Ringkasan Berita:
- PSIS kalah 0-3 saat menjamu Deltras FC di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu.
- Meski masih berada di peringkat sembilan, posisi PSIS berisiko kembali turun ke peringkat sembilan karena belum semua tim menjalani pertandingan pekan ke-16.
- Mengenai hasil tersebut, Pelatih PSIS Jafri Sastra mengatakan para pemain kurang terdisiplin.
, SEMARANG –Tim PSIS Semarang masih berada di posisi kesembilan dalam klasemen sementara Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 setelah dikalahkan Deltras FC dengan skor 0-3.
Kehadiran pemain baru belum berhasil meningkatkan kualitas permainan tim.
Pertandingan PSIS melawan Deltras FC dihelat di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (17/1/2026).
Mehesa Jenar berpotensi terjatuh ke bagian bawah klasemen karena belum semua tim menyelesaikan pertandingan pekan ke-16.
Termasuk, Persipal Palu yang sekarang berada di posisi kesepuluh dalam klasemen Grup Timur.
Persipal akan menghadapi Tornado FC dalam pertandingan ke-16 pada Senin (19/1/2026).
Persipal memiliki enam poin atau tertinggal dua poin dari PSIS Semarang.
Mengenai hasil tersebut, Pelatih PSIS Jafri Sastra mengatakan, kekalahan melawan Deltras FC adalah akibat dari ketidakdisiplinan para pemain.
Ini adalah harapan yang tidak baik. Kami tidak hanya kalah dalam angka saja.
“Kami telah berusaha keras tetapi kami kurang taat pada aturan di lapangan,” kata Jafri dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Akibat kekalahan ini, Jafri mengakui bahwa hal tersebut menjadi tanggung jawabnya sebagai pelatih utama.
Jafri menganggap kekalahan ini sebagai bahan evaluasi dalam menghadapi sisa pertandingan musim ini.
“Kami akan memperbaiki untuk pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Neville Tengeg Menjadi Mimpi Buruk
Diketahui, PSIS harus menunduk malu di depan 7.050 pendukung yang menyaksikan pertandingan melawan Deltras FC.
Penyerang Deltras FC, Neville Mbanwei Tengeg menjadi ancaman berbahaya bagi Mahesa Jenar.
Neville tampil ganas dalam pertandingan yang dihiasi hujan lebat sepanjang laga, dengan dua golnya tercipta pada menit ke-10 dan menit ke-83.
Sebuah gol tambahan Deltras FC berhasil dicetak oleh Kaka Reda pada menit ke-96.
Sejak peluit pertandingan ditiup, Deltras FC memulai serangan.
Pada menit keempat, kesempatan pertama datang dari Neville Tengeg, tetapi kiper PSIS Mario Londok berhasil menghalanginya.
Amanlah gawang Mario.
Tidak lama kemudian, ganti PSIS mengancam gawang Deltras.
Kali ini, serangan dari sisi kiri dilakukan oleh Rafinha.
Namun, upaya Rafinha masih mampu dihentikan oleh kiper Deltras, Panggih Prio.
Pada menit ke-8, Deltras kembali memiliki kesempatan, tetapi upaya pemain lawan masih melebihi gawang.
Deltras unggul 1-0 melalui gol Neville Tengeg pada menit ke-10.
Tendangan yang berubah arah setelah mengenai pemain belakang PSIS membingungkan kiper PSIS, Mario Londok, sehingga bola dengan mudah masuk ke gawang PSIS.
Ketinggalan satu gol, PSIS berusaha membalikkan keadaan.
Namun, serangan yang dibuat melalui Rafinha belum berhasil mencetak gol.
Pada menit ke-19, PSIS memiliki kesempatan untuk menyamakan angka.
Sayangnya, tendangan Wawan Febrianto dari jarak dekat masih mampu dihalau oleh kiper Deltras, Panggih Prio.
Bola yang memantul coba dimanfaatkan oleh anak-anak Semarang, tetapi belum berhasil.
Pada menit ke-26, Rafinha lagi-lagi memberikan ancaman terhadap gawang Deltras.
Namun, upayanya masih dapat gagal oleh kiper Deltras.
PSIS masih menjadi ancaman, tetapi tendangan Wawan Febrianto belum mengenai target dua menit kemudian.
Pada menit ke-30, kesempatan tercipta melalui kaki Delfin Rumbino, sayangnya tendangannya masih melebar.
Pada menit ke-34, PSIS memperoleh kesempatan melalui tendangan bebas, tetapi tembakan Rafinha masih melesat di atas gawang Deltras.
PSIS terus melakukan tekanan namun upaya tim yang dilatih oleh Jafri Sastra masih mengalami kebuntuan.
Hingga akhir babak pertama tidak tercipta gol tambahan.
Lanjut di babak kedua, PSIS melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Rangga Sumarna dan Delfin Rumbino.
Pada babak kedua ini, PSIS terus-menerus mengancam pertahanan Deltras FC.
Rafinha menjadi andalan di lini depan, tetapi berbagai usaha untuk mendorong permainan di area kotak penalti selalu tidak membuahkan gol.
Klub Deltras FC yang berfokus pada pertahanan justru beberapa kali memperoleh kesempatan berbahaya.
Akhirnya, pada menit ke-83, Deltras FC mencetak gol tambahan, lagi-lagi melalui tendangan Neville Tengeg.
Pemain yang mengenakan nomor punggung 10 dengan leluasa melakukan tendangan keras ke sudut kanan gawang PSIS setelah menerima umpan dari rekan satu timnya.
Saat pertandingan hampir berakhir, Deltras FC kembali mencetak gol melalui tendangan Kaka Reda.
Skor 0-3 tetap menunjukkan kemenangan tim tamu Deltras FC.(*)
