– Makan pagi merupakan waktu makan pertama yang dilakukan di pagi hari setelah tubuh beristirahat semalaman. Pada masa ini, cadangan energi tubuh telah menurun sehingga makan pagi memiliki peran penting dalam mengisi kembali energi yang diperlukan agar tubuh siap untuk beraktivitas.
Namun, beberapa orang terkadang melewatkan sarapan karena terburu-buru atau belum terbiasa. Padahal, sarapan memainkan peran penting bagi tubuh, yaitu sebagai sumber energi untuk memulai kegiatan. Selain itu, sarapan juga berdampak pada kemampuan otak agar lebih konsentrasi.
Khasiat Makan Pagi bagi Tubuh dan Otak
Seluruh anggota keluarga disarankan untuk terbiasa makan pagi setiap hari karena manfaat yang diberikan kepada tubuh dan otak sangat beragam. Dilansir dari Alodokter, terdapat beberapa keuntungan ketika melakukan sarapan, yaitu:
1. Menyediakan Nutrisi untuk Tubuh
Tidak mengonsumsi sarapan bisa menyebabkan kebutuhan akan vitamin dan nutrisi harian tidak terpenuhi secara maksimal. Beberapa penelitian menemukan bahwa orang yang biasa makan pagi cenderung lebih mudah memenuhi kebutuhan gizi secara keseluruhan, termasuk asupan serat, kalsium, dan berbagai jenis vitamin.
2. Memelihara Pikiran Tetap Konsentrasi
Kebiasaan makan pagi bisa membantu meningkatkan konsentrasi dan efisiensi, baik saat bekerja di kantor maupun belajar di sekolah. Sebaliknya, tidak makan pagi berpotensi mengurangi fokus dan kemampuan berpikir.
3. Meningkatkan Mood dan Suasana Hati
Jika di pagi hari kamu merasa lebih mudah tersinggung atau cepat marah, coba perhatikan apakah kamu sudah makan pagi atau belum. Rasa lapar bisa memengaruhi suasana hati, dan untuk menghindarinya kamu sebaiknya memulai hari dengan sarapan agarmood lebih stabil dan rasa stres di pagi hari bisa dikurangi.
4. Menjaga Kesehatan Tubuh dari Berbagai Penyakit
Sebuah studi menemukan bahwa perempuan sehat yang tidak makan pagi cenderung memiliki kadar kolesterol LDL yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang terbiasa sarapan. Selain itu, kebiasaan makan pagi juga dikaitkan dengan pengaturan asupan kalori yang lebih baik.
5. Menurunkan Berat Badan
Banyak penelitian mengungkapkan bahwa mengonsumsi sarapan dengan menu yang bergizi dapat mempercepat proses menurunkan berat badan. Kebiasaan makan pagi juga mendukung keberhasilan program diet karena mampu mengurangi rasa lapar pada siang hari, sehingga keinginan untuk makan berlebihan bisa lebih terkendali.
Sebaliknya, melewatkan sarapan justru menyebabkan seseorang lebih mudah tergoda untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan kalori namun tidak begitu mengenyangkan. Karena itu, umumnya orang yang tidak memulai hari dengan sarapan cenderung lebih suka mengemil, yang dapat berdampak pada peningkatan berat badan.
Dampak Makan Pagi terhadap Prestasi Akademik Anak
Manfaat sarapan ternyata sangat besar bagi anak-anak, karena sarapan memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh mereka. Tidak jauh berbeda dengan penjelasan sebelumnya, anak-anak yang terbiasa makan pagi terbukti lebih konsentrasi dan prestasi akademiknya di sekolah meningkat.
Dilansir dari Halodoc, seorang dokter spesialis gastroenterologi anak asal Amerika Serikat bernama Ronald E. Kleinman, M.D., menyatakan bahwa anak-anak yang terbiasa melewatkan sarapan cenderung memiliki kemampuan berpikir dan daya ingat yang lebih rendah dibandingkan dengan anak yang selalu makan pagi setiap hari.
Hal ini tentu memperkuat fakta bahwa sarapan memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja otak serta bermanfaat bagi tubuh. Selain itu, anak yang terbiasa makan pagi cenderung memiliki kepribadian yang lebih disiplin karena biasanya bangun lebih awal.
