Mengapa Prediksi Banjir di Film The Great Flood Diam-diam?

Bencana Banjir yang Menghancurkan Dunia dalam Film The Great Flood

Film The Great Flood karya Netflix menggambarkan sebuah bencana alam yang sangat mengerikan. Dalam film ini, banjir besar mencapai gedung-gedung bertingkat 30 lantai. Hujan deras terus-menerus dan air yang meluap seperti tsunami sering kali menghancurkan segalanya. Tragedi ini menjadi simbol kiamat bagi umat manusia.

Bencana yang terjadi dalam film ini sebenarnya sudah diprediksi oleh para ahli. Namun, informasi tersebut tidak disampaikan kepada publik hingga bencana benar-benar terjadi. Pertanyaannya adalah: mengapa prediksi tentang banjir besar dalam film The Great Flood justru dirahasiakan?

Bacaan Lainnya

Bencana Banjir Akibat Tabrakan Asteroid Tak Bisa Dicegah



Penyebab utama dari banjir besar dalam film The Great Flood adalah tabrakan asteroid. Peristiwa alami ini tidak bisa dihindari oleh manusia atau ilmuwan paling hebat sekalipun. Ukuran asteroid yang jatuh sangat besar dan jumlahnya banyak, sehingga dampaknya sangat parah.

Tabrakan ini menyebabkan es di kutub utara dan selatan mencair. Air dari es abadi ini kemudian membuat laut, samudra, dan sungai meluap. Luapan air yang sangat besar ini tidak dapat dibendung oleh apa pun. Selain itu, perubahan iklim ekstrem juga tak terhindarkan akibat hilangnya es di kedua kutub bumi.

Jika Dipublikasikan, Akan Menimbulkan Kepanikan Massal



Para ilmuwan dunia telah memprediksi secara ilmiah bahwa banjir besar akan terjadi akibat tabrakan asteroid. Bahkan, banjir ini diiringi dengan datangnya tsunami akibat naiknya permukaan air laut secara drastis.

Jika informasi ini disampaikan ke publik, maka kemungkinan besar akan terjadi kepanikan massal. Tingkat kejahatan akan meningkat dan aturan sosial akan runtuh. Orang-orang justru berada dalam bahaya sebelum banjir benar-benar terjadi.

Dengan tidak memberitahukan tentang banjir besar, orang-orang dapat menjalani hidup mereka seperti biasa. Situasi masyarakat tetap terkendali, dan manusia diberi kesempatan untuk hidup normal sebelum tragedi terjadi.

Alih-alih Evakuasi, Fokus Dialihkan pada Pengembangan Ras Manusia Baru



Para petinggi dan peneliti di Darwin Center menyadari bahwa manusia akan punah akibat banjir besar. Oleh karena itu, proses evakuasi untuk banyak orang tidak memungkinkan. Mereka hanya memilih orang-orang tertentu, seperti ilmuwan, untuk dievakuasi ke stasiun antariksa saat bumi hancur akibat banjir.

Salah satu ilmuwan yang dipilih adalah Gu An Na (diperankan oleh Kim Da Mi). Ia diberi tugas untuk menyempurnakan ras manusia baru dengan Mesin Emosi yang tengah ditelitinya. Setelah eksperimen berhasil, ras manusia ini akan dikirim kembali ke bumi untuk tinggal di sana.

Upaya penyelamatan dalam film The Great Flood bukan fokus pada tahapan prabencana atau tanggap darurat saat bencana, melainkan pada solusi pascabencana. Di sini, ras manusia baru diciptakan dari kloning dan ingatan manusia yang dulu hidup sebelum banjir menenggelamkan planet bumi.

Kesimpulan

Skala banjir yang terjadi dalam film The Great Flood bukan sesuatu yang bisa diatasi oleh manusia. Apalagi penyebab utamanya adalah tabrakan asteroid yang tak bisa dicegah. Demi menghindari kepanikan massal sekaligus fokus mempersiapkan solusi pascabencana, prediksi tentang peristiwa banjir dalam film ini pun dirahasiakan sampai bencana itu datang. Bagaimana menurutmu?

Pos terkait