Isi Artikel
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo melakukan empat kali perubahan susunan Kabinet Merah Putih sepanjang tahun 2025.
- Mengubah susunan kabinet melibatkan perubahan posisi menteri, wakil menteri, hingga kepala lembaga penting negara.
- Pergantian kabinet dilakukan secara bertahap mulai dari Februari hingga Oktober 2025 dengan tingkatan yang berbeda.
– Setelah dilantik pada 20 Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto telah melakukan beberapa kali perubahan (reshuffle) Kabinet Merah Putih yang dipimpinnya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Selama tahun 2025, Prabowo tercatat melakukan empat kali perubahan susunan kabinet.
Tindakan perubahan tersebut dilakukan karena berbagai alasan yang beragam, mulai dari pergantian menteri hingga penyusunan ulang sistem pemerintahan.
Bukan hanya jabatan menteri dan wakil menteri, Prabowo juga mengganti sejumlah kepala lembaga.
1) 19 Februari 2025
Prabowo melakukan perubahan pertama terhadap Kabinet Merah Putih pada 19 Februari 2025.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro dipecat dan digantikan oleh Brian Yuliarto.
Selain mengangkat Brian Yuliarto, Prabowo juga melantik sejumlah pimpinan lembaga, antara lain Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), serta Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Daftar reshuffle pertama:
- Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Sains menggantikan Satryo Brodjonegoro
- Muhammad Yusuf Ateh ditunjuk sebagai Kepala BPKP
- Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BPKP
- Amalia Adininggar Widyasanti serta Sonny Harry Budiutomo Harmadi dilantik menjadi Kepala dan Wakil Kepala BPS.
- Nugroho Sulistyo Budi sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara
2) 8 September 2025
Presiden Prabowo mengadakan perubahan besar di lima kementerian penting pada bulan September 2025.
Peristiwa itu terjadi setelah gelombang protes yang besar terjadi di berbagai daerah di Indonesia pada Agustus 2025.
Daftar reshuffle kedua:
- Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan
- Mukhtarudin menggantikan Abdul Kadir Karding dalam jabatan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
- Ferry Joko Yuliantono menggantikan Budi Arie Setiadi dalam jabatan Menteri Koperasi.
- Mochamad Irfan Yusuf dilantik sebagai Menteri Haji dan Umrah.
- Dahnil Anzar Simanjuntak dilantik sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.
- Budi Gunawan diangkat dari jabatan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam)
- Dito Ariotedjo dipecat dari jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)
3) 17 September 2025
Pada bulan September 2025, Prabowo kembali mengangkat beberapa nama.
Perubahan kabinet ketiga dilakukan oleh Prabowo pada 17 September 2025.
Termasuk pengangkatan tiga menteri dan tiga wakil menteri.
Daftar reshuffle ketiga:
- Djamari Chaniago menggantikan Budi Gunawan dalam posisi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan
- Erick Thohir menggantikan Dito Ariotedjo dalam posisi Menteri Pemuda dan Olahraga
- Afriansyah Noor dilantik menjadi Wakil Menteri Ketenagakerjaan
- Rohmat Marzuki dilantik menjadi Wakil Menteri Kehutanan
- Farida Farichah dilantik menjadi Wakil Menteri Koperasi
- Angga Raka Prabowo menggantikan Hasan Nasbi dalam jabatan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
- Muhammad Qodari menggantikan AM Putranto dalam posisi Kepala Staf Kepresidenan.
- Ahmad Dofiri ditunjuk sebagai Konsultan Khusus Presiden untuk Urusan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, serta Reformasi Kepolisian.
- Nanik Sudaryati Deyang dan Sonny Sanjaya dilantik menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional
- Sarah Sadiqa dilantik menjadi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)
4) 8 Oktober 2025
Pada tanggal 8 Oktober 2025, Prabowo mengangkat beberapa pejabat di Istana Kepresidenan.
Misalnya dua wakil menteri, yakni Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) dan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes).
Selain itu, pada saat yang bersamaan Prabowo melantik Duta Besar untuk negara sahabat, asisten khusus, hingga Kepala Badan Pengawasan (BP) BUMN.
Daftar reshuffle keempat:
- Akhmad Wiyagus dilantik menjadi Wakil Menteri Dalam Negeri
- Benyamin Paulus Octavianus dilantik menjadi Wakil Menteri Kesehatan
- Dirgayuza Setiawan dilantik menjadi Asisten Khusus Presiden di bidang komunikasi dan analisis kebijakan.
- Agung Gumilar Saputra dilantik menjadi Asisten Khusus Presiden di bidang analisis data strategis.
- Dony Oskaria dilantik menjadi Kepala Badan Pengawasan BUMN
- Aminudin Maruf dilantik menjadi Wakil Kepala Badan Pengawasan BUMN
- Teddy Barata dilantik menjadi Wakil Kepala Badan Pengawasan BUMN.
(/Gilang P)
