Perbaikan! Tol Getaci Mulai 2026 Hubungkan Kota-Kota Indah di Priatim, Selamat Tinggal Kemacetan!

– Pemerintah Pusat melalui Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan bahwa proyek jalan Tol Getaci akan dimulai pembangunannya pada tahun 2026 dan diharapkan dapat beroperasi secara penuh pada tahun 2029.

Seperti yang diketahui, jalan Tol Getaci yang menjadi bagian dari proyek besar jalan Tol Trans Jawa Selatan, akan menghubungkan dua provinsi yaitu Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Panjang total Jalan Tol Getaci (Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap) mencapai 206,65 kilometer. Rincian panjangnya adalah sebesar 171,40 km di Jawa Barat dan 35,25 km di Jawa Tengah.

Jalan Tol Getaci akan menghubungkan Kota Bandung dengan kota-kota yang terletak di Priangan Timur (Priatim), antara lain Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran, dan berakhir di Cilacap.

Dalam rencana induk dijelaskan, pelaksanaan pembangunan Tol Getaci (Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap) terbagi menjadi 2 tahap, yaitu Tahap 1 Gedebage-Tasikmalaya dan Tahap 2 Tasikmalaya-Cilacap.

Pemerintah telah menentukan bahwa Tol Getaci akan dibangun secara bertahap, dengan fokus terlebih dahulu pada ruas dari Gedebage hingga Tasikmalaya yang mencakup sekitar 95 km.

“Sementara (hingga Tasikmalaya, kemudian dilanjutkan ke Cilacap). Itu adalah dampaknya,” kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Willan Oktavian kepada wartawan dalam acara ICI 2025, di Jakarta.

Dengan adanya Tol Getaci, kemacetan di jalan nasional Bandung-Tasikmalaya yang melalui Garut atau Limbangan, seperti Cileunyi, Rancaekek, Nagreg, Kadungora, Leles, Limbangan, Gentong, dapat dihindari.

Dengan adanya Tol Getaci pula, waktu tempuh menjadi lancar dan sangat singkat. Bandung-Garut bisa ditempuh dalam waktu 30 menit, Bandung-Tasikmalaya 45 menit, dan Bandung Pangandaran dari 7-8 jam menjadi hanya 2 jam saja.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan, saat ini Tol Getaci sudah mulai persiapan pembangunan, dengan skema multi years atau berjalan tanpa terhenti setiap pergantian tahun anggaran.

Dody menjelaskan, Jalan Tol Getaci yang oleh Presiden Prabowo dijadikan proyek strategis nasional (PSN), berjalan sesuai rencana

meski menghadapi sejumlah kendala, terutama dalam proses pembebasan lahan.

“Proses biasa aja, nggak ada masalah tapi biasanya sih urusan di lahan. Targetnya sih kalau bisa 2026, ya pasti 2026 lah, nggak

mungkin nggak lah. Tapi semua kan ada prosesnya ya,” ujar Dody dikutip dari Antara Rabu 24 Desember 2025.

Dody optimistis, Tol Getaci Ruas Gedebage-Tasikmalaya berpotensi lebih cepat terealisasi karena memiliki daya tarik investasi dan

tingkat lalu lintas (traffic) yang tinggi.

Sebagai bagian dari proyek besar Jalan Tol Jawa Selatan, nantinya Jalan Tol Getaci akan terhubung dengan Jalan Tol Cilacap-Yogyakarta dan Jalan Tol Cilacap-Pejagan agar dapat menyambung ke Jawa Bagian Utara.

Ada 10 Gerbang Tol

Dimulai dari junction Gedebage sebagai titik awal, sepanjang jalur Tol Getaci yang memiliki panjang total 206,65 km akan terdapat 10 gerbang tol sebagai pintu masuk dan keluar kendaraan menuju kota-kota tujuan, yaitu:

1. Gerbang Tol Majalaya

2. Gerbang Tol Nagreg

3. Gerbang Tol Garut Utara

4. Gerbang Tol Selatan Garut

5. Gerbang Tol Kabupaten Tasikmalaya

6. Gerbang Tol Kota Tasikmalaya

7. Gerbang Tol Ciamis

8. Gerbang Pajak Kota Banjar

9. Gerbang Tol Patimuan (Pangandaran)

10. Gerbang Tol Cilacap.***

Pos terkait