Peningkatan Performa Benjamin Sesko, Man Utd Targetkan Striker Paling Produktif Eropa

Bournemouth Jadi Target Selanjutnya bagi Manchester United

Manchester United kini fokus pada pertandingan melawan Bournemouth, dengan spekulasi mengenai susunan pemain yang akan turun di luar lapangan. Terutama di lini depan, pelatih asal Portugal, Ruben Amorim, sedang mempertimbangkan pilihan-pilihan terbaik untuk laga tersebut.

Beberapa pemain seperti Bryan Mbeumo dan Amad Diallo diperkirakan akan meninggalkan klub untuk tugas internasional selama AFCON. Meskipun demikian, ketiganya tampak berlatih bersama tim utama pada hari Kamis. Namun, Benjamin Sesko, pemain seharga 74 juta poundsterling, tidak terlibat dalam latihan tersebut. Cedera lutut yang dialaminya saat melawan Tottenham Hotspur bulan lalu masih menjadi pertanyaan apakah ia akan kembali bermain.

Bacaan Lainnya

Sesko, yang baru mencetak dua gol sejak bergabung dari RB Leipzig, keluar lapangan setelah menyia-nyiakan dua peluang emas. Meskipun Amorim mengakui kesulitan awalnya, kehilangan sesko tetap menjadi pukulan telak karena kurangnya alternatif yang mumpuni. Joshua Zirkzee disebut sebagai “pemain nomor sembilan setengah”, yang menunjukkan bahwa posisi striker tengah masih menjadi tantangan besar bagi United.

Pencarian Striker oleh Manchester United

Pada musim panas lalu, ada pembicaraan tentang mendatangkan pemain seperti Ollie Watkins, Mbeumo, dan Matheus Cunha. Namun, akhirnya United memilih untuk mengambil risiko dengan mendatangkan Sesko. Keputusan ini belum sepenuhnya terbukti, karena Sesko belum membuktikan kemampuannya dalam mengakhiri masalah lini depan United.

Sejak era Robin van Persie, belum ada pemain United yang mencetak 20 gol dalam satu musim Premier League. Zirkzee dan Rasmus Hojlund hanya mencatatkan tujuh gol di kasta tertinggi pada musim 2024/25. Dengan situasi ini, United dilaporkan siap ikut bersaing untuk mendapatkan Joaquin Panichelli, striker Strasbourg.

Perbandingan Antara Panichelli dan Sesko

Joaquin Panichelli, penyerang asal Argentina, dikatakan memiliki performa terbaik di Eropa menurut pandangan pemandu bakat Antonio Mango. Ia mencetak sembilan gol dalam 15 penampilan di Ligue 1 pada musim 2025/26. Meski belum mencetak gol dalam empat pertandingan terakhirnya, ia tetap termasuk dalam lima striker teratas di lima liga top Eropa.

Selain itu, Panichelli juga menarik perhatian karena etos kerjanya di lapangan. Ia berada di peringkat 2 persen teratas penyerang Eropa untuk intersepsi dan 7% teratas untuk tekel per 90 menit. Sementara itu, Sesko berada di peringkat 35% terbawah untuk kedua metrik tersebut.

Zirkzee Ingin Tetap di Manchester United

Joshua Zirkzee, striker Manchester United, ingin tetap berada di klub meskipun ada minat dari AS Roma. Meskipun kesulitan mendapatkan kesempatan bermain reguler, Zirkzee bersedia bertahan di Old Trafford. Pemain asal Belanda ini membutuhkan kesempatan bermain reguler untuk mengembangkan kariernya.

Bryan Mbeumo dan Amad Diallo akan menjalani tugas internasional selama AFCON. Ini bisa memberi Zirkzee kesempatan lebih banyak untuk menunjukkan performa yang mengesankan. Jika ia mampu tampil di level tinggi, itu bisa menjadi dorongan besar bagi United.

Kesimpulan

Manchester United membutuhkan seseorang yang dapat berbagi beban mencetak gol dengan Benjamin Sesko. Zirkzee bisa menjadi pilihan ideal jika ia mampu memanfaatkan kesempatan yang diberikan. Akan menarik untuk melihat apakah AS Roma memutuskan untuk beralih ke opsi lain. Tim Serie A ini membutuhkan lebih banyak kualitas di lini serang dan mengandalkan Zirkzee untuk memimpin unit penyerang mereka selama paruh kedua musim.


Pos terkait