, SOLOK SELATAN – Menyambut hari jadi yang ke-22, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan resmi merilis rangkaian kegiatan besar-besaran yang akan memanjakan masyarakat setempat.
Perayaan tahun 2026 ini mengusung berbagai agenda mulai dari turnamen olahraga, aksi sosial, hingga gelaran religi.
Bupati Solok Selatan, Khairunas bersama Wakil Bupati, Yulian Efi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta menyukseskan rangkaian acara yang dipusatkan di beberapa titik strategis, terutama di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Solok Selatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kemeriahan sudah dimulai sejak akhir tahun 2025 dengan digelarnya turnamen futsal bertajuk Senangkala Cup II.
Pertandingan ini berlangsung selama tiga hari, yakni 29-31 Desember 2025 di Jaya Futsal mulai pukul 09.00 WIB.
Memasuki awal tahun baru, tepatnya pada Jumat, 2 Januari 2026, suasana akan semakin semarak dengan adanya Fashion Show “Parade Baju Adat”. Acara yang menonjolkan kekayaan budaya lokal ini akan dihelat di RTH Solok Selatan pada siang hari.
Tak hanya soal estetika dan budaya, Pemkab Solok Selatan juga menunjukkan kepedulian terhadap ekonomi kerakyatan melalui Pameran UMKM.
Pameran ini berlangsung selama dua hari, yakni 2-3 Januari 2026, sebagai wadah bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produk unggulan mereka.
Di lokasi yang sama, masyarakat juga bisa mendapatkan layanan gratis melalui agenda Pelayanan Kesehatan dan Donor Darah.
Kegiatan sosial ini dijadwalkan berlangsung pada pagi hari selama dua hari berturut-turut untuk memastikan kesehatan warga tetap terjaga di momen perayaan.
Bagi pecinta seni, jangan lewatkan Penampilan Kesenian Anak Nagari yang akan digelar pada sore hari di RTH Solok Selatan.
Pertunjukan ini menjadi ajang unjuk bakat bagi putra-putri daerah dalam melestarikan warisan leluhur melalui gerak dan nada.
Sektor pendidikan pun tak luput dari perhatian. Bekerja sama dengan Padang TV, diadakan lomba Cerdas Quran tingkat SD/MIN dan SMP/MTsN. Kompetisi edukatif ini akan berlangsung di Aula Sarantau Sasurambi mulai tanggal 2 hingga 6 Januari 2026.
Pemerintah juga memperhatikan daya beli masyarakat dengan menggelar Gerakan Pangan Murah pada 5-6 Januari 2026. Sementara itu, pada Senin, 5 Januari 2026 pagi, jalanan akan dipenuhi warna-warni Parade/Pawai Kebudayaan yang menempuh rute dari SMP 3 Solok Selatan menuju RTH.
Sebagai puncak acara secara administratif, akan dilaksanakan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Solok Selatan pada Rabu, 7 Januari 2026. Acara ini merupakan momen refleksi atas pencapaian kabupaten selama 22 tahun berdiri.
Rangkaian hari jadi ini akan ditutup dengan suasana khidmat melalui Tabligh Akbar dan Malam Peduli Bencana Sumatera.
Acara religi sekaligus aksi kemanusiaan ini akan dilangsungkan di RTH Solok Selatan pada Rabu malam, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai.
Sebelumnya, Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, menegaskan bahwa usia 22 tahun merupakan fase kematangan bagi sebuah kabupaten.
Menurutnya, pencapaian yang ada saat ini tidak terlepas dari kerja keras kolektif sejak kabupaten ini resmi berdiri memisahkan diri dari kabupaten induk.
Ia mengingatkan bahwa tujuan utama dari pemekaran Solok Selatan dua dekade silam adalah untuk mendekatkan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
“Pemekaran Kabupaten Solok Selatan ini memiliki tujuan luhur, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inilah saat yang tepat bagi kita semua untuk memberikan yang terbaik bagi daerah ini,” ujar Yulian Efi saat memimpin Apel Gabungan ASN di Padang Aro, Senin (29/12/2025).
Di hadapan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir, ia menekankan pentingnya kontribusi nyata dari setiap individu.
Ia meminta setiap pegawai memberikan dedikasi maksimal sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing tanpa terkecuali.
Selain euforia menyambut hari ulang tahun, momen ini juga krusial karena bertepatan dengan masa transisi tahun anggaran.
Peralihan dari tahun 2025 menuju 2026 menuntut ketelitian dan kerja cepat dari seluruh jajaran OPD.
Wabup Yulian Efi menginstruksikan seluruh pimpinan OPD untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja sepanjang tahun ini.
Hal ini penting untuk memastikan tidak ada pekerjaan yang terbengkalai di penghujung tahun.(*)
