Tari Merak merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia. Tarian ini terinspirasi dari perilaku burung merak, khususnya saat merak jantan memperlihatkan keindahan bulu ekornya untuk menarik perhatian merak betina. Selain gerakan yang indah, tari Merak juga menggunakan properti tertentu yang menjadi ciri khas dari tarian ini. Berikut termasuk properti yang digunakan dalam tari Merak adalah berbagai aksesoris dan kostum yang memiliki fungsi masing-masing.
Bagian Kepala
Dalam tari Merak, properti pada bagian kepala sangat penting karena menjadi simbol utama dari burung merak. Beberapa properti yang digunakan antara lain:
-
Mahkota (Siger)
Mahkota ini biasanya dikenakan oleh penari merak jantan dan terdiri dari berbagai aksesoris yang unik. Mahkota dilengkapi hiasan berupa payet dan pernak-pernik dengan berbagai warna. Ketika penampilan dimulai, mahkota ini akan bersinar di kepala karena sorotan lampu. -
Susumping
Susumping adalah garis-garis yang menciptakan motif bulu merak yang diletakkan di bagian tengah. Susumping dibuat menggunakan bahan kulit sapi dengan warna hijau muda, perak, hijau tua, dan kuning keemasan. -
Giwang (Anting)
Penari tari Merak akan memakai giwang di bagian telinga. Bentuk giwang ini berupa lingkaran dengan garis-garis lengkung seperti bunga yang diberi permata. Warna giwang keemasan dan memberikan kesan elegan pada penari. -
Hiasan Sanggul
Hiasan sanggul digunakan hanya pada penari merak jantan. Aksesoris ini membentuk ukiran burung merak dan menambah kesan anggun pada penampilan.
Bagian Badan
Properti pada bagian badan juga memiliki peran penting dalam menunjang penampilan tari Merak:
-
Penutup Dada
Para penari mengenakan penutup dada yang terbuat dari bahan kain mirip kemben. Cara pemakaian kain ini dengan melingkarkannya ke bagian tubuh penari dari dada hingga perut. Penutup dada ini dilengkapi dengan tali pengikat agar tidak melorot. -
Apok
Apok adalah penutup leher yang bentuknya panjang dan melingkar. Apok ini menyerupai kalung yang digunakan penari untuk menutupi leher hingga dada. Fungsi dari properti ini adalah untuk memudahkan penari saat melakukan gerakan. Hiasan apok memiliki motif tertentu yang sangat indah. -
Sayap atau Ekor
Properti sayap atau ekor merupakan ciri khas dari tarian ini. Sayap merak ini memiliki ornamen dan corak warna-warni yang terlihat sangat indah. Ekor tari merak diletakkan di belakang punggung penari yang panjangnya sampai mata kaki dan bagian ujung kostum ekor disambungkan dengan tali kecil untuk memudahkan penari melebarkan properti ekor seolah mirip burung merak.
Bagian Bawah
Properti pada bagian bawah juga turut memperindah tampilan penari:
-
Rok
Pada bagian bawah tari Merak, menggunakan kostum berbentuk rok yang motifnya serasi dengan bagian atas. Bagian rok penari diberi aksesoris dan pernak-pernik yang menggambarkan bulu burung merak. -
Gelang dan Kilat Bahu
Pada bagian kaki akan dikenakan gelang dan kilat bahu yang dijadikan aksesoris pendukung. Gelang dan kilat bahu memberikan kesan dinamis pada gerakan penari.
Berikut termasuk properti yang digunakan dalam tari Merak adalah berbagai aksesoris dan kostum yang memiliki fungsi masing-masing. Properti-properti ini tidak hanya memperindah tampilan penari, tetapi juga membantu dalam menampilkan gerakan yang sesuai dengan ciri khas tari Merak. Dengan properti yang tepat, tari Merak dapat lebih menarik dan mempesona para penonton.
