Isi Artikel
Persib Bandung Menghadapi Laga Tunda Super League 2025–2026
Persib Bandung kini menatap laga tunda Super League 2025–2026 melawan PSM Makassar dengan penuh optimisme. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (27/12/2025) dengan kick off pukul 19.00 WIB akan menjadi momen penting bagi Maung Bandung.
Setelah melalui jadwal padat dalam dua bulan terakhir, skuad Maung Bandung akhirnya mendapatkan jeda waktu yang cukup untuk memulihkan kondisi fisik sekaligus mematangkan persiapan. Kemenangan atas Bhayangkara FC pada laga sebelumnya turut mendongkrak kepercayaan diri pasukan asuhan Bojan Hodak.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan bahwa kemenangan menjadi faktor penting dalam proses pemulihan tim. Menurutnya, kondisi pemain kini jauh lebih segar dan siap menghadapi tantangan berat dari Juku Eja.
“Semua berjalan baik. Kemenangan adalah recovery terbaik. Setelah enam pertandingan dengan jeda yang singkat, sekarang kami punya waktu satu pekan untuk persiapan dan semua pemain menjalani pemulihan dengan sangat baik,” ujar Hodak.
Persib Mengintai Puncak Klasemen Super League 2025–2026
Saat ini, Persib Bandung menempati posisi kedua klasemen sementara Super League 2025–2026 dengan koleksi 31 poin. Maung Bandung hanya terpaut tiga angka dari Borneo FC Samarinda yang berada di puncak klasemen dengan 34 poin.
Kemenangan atas PSM Makassar membuka peluang besar bagi Persib untuk mengudeta posisi teratas, terlebih pada waktu bersamaan Borneo FC dijadwalkan menghadapi laga sulit melawan Malut United di Ternate.
“Sekarang kami hanya tertinggal tiga poin. Semua pemain sangat antusias menatap pertandingan berikutnya,” kata Hodak.
Meski peluang terbuka, bek Persib Federico Barba menegaskan timnya memilih fokus pada performa sendiri tanpa terlalu memikirkan hasil laga pesaing.
“Kami tahu Borneo juga bermain, tapi fokus kami adalah tim sendiri. Kami bermain untuk menang di setiap pertandingan dan itu yang paling penting,” ujar bek asal Italia tersebut.
Clock Kembali, Persib Tambah Kekuatan di Lini Tengah
Kabar positif datang dari gelandang Persib Bandung, Marc Anthony Clock, yang dipastikan telah pulih dari cedera betis dan kembali berlatih penuh. Sebelumnya, Clock harus absen saat Persib mengalahkan Bhayangkara FC.
“Sekarang sudah oke, sudah latihan penuh dan siap untuk pertandingan ke depan,” ungkap Clock.
Laga kontra PSM Makassar memiliki nilai emosional tersendiri bagi pemain bernomor punggung 23 itu. PSM merupakan klub pertama Clock saat memulai karier profesionalnya di Indonesia.
“Makassar selalu ada di hati saya. Itu klub pertama saya dan selalu spesial jika melawan mereka,” ucapnya.
Kembalinya Clock diyakini bakal memperkuat lini tengah Persib dalam meredam permainan agresif PSM Makassar.
Teja Paku Alam Siap Kawal Gawang Persib
Dari sektor penjaga gawang, Teja Paku Alam menyatakan tekadnya membantu Persib Bandung meraih poin maksimal di laga Persib vs PSM Makassar. Kiper berusia 31 tahun itu menekankan pentingnya fokus dan kerja keras sepanjang pertandingan.
“Yang paling penting kami harus tetap fokus dan jangan lengah sedikit pun. Kami harus bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik,” ujar Teja.
Teja juga mengungkapkan peran besar keluarga dalam menjaga konsistensi penampilannya musim ini. Dukungan istri dan orang tua menjadi suntikan motivasi setiap kali turun ke lapangan.
“Alhamdulillah, keluarga saya sangat berperan besar. Dukungan mereka membuat saya lebih percaya diri,” katanya.
Penampilan solid Teja bahkan membuat kiper asing Persib, Adam Przybek, baru mencatatkan satu penampilan musim ini.
Isu Federico Barba dan Munculnya Nama Gaston Avila
Di tengah fokus menghadapi laga krusial, Persib Bandung juga diterpa isu non-teknis. Federico Barba dikabarkan diminati sejumlah klub Serie B Italia dan berpeluang kembali ke Eropa, dengan faktor keluarga disebut menjadi pertimbangan utama.
Isu tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan Bobotoh, mengingat peran vital Barba di lini belakang Persib musim ini. Namun, manajemen disebut telah menyiapkan opsi antisipasi dengan mengarahkan radar pada bek muda asal Argentina, Gaston Avila.
Bek berusia 24 tahun itu dikenal memiliki karakter bermain agresif, kuat dalam duel, dan dinilai cocok dengan kebutuhan Persib jika harus kehilangan Barba.
Untuk sementara, Persib Bandung tetap memusatkan perhatian penuh pada laga melawan PSM Makassar. Kemenangan di GBLA tak hanya menjaga momentum positif, tetapi juga membuka jalan Maung Bandung menuju puncak klasemen Super League 2025–2026.
