INDOBALINEWS– Pengelola Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana membatalkan penyelenggaraan pesta kembang api yang rencananya akan diadakan dalam acara GWK Bali Countdown 2026 pada malam tahun baru, Rabu 31 Desember 2025.
Berdasarkan pengumuman yang dikeluarkan oleh Manajemen GWK pada hari Sabtu, 27 Desember 2025, diketahui bahwa pembatalan ini dilakukan dengan mempertimbangkan situasi nasional yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, yaitu bencana alam yang menimpa berbagai daerah.
Diungkapkan pula bahwa pembatalan Pesta Kembang Api dilakukan sebagai wujud perasaan simpati dan dukungan kepada saudara-saudara di seluruh Tanah Air yang mengalami bencana.
Berikut pemberitahuan lengkapnya:
“Sebagai bentuk rasa empati dan dukungan kepada saudara-saudara kita yang terkena dampak bencana alam di berbagai wilayah, pertunjukan kembang api dalam perayaan malam Tahun Baru 31 Desember 2025 dibatalkan.
Acara GWK Bali Countdown 2016 tetap dilaksanakan dengan mengadakan doa bersama.
Terima kasih atas pemahaman dan dukungan yang telah diberikan. Semoga Tahun 2026 membawa harapan dan semangat baru bagi kita semua.
Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, GWK Cultural Park kembali menegaskan posisinya sebagai pusat perayaan Tahun Baru terbesar dan paling ikonik di Bali dengan menyelenggarakan “GWK Bali Countdown 2026”.
Pada tahun ini, GWK mengambil perayaan kembang api sebagai pusat utama acaranya, sebagai bentuk untuk melanjutkan tradisi pertunjukan kembang api besar yang selalu dinantikan oleh masyarakat Bali dan para wisatawan.
GWK secara konsisten menyajikan pertunjukan kembang api yang luar biasa selama lima tahun berurutan, menjadikannya salah satu perayaan Tahun Baru yang paling terkenal di Indonesia.
Konsistensi ini memancarkan semangat yang selalu muncul di berbagai negara, yang menjadikan kembang api sebagai lambang perayaan pergantian tahun dan harapan baru.
Pentas kembang api GWK yang disajikan dalam skala besar dan kreativitas unik di kawasan Patung Garuda Wisnu Kencana menciptakan kesan mendalam bagi para pengunjung.
Setiap tahun, GWK memperkenalkan lebih dari 10.000 mercon, menyajikan pertunjukan kembang api musikal, serta menggunakan ukuran kembang api terbesar pertama di Bali. Hal ini menjadikan GWK selalu menjadi perhatian media nasional, serta alasan utama mengapa para wisatawan memilih GWK sebagai tujuan liburan akhir tahun.
Selain merencanakan pesta kembang api yang dibatalkan, perayaan Tahun Baru juga akan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni tradisional dan musik, seperti tampilnya musisi ternama seperti Whisnu Santika & MC Drwe, Maliq & D’Essentials, Lomba Sihir, Lolot, Navicula, serta Duo Giga sebagai MC.
Keramaian rangkaian GWK Bali Countdown 2026 juga diiringi dengan acara MyMelali X Pasar Keliling yang berlangsung dari 26 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, yang menyajikan ratusan UMKM lokal serta tampil spesial dari Sunar Sanggita, sekolah musik yang memiliki guru-guru tunanetra yang tampil pada 28 Desember, bertepatan dengan Bulan Disabilitas.
