan.

Lucas membuka tulisannya dengan salam untuk keluarga besar PSM Makassar. Ia mengaku pamit lebih cepat dari yang diharapkan dan menyebut keputusan tersebut sangat berat. Ia meminta maaf karena pergi sebelum masa kontraknya berakhir.

Ia menegaskan, hal seperti ini belum pernah terjadi sepanjang karier sepak bolanya. Isi pesan Lucas:

Untuk keluarga @psm_makassar

Hari ini, saya mengucapkan selamat tinggal lebih awal dari yang diharapkan, dan ini bukanlah keputusan yang mudah. Pertama-tama saya ingin meminta maaf karena telah pergi sebelum kompromi saya dengan klub seharusnya selesai. Tidak pernah terjadi sebelumnya dalam karir saya bahwa saya meninggalkan klub sebelum kontrak saya berakhir.

Juga saya ingin menjelaskan bahwa alasan untuk ini tidak ada hubungannya dengan klub, tidak ada masalah dengan manajemen, atau pemain atau hal-hal. Tapi sayangnya, karena masalah keluarga pribadi yang membutuhkan kehadiran dan perhatian penuh saya, saya akan meninggalkan klub di tengah musim. Dalam situasi ini, bagi saya keluarga yang utama dan saya harap kalian semua bisa memahaminya. Ini bukan bagaimana saya membayangkan babak ini berakhir.

Ketika saya tiba, saya disambut dengan tangan terbuka dari rekan tim saya, semua staf dan setiap penggemar yang mendukung saya di dalam dan di luar lapangan. Untuk itu aku akan selalu bersyukur. Saya ingin menyampaikan semua rasa hormat dan penghargaan saya kepada rekan tim, pelatih, dan semua orang yang bekerja di klub setiap hari di belakang layar. Bersama-sama kita mengalami saat-saat yang akan saya bawa selamanya.

Terima kasih telah memercayai saya, mendorong saya untuk tumbuh, dan membuat saya merasa menjadi bagian dari keluarga ini. Untuk para penggemar: Terima kasih untuk setiap nyanyian, setiap pesan, dan setiap dukungan. Kau membuat bermain di sini istimewa. Bahkan dari jauh, aku akan terus bersorak untukmu dan untuk kesuksesan klub ini. Aku berharap cara kita menyeberang lagi. #EwakoPSM

Dengan rasa syukur dan cinta, Lucas.

Pos terkait