Isi Artikel
Ringkasan Berita:
- Negara seperti Arab Saudi dan Palestina mulai menjalani puasa pada hari ini, 18 Februari 2026.
- Sementara Turki, Mesir, dan sejumlah negara lainnya akan memulai puasa pada hari Senin, 19 Februari 2026.
- Indonesia dan Malaysia juga memutuskan untuk berpuasa mulai besok, 19 Februari.
- Menteri Agama Republik Indonesia mengajak masyarakat untuk merespons dengan bijaksana apabila terjadi perbedaan dalam pelaksanaan ibadah puasa Ramadan tahun ini.
, JAKARTA –Indonesia dan Malaysia sama-sama menetapkan awal bulan Ramadan tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026.
Oleh karena itu, puasa pada hari pertama di dua negara mayoritas Muslim di Asia Tenggara tersebut berlangsung pada waktu yang sama.
Negara tetangga Indonesia lainnya, yaitu Singapura, juga mengumumkan hari pertama puasa pada 19 Februari 2026.
Apa pendapat negara-negara Islam di Timur Tengah?
Pada hari pertama puasa, kondisi di beberapa negara di Timur Tengah juga berbeda.
Negara-negara berbasis Islam seperti Arab Saudi, Irak, Palestina, dan lainnya memulai puasa pada hari ini Rabu 18 Februari 2026.
Sementara negara-negara Islam lainnya, seperti yang dilaporkan oleh Al Jazeera, memulai hari pertama puasa pada Kamis 19 Februari 2026, termasuk Mesir, Turki, dan Oman.
Berikut negara-negara Muslim di kawasan Timur Tengah yang mulai berpuasa pada 18 Februari 2026
Arab Saudi: Kementerian Bulan Baru Arab Saudi menyatakan bahwa 18 Februari merupakan hari pertama bulan Ramadhan tahun ini.
Bahrain: Komite Pengawasan Bulan Sabit menentukan bahwa Rabu, 18 Februari merupakan hari pertama bulan Ramadan.
Irak: Komite Wakaf Sunni mengumumkan 18 Februari sebagai hari pertama Ramadan.
Palestina: Pemimpin Agung Yerusalem dan Wilayah Palestina mengumumkan pada hari Rabu, 18 Februari sebagai hari pertama puasa Ramadan.
Qatar: Komite Pengamatan Hilal Kementerian Agama dan Urusan Islam di ibu kota Qatar, Doha, mengumumkan bahwa 18 Februari merupakan hari pertama bulan suci Ramadan.
Uni Emirat Arab: Kantor Kepresidenan Uni Emirat Arab mengumumkan pada hari Rabu, 18 Februari, sebagai hari pertama bulan suci Ramadan.
Kuwait: Sekretariat berita resmi Kuwait (KUNA) menetapkan hari Rabu 18 Februari sebagai hari pertama bulan suci.
Sudan: Komite Fiqih Islam di Sudan mengumumkan hari ini, 18 Februari, sebagai hari pertama bulan Ramadan.
Yaman: Kementerian Agama dan Bimbingan Yaman mengumumkan hari ini, Rabu 18 Februari, sebagai hari pertama bulan suci Ramadan.
Lebanon: Pemimpin Agama Negara Sheikh Abdul Latif Derian menyatakan bahwa Rabu merupakan hari pertama Ramadhan.
Negara-negara di Timur Tengah yang mulai berpuasa pada hari Kamis, 19 Februari 2026:
Oman:Sultan Oman juga mengumumkan bahwa bulan Ramadan akan dimulai pada hari Kamis, 19 Februari.
Mesir: Biro Fatwa Mesir mengumumkan bahwa 19 Februari merupakan hari pertama puasa
Turki: Berdasarkan perhitungan astronomi, Turki mengumumkan bahwa 19 Februari 2026 merupakan hari pertama puasa.
Suriah: Badan Nasional Pengawas Hilal di Suriah menentukan 19 Februari sebagai hari pertama puasa
Yordania: Mufti Yordania Ahmad Al-Hasanat mengumumkan bahwa 19 Februari akan menjadi tanggal awal Ramadan tahun 2026.
Alasan Indonesia Memulai Puasa pada 19 Februari 2026
Pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 1 Ramadan tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan alasan penentuan awal puasa pada hari Kamis berdasarkan hasil perhitungan dan pengamatan yang dilakukan oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama serta organisasi-organisasi Islam.
“Dikonfirmasi oleh petugas yang berada di paling sedikit 96 titik pengawasan di seluruh Indonesia,” katanya dalam konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2/2026).
Menteri Agama menjelaskan bahwa dalam menentukan awal Ramadan, Indonesia mengacu pada kriteria visibilitas hilal yang ditetapkan oleh MABIMS, yaitu ketinggian hilal minimal 3° dan sudut elongasi paling sedikit 6,4°.
Selain itu, menurut Nasaruddin, ketinggian bulan sabit di seluruh Indonesia masih berada di bawah garis horizon dan di bawah standar MABIMS, demikian pula sudut elongasi juga masih belum memenuhi kriteria yang berlaku.
“Maka, di seluruh kawasan kepulauan Indonesia, bahkan Asia Tenggara, bahkan jika kita melihat diskusi sebelumnya, di seluruh negara-negara Islam juga belum ada satu pun negara Muslim yang masuk kategori imkan rukyat,” katanya.
Nasaruddin menambahkan bahwa kalender hilal global versi Turki juga belum memulai bulan Ramadannya pada Rabu (18/2/2026).
“Maka, berdasarkan perhitungan data hilal hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS. Oleh karena itu, dengan hasil perhitungan tersebut serta tidak adanya laporan pengamatan hilal, disepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026,” katanya.
Menteri Agama mengajak masyarakat untuk menghadapi dengan bijaksana apabila terdapat perbedaan dalam pelaksanaan ibadah puasa Ramadan tahun ini.
Ia mengajak masyarakat untuk memandang perbedaan yang ada sebagai hal yang menarik dan tidak menyebabkan perpecahan di tengah masyarakat Indonesia.
