Kanita, curi sorotan di wisuda ke-39 UNM dengan prestasi yang bikin hati ambyar

.CO.ID, JAKARTA — Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai kampus berbasis bisnis digital kembali mencatat momen penting dengan pelaksanaan Wisuda ke-39 pada Selasa (9/12/2025) di Gedung Pewayangan Kautaman, TMII, Jakarta Timur.

Di acara akademik besar yang dihadiri ratusan lulusan dan keluarga, satu nama menjadi pusat perhatian, yaitu Kanita Salsabila Dwi Irmanti, lulusan Program Studi Sains Data, yang meraih gelar Wisudawan Terbaik dengan IPK yang membanggakan sebesar 3.9.

Keberhasilan Kanita sebagai lulusan terbaik tidak datang dengan sendirinya. Di balik penampilannya yang anggun dan tenang, tersimpan perjalanan panjang penuh ketekunan dan usaha keras.

Ia mengakui, motivasi terbesarnya ialah keinginan untuk membuktikan kepada diri sendiri dan keluarganya bahwa ia mampu menyelesaikan pendidikan tinggi dengan hasil yang memuaskan serta membangun dasar yang kokoh untuk memasuki dunia kerja.

“Ini adalah langkah pertama saya menuju karier yang lebih profesional,” katanya dengan mata berbinar. Rasa haru dan tidak percaya menghiasi hati Kanita ketika namanya diumumkan sebagai salah satu lulusan terbaik UNM.

Ia tidak pernah secara khusus memburu predikat tersebut, tetapi melihat pencapaian ini sebagai gambaran nyata dari proses belajarnya selama bertahun-tahun di UNM.

“Saya merasa bahagia dan berterima kasih. Ini seolah menjadi pengakuan terhadap usaha yang telah saya lakukan sejak awal,” ujarnya, dilansir Selasa (16/12/2025).

Di tengah perjalanan akademiknya, Kanita menekankan bahwa keluarganya memiliki peran paling penting. Mereka menjadi sumber semangat dan alasan mengapa ia terus bertahan meskipun menghadapi masa-masa berat.

Tantangan terbesar selama masa perkuliahan muncul akibat tenggat waktu tugas yang sering kali berdekatan, sehingga memaksa dirinya untuk mengadopsi pengelolaan waktu yang lebih ketat.

Dengan menetapkan prioritas harian dan memecah tugas menjadi bagian-bagian kecil, Kanita mampu mengatasi tekanan akademik yang selama ini menjadi tantangan bagi banyak mahasiswa.

Salah satu momen paling berharga selama masa belajar di UNM terjadi ketika ia berhasil mengatasi mata kuliah yang sejak awal dianggap paling sulit. Dari pengalaman tersebut, rasa percaya diri Kanita semakin berkembang. “Saya merasa sangat bangga. Itu adalah titik perubahan bagi saya, bahwa saya ternyata mampu jika bersungguh-sungguh,” katanya.

Sebagai mahasiswa Ilmu Data, Kanita mempercayai metode pembelajaran melalui praktik langsung yang menurutnya paling efektif dalam memahami analisis data, pemrograman, hingga penyelesaian masalah digital.

Meskipun saat ini dia belum bekerja, cara berpikirnya yang terstruktur, kemampuannya dalam beradaptasi, serta pengalaman akademik di Kampus Digital Bisnis UNM membuatnya siap memasuki dunia industri kapan saja kesempatan muncul.

Pos terkait