Isi Artikel
- 1 Kasus Narkotika Turun, Waket II DPRD Kotim Rudiannur: Melawan Narkoba Tak Bisa Setengah-setengah
- 2 Pihak RSUD dr Murjani Sampit Pastikan Korban Tenggelam di Danau Salju Tiba di IGD Sudah Meninggal
- 3 Peringatan HAB Kemenag di Kotim, DPRD Ingatkan Bahaya Radikalisme Masuk Dunia Pendidikan
- 4 Suasana Haru Iringi Pemakaman Angel Korban Tenggelam, Siswi SMP Bercita-cita jadi Pelayan Gereja
Kasus Narkotika Turun, Waket II DPRD Kotim Rudiannur: Melawan Narkoba Tak Bisa Setengah-setengah
Ringkasan Berita:
- Wakil Ketua II DPRD Kotim, Rudianur menyebut, persoalan narkoba di Kotim bukanlah hal baru dan sudah menjadi rahasia umum di tengah masyarakat.
- Dirinya pun mengatakan pemberantasan kasus di Bumi Habaring Hurung tak bisa setengah-setengah dilakukan.
- Meskipun pada 2025 lalu kasus tindak pidana narkotika cenderung menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
, SAMPIT –DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyoroti hasil evaluasi akhir tahun, dilakukan Pemerintah Kabupaten Kotim bersama organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya terkait penanganan tindak pidana narkotika.
Dalam pemaparan yang disampaikan pada kegiatan evaluasi akhir tahun tersebut, tercatat adanya penurunan jumlah tindak pidana narkotika sepanjang 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2024, jumlah tindak pidana (JTP) narkotika tercatat sebanyak 147 kasus.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 130 kasus berhasil diselesaikan atau selesai tindak pidana (STP) dengan persentase penyelesaian mencapai 88,4 persen.
Sementara pada 2025, jumlah tindak pidana narkotika menurun menjadi 126 kasus.
Baca Selengkapnya
Pihak RSUD dr Murjani Sampit Pastikan Korban Tenggelam di Danau Salju Tiba di IGD Sudah Meninggal
Ringkasan Berita:
- Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Murjani Sampit, Anggun Iman Hernawan mengatakan, korban tenggelam di Wisata Danau Salju dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam kondisi sudah meninggal dunia.
- Anak berumur 12 tahun tenggelam pada Kamis (1/1/2026), saat mandi berlibur di Wisata Danau Salju Kotim.
- Dokter mengatakan tak ditemukan unsur kekerasan di tubuh korban.
, SAMPIT– Pihak RSUD Murjani Sampit memberikan penjelasan terkait penanganan anak korban tenggelam di kawasan Wisata Danau Salju, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Kamis (1/1/2026) kemarin.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Murjani Sampit, Anggun Iman Hernawan mengatakan, korban dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam kondisi sudah meninggal dunia.
“Informasi dari dokter yang menerima di IGD, pasien datang dalam keadaan sudah meninggal,” ujar Anggun, saat dikonfirmasi, Sabtu (3/1/2026).
Ia menjelaskan, karena korban telah dinyatakan meninggal saat tiba di rumah sakit, petugas medis tidak melakukan tindakan medis penyelamatan di IGD.
“Tidak dilakukan tindakan apa pun di IGD, hanya dilakukan proses pencatatan jenazah,” jelasnya.
Baca Selengkapnya
Peringatan HAB Kemenag di Kotim, DPRD Ingatkan Bahaya Radikalisme Masuk Dunia Pendidikan
Ringkasan Berita:
- Anggota Komisi II DPRD Kotim Zainudin, mengingatkan bahaya masuknya paham radikalisme hingga terorisme ke Dunia Pendidikan.
- Hal itu diungkapkannya pada peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI 2026 di Halaman MAN Kotim.
- Moment itu jadikan pengingat akan membentengi diri dari hal-hal yang bisa merusak paham dan pemikiran bangsa.
, SAMPIT – Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Zainudin, mengingatkan bahaya masuknya paham radikalisme hingga terorisme ke Dunia Pendidikan dalam peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI 2026 di Halaman MAN Kotim.
Menurut Zainudin, peringatan HAB bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat moderasi beragama sebagai benteng mencegah konflik dan aksi teror.
“Tadi kita saksikan semua unsur agama hadir. Ini penting untuk menjaga kerukunan dan mencegah hal-hal yang bisa merusak persatuan,” kata Zainudin, Sabtu (3/1/2025).
Ia menilai, isu agama sangat rentan diprovokasi dan disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan ketidakamanan di daerah maupun nasional.
“Kalau agama dikompori, dampaknya bisa berbahaya. Negara bisa tidak aman, pembangunan terganggu, dan tatanan kehidupan kebangsaan bisa rusak,” ujarnya.
Baca Selengkapnya
Suasana Haru Iringi Pemakaman Angel Korban Tenggelam, Siswi SMP Bercita-cita jadi Pelayan Gereja
Ringkasan Berita:
- Suasana duka mendalam menyelimuti keluarga Mirisa, dengan kepergian putri kandungnya, Angel, yang meninggal dunia saat berwisata di Wisata Alam Danau Salju.
- Dimakamkan Sabtu (3/1/2026) diiringi isak tangis dari keluarga besar dipemakaman GKE Sampit Km 6.
- Kematian gadis tersebut selang setahun dari sang ayah yang dulu dipanggil Tuhan.
, SAMPIT – Suasana duka mendalam menyelimuti keluarga Mirisa. Belum genap setahun kehilangan suami tercinta, Mirisa kembali diuji dengan kepergian putri kandungnya, Angel, yang meninggal dunia saat berwisata di Wisata Alam Danau Salju, Kecamatan MB Ketapang, Kamis (1/1/2026) pagi.
Jenazah Angel dimakamkan di Pemakaman GKE Sampit Km 6, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB Ketapang, Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Isak tangis keluarga dan kerabat pecah saat prosesi pemakaman berlangsung.
Tangis pilu sang ibu tak terbendung ketika peti jenazah diturunkan ke liang lahat, menandai perpisahan terakhir dengan anak perempuan yang baru saja menginjak bangku SMP itu.
Sejumlah pelayat tampak memadati area pemakaman. Meski tidak memperhatikan secara detail jumlah pelayat, pihak keluarga mengakui banyak kerabat, tetangga, hingga teman-teman Angel yang datang memberikan penghormatan terakhir.
Baca Selengkapnya
