Pastikan IKN 2028 jadi ibu kota politik, Gibran ajak anak muda terlibat

Ringkasan Berita:

  • Wapres Gibran menegaskan IKN siap jadi Ibu Kota Politik 2028, meninjau langsung KIPP IKN untuk memastikan pembangunan sesuai Perpres 79/2025 dan arahan Presiden Prabowo.
  • Anak muda dan masyarakat lokal jadi fokus utama, Gibran mendorong keterlibatan mahasiswa, talenta muda, serta pemberdayaan ekonomi warga sekitar IKN.
  • IKN diserbu 117 ribu pengunjung saat libur Nataru 2025, menjadi ujian kesiapan infrastruktur sekaligus bukti antusiasme publik terhadap ibu kota baru.

 

Bacaan Lainnya

, NUSANTARA –Melakukan kunjungan ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka memastikan pembangunan IKN berjalan sesuai target, yakni pada 2028 jadi Ibu Kota Politik.

Wapres Gibran tiba di Ibu Kota Nusantara pada Selasa (30/12) menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara mendarat di Bandara Internasional Nusantara, Sepaku, Penajam Paser Utara.

Sesuai agenda Gibran akan melaksanakan kunjungan kerja perdana meninjau langsung progres pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. 

Kunjungan strategis ini merupakan penegasan atas instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mengakselerasi pembangunan IKN sesuai peta jalan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025. 

Fokus kunjungan kali meninjau fasilitas utama di KIPP yang akan menjadi motor penggerak birokrasi nasional.

“Sesuai dengan apa yang disampaikan Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan, bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinan beliau memiliki komitmen kuat dalam melanjutkan pembangunan IKN,” tegas Gibran. 

Dia menambahkan, kehadiran fisiknya di IKN bertujuan untuk memastikan setiap detail pembangunan berjalan presisi sesuai target Perpres Nomor 79 Tahun 2025, yang memproyeksikan IKN siap secara fungsional sebagai pusat pemerintahan politik (Ibu Kota Politik) yang mapan. 

Selain aspek infrastruktur, Gibran juga menyoroti dimensi sosial dan kemanusiaan dari pembangunan IKN.

Untuk itu, Pemerintah memastikan masyarakat di sekitar Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara terlibat aktif dan merasakan manfaat ekonomi langsung dari pembangunan ini. 

IKN juga diproyeksikan menjadi pusat inovasi yang menarik minat anak muda terbaik Indonesia, para insinyur, arsitek, pengembang teknologi, hingga pelaku kreatif, untuk ikut andil membangun kota dari nol. 

“Kami ingin anak-anak muda terbaik kita ikut mengembangkan IKN. Ini bukan sekadar membangun kota, tapi membangun masa depan Indonesia,” tambah Gibran. 

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti, tampak mendampingi Gibran meninjau infrastruktur krusial di KIPP, seperti Istana Wapres, tempat di mana Gibran akan berkantor. 

Kunjungan Wapres ini juga sangat penting untuk memberikan dorongan moral bagi para pekerja dan memastikan sinkronisasi antara kebijakan pusat dan eksekusi di lapangan. 

Dengan sinergi antara visi Presiden Prabowo, keahlian teknis Otorita IKN di bawah Basuki Hadimuljono, dan semangat generasi muda, IKN adalah realitas yang sedang bertumbuh.

Keterlibatan Anak Muda 

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berharap anak-anak muda terbaik bangsa dapat turut serta membangun dan mengembangkan Ibu Kota Nusantara.

Gibran berkeinginan agar pembangunan IKN turut memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar serta menarik minat generasi muda untuk berperan aktif dalam pengembangan ibu kota baru tersebut.

“Pembangunan IKN ini diharapkan juga dapat memberikan manfaat bagi pemberdayaan masyarakat sekitar serta menarik minat anak-anak muda terbaik Indonesia untuk ikut membangun dan mengembangkan IKN,” kata Gibran dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (30/12/2025).

Sebelumnya, Gibran mengajak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk melakukan kunjungan lapangan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) guna melihat secara langsung progres pembangunan pusat pemerintahan baru tersebut.

“Saya mengajak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk melakukan kunjungan lapangan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk dapat melihat langsung progres pembangunannya,” kata Gibran dikutip dari unggahan di akun Instagram (@gibran_rakabuming), Selasa.

Ajakan tersebut disampaikan Gibran sebagai bagian dari upaya pemerintah mendorong keterbukaan dalam proses pembangunan IKN.

Dia mengatakan inisiatif ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan IKN dilaksanakan secara terbuka dan akuntabel, serta melibatkan generasi muda dalam pengawasan publik.

Lewat kunjungan lapangan ke IKN, Gibran berharap para mahasiswa memperoleh pemahaman langsung mengenai perkembangan pembangunan yang tengah berjalan.

“Melalui kunjungan ini, para mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pemahaman langsung mengenai progres pembangunan, arah pengembangan, serta tantangan yang dihadapi dalam membangun pusat pemerintahan baru tersebut,” ucap dia.

Lebih lanjut, Gibran menegaskan bahwa pemerintahan saat ini memiliki komitmen kuat untuk melanjutkan pembangunan IKN sesuai dengan arah kebijakan yang telah ditetapkan.

