Isi Artikel
https://mediahariini.comHanoi, ibu kota negara Vietnam, kini menjadi tujuan populer bagi para pengunjung yang menyukai kota metropolitan dan makanan. Kota ini menggabungkan aktivitas perkotaan yang dinamis, hidangan jajanan yang lezat, serta pusat perbelanjaan yang ramai.
Berjalan-jalan di Distrik Lama akan membawa pengunjung melalui jalan sempit yang penuh dengan kafe, toko oleh-oleh, dan makanan jalanan, sedangkan Danau Hoan Kiem menawarkan sisi hijau dan cocok untuk foto yang santai dari kota tersebut.
Arsitektur kolonial Prancis yang masih terlihat pada beberapa bangunan memberikan nuansa klasik di tengah kesibukan kota yang modern.
Menurut penelusuran https://mediahariini.com, Kota Hanoi terkenal akan makanan jalanan yang terjangkau dan beragam, mulai dari pho, bun cha, hingga kopi telur khas Hanoi yang patut dicoba. Banyak kafe dan bar atap yang instagenik juga bermunculan di pusat kota, sehingga liburan tidak hanya tentang kuliner tetapi juga tempat foto populer untuk media sosial.
Untuk para pelancong yang mengutamakan hemat, Hanoi menyediakan berbagai pilihan, mulai dari penginapan nyaman, transportasi umum yang terjangkau, hingga tempat wisata yang gratis atau biayanya rendah.
Tren berbelanja di Hanoi juga layak untuk dicoba. Pasar lokal seperti Pasar Dong Xuan atau jalan-jalan sempit di Kawasan Tua menjadi surga bagi mereka yang mencari oleh-oleh unik, pakaian lokal, dan kerajinan tangan.
Kegiatan berbelanja ini dapat dikombinasikan dengan mencoba makanan khas, menikmati kopi lokal, atau sekadar berjalan-jalan sambil merasakan suasana kota yang ramai dan penuh warna.
Hari 1: Situs Bersejarah dan Makanan Khas
Pagi: Setelah tiba dan melakukan pendaftaran, kunjungi Danau Hoan Kiem dan Kuil Ngoc Son untuk mengambil foto pagi yang tenang. Harga tiket masuk sekitar Rp 16.000.
Siang: Jelajahi Distrik Lama. Berjalan-jalan sambil mencoba makanan jalanan seperti pho, bun cha, dan kopi telur (harga Rp 17.000–Rp 49.891 per porsi). Jangan lupa singgah ke toko-toko oleh-oleh lokal.
Malam: Menikmati hidangan malam di Jalan Ta Hien, pusat kuliner malam yang menawarkan berbagai pilihan makanan khas Vietnam (Rp 83.000–Rp 166.000).
Hari ke-2: Berbelanja dan Lokasi Populer Kota
Pagi: Makan pagi dengan makanan khas Hanoi seperti banh mi atau bubur Vietnam (Rp 17.000–Rp 33.000).
Siang: Jelajahi Pasar Dong Xuan untuk membeli cenderamata dan pakaian lokal (harga antara Rp 50.000 hingga Rp 150.000 per barang). Coba makanan pasar dan minuman khas daerah.
Sore: Jelajahi Train Street yang populer di Instagram, sambil menikmati secangkir kopi di kafe lokal (Rp 33.000–Rp 66.000).
Malam: Berjalan-jalan santai di sekitar Danau Barat atau mengunjungi Pasar Malam Hanoi, mencoba makanan malam dan membeli oleh-oleh terakhir (Rp 50.000–Rp 100.000).
Hari Ketiga: Lagu Populer dan Kegiatan Singkat Sebelum Pulang
Pagi: Makan pagi ringan dan kopi lokal (Rp 17.000–Rp 33.000).
Siang: Pilih aktivitas singkat seperti mengunjungi Temple of Literature (Rp 33.000) untuk foto klasik. Jika ingin pengalaman yang berbeda, pilih tur harian ke Halong Bay mini cruise (Rp 250.000–Rp 350.000 per orang, opsi setengah hari).
Setelah selesai berwisata atau mengunjungi tempat-tempat, kembali ke hotel dan persiapkan kepulangan. Transportasi menuju bandara berkisar antara Rp 6.652 hingga Rp 50.000 (bus kota atau Grab).
Perkiraan Biaya Per Orang Per Hari
Hari 1: Mulai dari Rp 250.000 hingga Rp 370.000
Hari ke-2: Rp 250.000 hingga Rp 400.000 (termasuk pengeluaran untuk suvenir)
Hari ke-3: Rp 300.000 hingga Rp 400.000 (termasuk kegiatan singkat atau tur pendek)
Perkiraan biaya selama 3 hari 2 malam: Rp 800.000 hingga Rp 1.170.000 per orang, termasuk makanan, minuman, belanja, tiket masuk, dan transportasi lokal.
Menggunakan panduan ini, liburan 3 hari 2 malam di Hanoi tetap menyenangkan, cocok untuk diunggah ke Instagram, hemat biaya, serta fokus pada makanan, belanja, dan tempat populer kota tanpa perlu banyak mengunjungi objek wisata spiritual.
Perkiraan Harga Tiket Pesawat Jakarta – Hanoi (Pulang Pergi)
Untuk bulan Desember, harga tiket diperkirakan berkisar antara sekitar Rp 1.800.000 hingga Rp 2.700.000 per orang, tergantung pada maskapai, tanggal penerbangan, serta apakah membeli tiket promo atau di harga normal. Contohnya, tiket dengan maskapai seperti VietJet Air sekitar Rp 2,05 juta hingga Rp 2,47 juta untuk kelas ekonomi promo pada beberapa tanggal awal Desember. Dengan demikian, harga tiket pulang-pergi diperkirakan mencapai Rp 3,5 hingga 4 juta.
Pada bulan Januari, harga tiket biasanya sedikit lebih murah dibandingkan Desember yang merupakan puncak musim liburan. Perkiraan harga tiket bisa dimulai dari sekitar Rp 1.400.000 hingga Rp 2.300.000 per orang dengan memanfaatkan promo dan jadwal tertentu. Beberapa contoh pencarian menunjukkan harga promo sekitar Rp 1,63 juta untuk rute Jakarta–Hanoi pada awal Januari. Jadi, harga tiket pulang pergi sekitar Rp 2,5 hingga 3 juta.
Oleh karena itu, perkiraan biaya liburan hemat selama 3 hari 2 malam ke Hanoi per orang berkisar antara Rp 7-9 juta jika berada di musim ramai, tergantung pada bulan, maskapai penerbangan, penginapan, serta aktivitas tambahan yang dipilih.
