Jejak Dakwah KH Undang Sirat bin Yahya Dikenang di Haul ke-10 Pontianak!

Ratusan jamaah hadir dalam perayaan haul ke-10 KH Undang Sirat bin Yahya di Pontianak dengan suasana yang penuh khidmat!

   

— Pontianak, Kalbar — Majelis Rasulullah Al-Wahidyah bersama keluarga besar almarhum KH Undang Sirat bin Yahya mengadakan perayaan Haul ke-10 almarhum yang dihubungkan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, berlangsung di rumah anggota keluarga besar almarhum, yaitu di kediaman Ustadz Arabi bin Sirat bin Yahya, Jalan Bina Jaya, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, pada malam Rabu (24/12/2025).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB berlangsung dengan suasana yang penuh keagamaan, hormat, teratur, dan penuh ketenangan.

Ratusan jamaah dari berbagai wilayah terlihat memenuhi tempat acara sebagai bentuk rasa cinta, penghormatan, dan apresiasi terhadap jasa-jasa almarhum KH Undang Sirat bin Yahya yang dikenal luas sebagai ulama yang memiliki karisma, pendidik umat, serta tokoh dakwah yang tetap konsisten dalam menyebarkan ajaran Islam yang memberi rahmat bagi seluruh alam.

Jamaah yang hadir berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat, seperti Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Sintang, dan Sekadau. Selain itu, beberapa jamaah juga datang dari luar Provinsi Kalimantan Barat, antara lain dari Sulawesi Selatan serta Bekasi (Jawa Barat). Kehadiran jamaah dari berbagai daerah menunjukkan besarnya dampak dakwah dan teladan almarhum yang melampaui batas wilayah maupun generasi.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan bacaan Maulid Nabi Muhammad SAW, shalawat, tahlil, doa bersama, dan tausiyah agama. Keseluruhan rangkaian acara diikuti oleh jamaah dengan penuh kekhusyukan, ketertiban, serta adab, yang menunjukkan suasana majelis ilmu dan dzikir yang kaya akan nilai spiritual.

Hadiri acara tersebut Raja Kubu, Syarif Ibrahim bin Nyoh Al-Idrus, para habaib, para kiai, para ustaz, ulama yang terkenal, pemimpin majelis taklim, Ketua RT/RW setempat, serta tokoh masyarakat dan jamaah dari berbagai latar belakang.

Pemateri utama, Syekh Anas Said Az-Zu’bi, S.Pd.I., dalam ceramahnya menegaskan bahwa haul bukan hanya sekadar peringatan kematian seorang ulama, tetapi menjadi sarana untuk menghidupkan kembali nilai-nilai ilmu, perjuangan dakwah, akhlak, serta teladan yang telah disampaikan oleh para ulama kepada umat.

“Haul bukan sekadar mengenang kematian seorang tokoh ilmu, tetapi juga menghidupkan kembali jejak perjuangan, pengetahuan, akhlak, dan teladan beliau agar senantiasa menjadi panduan dan contoh bagi umat Islam di setiap masa,” ujar Syekh Anas di hadapan ribuan jamaah.

Ia juga mengajak umat Islam untuk meniru sifat dan akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, menjunjung sopan santun terhadap guru dan ulama, memperkuat persatuan antar sesama umat, serta tetap konsisten dalam menerapkan ajaran Islam secara menyeluruh di tengah tantangan masa kini.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi umat Islam saat ini tidak hanya terkait dengan isu sosial dan ekonomi, tetapi juga menghadapi krisis teladan, krisis kesopanan, serta krisis spiritual. Oleh karena itu, warisan para ulama seperti KH Undang Sirat bin Yahya sangat penting untuk terus dipelihara, dijaga, dan disampaikan kepada generasi berikutnya.

Peringatan haul ini juga berfungsi sebagai media untuk memperkuat tali persaudaraan di antara umat Islam dari berbagai daerah dan kalangan, mengumpulkan para ulama, habaib, santri, serta masyarakat luas dalam satu majelis dzikir, ilmu, dan doa.

Semangat jamaah yang hadir menunjukkan bahwa pesan dakwah, ilmu, dan akhlak yang disampaikan almarhum KH Undang Sirat bin Yahya masih hidup, sesuai dengan kebutuhan, dan terus memberikan dampak positif dalam kehidupan umat Islam di berbagai wilayah.

Acara diakhiri dengan doa bersama untuk almarhum KH Undang Sirat bin Yahya, para ulama, para pendahulu umat, serta permohonan untuk keselamatan, kedamaian, persatuan, dan keberkahan bagi umat Islam, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pos terkait