Ringkasan Berita:
- Real Madrid mengalahkan Levante dengan skor 2-0 melalui gol Mbappe (penalti) dan Asencio, sekaligus meraih kemenangan pertama Alvaro Arbeloa sebagai pelatih.
- Tiga poin tambahan membuat Madrid menduduki posisi kedua klasemen dengan total 48 poin, hanya terpaut satu angka dari Barcelona.
- Kemenangan ini dihiasi dengan ejekan dari para penggemar Bernabeu terhadap Vinicius Junior, meskipun Arbeloa membela pemain tersebut dan menekankan betapa pentingnya bagi klub.
Peringkat klasemen Liga Spanyol setelah melaksanakan beberapa pertandingan di pekan ke-20, dini hari Minggu (18/1/2026) WIB.
Real Madrid berhasil mengurangi jarak dengan tim puncak klasemen Barcelona setelah berhasil mengalahkan Levante.
Berlangsung di Santiago Bernabeu, Real Madrid berhasil mengalahkan Levante dengan skor 2-0 (gol Kylian Mbappe melalui tendangan penalti pada menit ke-58 dan Raul Asencio pada menit ke-65).
Ini merupakan kemenangan pertama Alvaro Arbeloa setelah ditunjuk sebagai pengganti Xabi Alonso.
Kemenangan ini membawa Real Madrid mendekati secara dekat Barcelona di puncak klasemen Liga Spanyol.
Real Madrid berada di posisi kedua dengan perolehan 48 poin. Mereka hanya terpaut satu angka dari Barcelona yang ada di puncak klasemen.
Meski demikian, Barcelona masih memiliki kesempatan untuk memperlebar jarak jika mampu meraih tiga poin saat bermain di kandang Real Sociedad pada Senin (19/1/2026) dini hari mendatang.
Setidaknya kemenangan ini memberikan harapan bagi Real Madrid dalam persaingan merebut gelar. Terutama setelah masa sulit pasca kekalahan di final Piala Super Spanyol, serta tersingkirnya secara memalukan dari Copa del Rey oleh tim divisi dua.
Meskipun kemenangan Real Madrid atas Levante, perhatian lainnya muncul dari ejekan yang dilakukan sebagian pendukung tuan rumah terhadap Vinicius Junior.
Dilansir dari Marca, peristiwa tersebut dimulai sebelum kick-off saat pemanasan dan pengumuman nama pemain.
Nama Vinicius langsung mendapat sorakan yang sangat keras dari penonton. Ia tampak terkejut, dan ada laporan bahwa ia menangis atau terlihat sangat terganggu saat berjalan di terowongan menuju lapangan.
Kemudian, ejekan tersebut juga terus berlangsung dalam pertandingan khususnya pada babak pertama.
Setiap kali Vinicius mengontrol bola, penonton di stadion Bernabeu langsung memberikan suara protes yang kuat.
Ia bukan satu-satunya yang menjadi sasaran ejekan para penggemar Real Madrid. Jude Bellingham dan Federico Valverde juga mengalami hal yang sama, tetapi Vinicius menjadi yang paling sering dan paling keras dikritik.
Kekesalan para penggemar Los Blancos ini muncul setelah kekalahan mereka di final Piala Super Spanyol melawan Barcelona hingga mengarah pada pemecatan Xabi Alonso.
Vinicius dianggap sebagai salah satu faktor yang menyebabkan Xabi Alonso dipecat.
Kinerja yang buruk (termasuk kekeringan gol dalam waktu lama di kandang), isu ketidakcocokan dengan Alonso, serta spekulasi perpanjangan kontrak yang terlambat menyebabkan hubungan keduanya menjadi rusak.
Selain kritikan dari para penggemar terhadap Vinicius, terdapat pula pesan chat yang berisi “Florentino, mundur!” (Florentino Prez mundur) yang terdengar di dalam stadion.
Di sisi lain, pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa memberikan pernyataan mengenai kritik yang dilontarkan para penggemar Real Madrid terhadap Vinicius.
“Anda tahu saya selalu sangat menghargai Bernabeu. Saya juga sering mendapat ejekan, dan salah satu hal yang membuat klub ini luar biasa adalah standar yang tinggi,” kata Arbeloa dilansir dari Marca.
“Kami memahami bagaimana minggu yang telah kami lalui, dan kami perlu menerima ekspektasi itu dengan tulus karena mereka tahu kami mampu memberikan lebih banyak lagi,” tambahnya.
Selanjutnya, Arbeloa juga memberikan dukungan kepada Vinicius. Menurutnya, pemain tersebut telah berkontribusi dalam upaya Los Blancos memperebutkan gelar belakangan ini.
“Saya akan berupaya meningkatkan kemampuan Vinicius,” tegas Arbeloa.
Saya akan meminta pemain saya untuk mencari Vinicius. Ia mewakili Real Madrid dengan sangat baik.
Saya merasa bangga menjadi pelatihnya. Dia akan memperoleh banyak gelar untuk kita, seperti yang telah dia lakukan sebelumnya.
Jangan sampai ada yang lupa apa yang telah dilakukan Vini di sini; ia telah memikul tim di punggungnya dan meraih gelar untuk kita.
“Ia adalah bagian dari kami dan akan tetap menjadi bagian dari kami selama waktu yang lama,” tutupnya.
Ringkasan Hasil dan Jadwal Liga Spanyol Pekan ke-20
Sabtu, 17 Januari 2026
- Espanyol 0-2 Girona
- Real Madrid 2-0 Levante
- Mallorca 3-2 Athletic Bilbao
Minggu, 18 Januari 2026
- Osasuna 3-2 Real Oviedo
- Real Betis 2-0 Villarreal
- Pukul 20.00 WIB – Getafe melawan Valencia
- Pukul 22.15 WIB – Atletico Madrid melawan Alaves
Senin, 19 Januari 2026
- Jam 00.30 WIB – Celta melawan Rayo
- Jam 03.00 WIB – Real Sociedad melawan Barcelona
Selasa, 20 Januari 2026
- Jam 03.00 WIB – Elche melawan Sevilla
Klasemen Liga Spanyol
(/Hafidh Rizky Pratama)