Wapres Gibran didampingi Selvi Gibran Rakabuming bertolak menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Selasa siang.

Kunjungan kerja selama dua hari tersebut dilaksanakan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan IKN berjalan terintegrasi, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan publik, sekaligus memastikan kesiapan infrastruktur pemerintahan, fasilitas sosial, serta kawasan penunjang aktivitas masyarakat.

Wapres diagendakan meninjau sejumlah titik strategis, antara lain Masjid Negara IKN, Plaza Kerukunan, proyek pembangunan Gereja Basilika IKN, serta kawasan pembangunan Istana Wakil Presiden RI.

Pada hari kedua, Rabu (31/12) hari ini,  Wapres Gibran dijadwalkan melanjutkan peninjauan ke Kawasan Pendidikan IKN, Proyek Pembangunan Gedung Legislatif/Yudikatif IKN, serta Pasar Sepaku (Pasar Rebo Sukaraja) di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara.

Peninjauan itu dilakukan guna memastikan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar IKN terus tumbuh dan berkembang.

Dikunjungi 117.139 Orang 

LIBUR Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, dan dibukanya akses tol Jembatan Pulau Balang menjadi daya tarik bagi warga untuk datang ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Selama lima hari berturut-turut, kawasan IKN menjadi magnet wisata, bukan hanya bagi warga sekitar, tetapi juga pengunjung dari berbagai daerah. Data Otorita IKN menunjukkan, 117.139 orang mengunjuni IKN dengan 31.573 kendaraan mobil keluar-masuk kawasan tersebut.

Sejak hari pertama libur, Kamis, 25 Desember 2025, lonjakan langsung terasa. Sekitar 36.799 pengunjung datang dengan 10.050 mobil, menjadikan hari itu sebagai puncak tertinggi kunjungan harian.

Jalur-jalur utama dipadati kendaraan pribadi, sementara titik-titik pandang dan ruang terbuka, ramai oleh keluarga yang ingin melihat langsung wajah baru ibu kota. Keesokan harinya, Jumat 26 Desember 2025, arus menurun namun tetap stabil. 13.772 orang tercatat berkunjung dengan 3.826 mobil.

Pola ini menunjukkan karakter kunjungan yang lebih santai, wisatawan datang bergelombang, memilih waktu yang dianggap lebih lengang.

Menginjak Sabtu 27 Desember kembali menguat dengan 19.756 pengunjung dan 5.487 mobil, sebelum mencapai lonjakan kedua pada Minggu 28 Desember 2025 yakni sebanyak 31.334 orang dan 7.957 mobil.

“Tren kunjungan Nataru ini memperlihatkan antusiasme publik yang konsisten terhadap IKN, terutama pada hari-hari puncak akhir pekan,” ungkap Deputi Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimuddin kepada Tribun Kaltim, Selasa (30/12/2025).

Memasuki Senin 29 Desember 2025, arus kembali melandai dengan 15.478 pengunjung dan 4.253 mobil. Meski turun, aktivitas tetap terasa hidup.

Ruang-ruang publik masih dipenuhi wisatawan, yang memanfaatkan hari terakhir libur panjang untuk berfoto, berjalan santai, dan menikmati suasana kota yang sedang tumbuh.

Secara kasat mata, situasi di lapangan menunjukkan ritme khas liburan, pagi hari dimulai dengan antrean kendaraan yang bergerak perlahan, siang hingga sore dipenuhi keramaian di area favorit, lalu menjelang malam arus keluar meningkat.

Petugas pengelola kawasan, mengarahkan lalu lintas agar tetap mengalir, sementara pengunjung tampak tertib mengikuti rambu dan arahan.

Tentu saja yang menarik, komposisi kunjungan menunjukkan dominasi kendaraan pribadi.

Rata-rata, setiap hari ribuan mobil masuk ke kawasan IKN, menandakan perjalanan keluarga, dan rombongan kecil menjadi pilihan utama.

Hal ini juga memberi gambaran bagaimana IKN mulai diuji sebagai destinasi publik, bukan hanya pusat pemerintahan, tetapi ruang yang ingin dilihat, dirasakan, dan dikenali masyarakat.

Menurut Alimuddin, lonjakan ini bukan sekadar angka.

“Ini menjadi indikator awal bagaimana IKN dipersepsikan publik, sebagai ruang yang terbuka dan menarik untuk dikunjungi. Data ini penting untuk evaluasi pengelolaan kawasan ke depan,” jelasnya.

Dengan total 117.139 pengunjung dalam lima hari, Nataru 2025 menjadi salah satu momen paling sibuk bagi IKN sepanjang tahun.

Bagi pengelola, keramaian ini adalah ujian sekaligus peluang, menguji kesiapan infrastruktur, manajemen arus, dan pengalaman pengunjung.

Bagi publik, IKN bukan lagi sekadar rencana di atas kertas, melainkan destinasi nyata, yang ingin disambangi.

“Kami melihat IKN semakin diterima sebagai ruang publik. Ke depan, fokus kami adalah memastikan kunjungan tetap nyaman, aman, dan memberi kesan positif bagi semua yang datang,” pungkas Alimuddin. (*)

Pos terkait