Buku ‘Berlari Menuju Senja’ karya Puthut EA merupakan salah satu karya yang menarik perhatian banyak pembaca. Dengan gaya penulisan yang sederhana namun penuh makna, buku ini mengajak para pembaca untuk merenungkan berbagai aspek kehidupan. Sebagai seorang penulis yang telah berkarya selama lebih dari 20 tahun, Puthut EA menunjukkan bahwa ia tidak hanya mampu menciptakan karya yang menarik, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang manusia dan lingkungan sekitarnya.
Puthut EA, yang dikenal sebagai tokoh di kalangan penulis Indonesia, memiliki latar belakang yang unik. Ia memulai kariernya sebagai penulis fiksi dan non-fiksi sebelum akhirnya terjun ke dunia bisnis. Namun, meskipun telah menjalani berbagai usaha, ia tetap setia dengan hobi menulisnya. Hal ini terlihat jelas dalam karyanya, termasuk dalam buku ‘Berlari Menuju Senja’.
Dalam buku ini, Puthut EA menyampaikan renungan-renungan pendek yang sering kali terasa dekat dengan kehidupan nyata. Tema-tema yang dibahas sangat beragam, mulai dari sisi kreativitas hingga bagaimana mengatasi kesulitan dalam hidup. Buku ini ditulis dengan jujur, jenaka, dan sesekali mengharukan. Di sini kita melihat wajah dan dunia penulisan bukan di atas singgasana “adiluhung”, melainkan dari sisi manusia biasa.
Salah satu hal yang menarik dari buku ini adalah kemampuan Puthut EA dalam menyampaikan pesan-pesan penting tanpa terkesan menggurui. Ia menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat merasakan kehadirannya secara langsung. Buku ‘Berlari Menuju Senja’ tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi cerminan diri bagi siapa pun yang membacanya.
Selain itu, buku ini juga mengandung makna yang dalam tentang perjalanan hidup. Puthut EA menggambarkan bagaimana seseorang bisa berlari menuju senja, baik secara harfiah maupun metaforis. Ini mengingatkan kita bahwa setiap orang memiliki perjalanan hidupnya sendiri, dan pada akhirnya, semua akan sampai pada masa senja.
Puthut EA juga menunjukkan bahwa ia peduli terhadap kondisi sosial dan lingkungan sekitarnya. Dalam beberapa tulisan, ia menyampaikan kekhawatiran tentang perkembangan kota seperti Yogyakarta, yang menurutnya semakin sulit untuk diatur. Ia juga menyampaikan pentingnya komunitas dalam proses tumbuh kembang anak-anak. Hal ini menunjukkan bahwa ia tidak hanya fokus pada dirinya sendiri, tetapi juga pada kepentingan masyarakat luas.
Secara keseluruhan, buku ‘Berlari Menuju Senja’ karya Puthut EA adalah karya yang layak dibaca. Tidak hanya karena kualitas penulisannya, tetapi juga karena pesan-pesan yang disampaikannya. Buku ini memberikan wawasan baru tentang kehidupan, dan mengajak pembaca untuk lebih memahami diri sendiri serta lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, buku ini tidak hanya menjadi bacaan yang menarik, tetapi juga menjadi panduan hidup yang bermakna.
