TANJUNGPINANG PIKIRAN RAKYAT – Mengawali kalender pelayaran di tahun 2026, Kapal Motor (KM) Sirimau resmi bertolak dari Pelabuhan Kalabahi menuju Sorong.
Pelayaran perdana ini bukan sekadar perjalanan rutin, melainkan pembuka dari rute maraton yang menghubungkan titik-titik krusial di wilayah Timur Indonesia.
Perjalanan Panjang Menuju Ibu Kota Papua Barat Daya
Bertolak pada 2 Januari 2026, kapal andalan PT Pelni ini dijadwalkan menempuh perjalanan selama 5 hari 19 jam. KM Sirimau diprediksi baru akan bersandar di dermaga Sorong, Ibu Kota Provinsi Papua Barat Daya, pada 8 Januari 2026.
Durasi perjalanan yang hampir mencapai satu minggu ini menegaskan tantangan geografis sekaligus peran vital transportasi laut sebagai “nadi” penghubung antarpulau di nusantara.
“Sang Penjelajah” Rute Sorong–Merauke
KM Sirimau memegang peran unik dalam hierarki armada Pelni. Ia merupakan satu-satunya kapal yang memiliki rute reguler tetap yang menghubungkan Sorong dan Merauke secara pulang-pergi (PP).
Namun, karena bentang rute yang sangat panjang dan singgahan yang banyak, KM Sirimau hanya mampu menyelesaikan satu putaran rute komplit ini sekali dalam sebulan.
Kehadirannya selalu dinantikan oleh masyarakat pesisir yang mengandalkan tarif terjangkau dan kapasitas muat yang besar.
Selain KM Sirimau, akses menuju Merauke juga didukung oleh KM Leuser yang berpangkalan di Surabaya dan KM Tatamailau yang melayani rute dari Bitung.
Sinergi ketiga kapal ini menjadi tulang punggung distribusi logistik dan mobilitas warga di beranda timur Indonesia.
Jadwal dan Kesiapan Penumpang. Bagi masyarakat yang berencana menggunakan jasa KM Sirimau di bulan Januari ini, dihimbau untuk:
Memantau aplikasi Pelni Mobile secara berkala untuk perubahan jadwal akibat faktor cuaca.
- Memesan tiket jauh-jauh hari, mengingat tingginya arus balik libur tahun baru.
- Menyiapkan fisik untuk perjalanan panjang yang memakan waktu hampir sepekan di atas laut.
Kalabahi – Sorong
Berangkat : Jumat, 2 Januari 2026, 08:00
Tiba : Kamis, 8 Januari 2026, 03:00
Harga Tiket : Rp 627.000,- Rp 504.600
- Kalabahi : 2 Januari 2026, 08:00
- Kupang : 2 Januari 2026, 21:00 – 3 Januari 2026, 02:00
- Lewoleba : 3 Januari 2026, 14:00-16:00
- Maumere : 4 Januari 2026, 02:00-04:00
- Baubau : 4 Januari 2025, 23:00 – 5 Januari 2026, 02:00
- Wakatobi (Wanci) : 5 Januari 2026, 10:00-12:00
- Ambon : 6 Januari 2026, 16:00-19:00
- Sorong : 8 Januari 2026, 03:00
Sorong – Merauke
Berangkat : Kamis, 8 Januari 2026, 08:00
Tiba : Rabu, 21 Januari 2026, 14:00
Harga Tiket : Rp 1.205.500,- Rp 974.100
- Sorong : 8 Januari 2026, 08:00
- Ambon : 9 Januari 2026, 18:00-21:00
- Wakatobi (Wanci) : 11 Januari 2026, 02:00-04:00
- Baubau : 11 Januari 2026, 12:00-15:00
- Maumere : 12 Januari 2026, 11:00-13:00
- Lewoleba : 12 Januari 2026, 23:00 – 13 Januari 2026, 01:00
- Kupang : 13 Januari 2026, 13:00-19:00
- Kalabahi : 14 Januari 2026, 09:00-11:00
- Saumlaki : 16 Januari 2026, 10:00-12:00
- Tual : 17 Januari 2026, 08:00-14:00
- Dobo : 18 Januari 2026, 01:00-03:00
- Timika : 18 Januari 2026, 22:00-23:59
- Agats : 19 Januari 2026, 12:00-20:00
- Merauke : 21 Januari 2026, 14:00
Merauke – Sorong
Berangkat : Kamis, 22 Januari 2026, 13:00
Tiba : Rabu, 4 Februari 2026, 02:00
Harga Tiket : Rp 1.195.500
- Merauke : 22 Januari 2026, 13:00
- Agats : 24 Januari 2026, 05:00-07:00
- Timika : 24 Januari 2026, 19:00-21:00
- Dobo : 25 Januari 2026, 15:00-17:00
- Tual : 26 Januari 2026, 04:00-10:00
- Saumlaki : 27 Januari 2026, 05:00-07:00
- Kalabahi : 29 Januari 2026, 05:00-07:00
- Kupang : 29 Januari 2026, 20:00 – 30 Januari 2026, 01:00
- Lewoleba : 30 Januari 2026, 13:00-15:00
- Maumere : 31 Januari 2026, 01:00-03:00
- Baubau : 31 Januari 2026, 22:00 – 1 Februari 2026, 01:00
- Wakatobi (Wanci) : 1 Februari 2026, 09:00-11:00
- Ambon : 2 Februari 2026, 15:00-18:00
- Sorong : 4 Februari 2026, 02:00.***
