Destinasi Wisata Alam yang Menenangkan di Minahasa Utara
Mencari suasana tenang untuk melepas penat di ujung tahun, Sulawesi Utara menawarkan banyak destinasi alam yang masih asri dan menenangkan. Salah satu wilayah yang mulai dilirik oleh para traveler pencinta wisata alam adalah Minahasa Utara, dengan pesona pesisir dan desa wisata yang berkembang. Bagi kamu yang ingin perjalanan singkat dan terarah, menyusun itinerary sederhana bisa jadi kunci agar liburan tetap nyaman dan berkesan.
Pilihan tepat untuk liburan akhir tahun yang lebih intim yaitu bisa dengan menjelajah mangrove Desa Budo, sebuah kawasan alam yang berada di kawasan Desa Wisata Budo. Mangrove Desa Budo dikenal dengan jalur kayu yang membelah rimbunnya hutan bakau dan suasana yang masih sangat alami. Tempat ini cocok untuk healing berdua, berjalan santai sambil menikmati udara laut yang segar dan pemandangan hijau sejauh mata memandang.
Suasana tenang tanpa keramaian membuat pengunjung bisa lebih menikmati momen kebersamaan. Kawasan mangrove ini juga sering dimanfaatkan sebagai spot edukasi lingkungan dan wisata berbasis masyarakat. Tak perlu bujet besar untuk menikmati keindahan alam di Minahasa Utara, karena biaya masuk dan aktivitas di sini relatif terjangkau.
Berikut adalah rekomendasi itinerary lengkap untuk menghabiskan waktu di mangrove Desa Budo:
-
15.00 WITA — Perjalanan Menuju Mangrove Desa Budo
Perjalanan dimulai pukul 15.00 WITA menuju Wisata Mangrove Desa Budo, Kecamatan Wori, Minahasa Utara. Destinasi ini bisa diakses dengan kendaraan pribadi dari arah Manado maupun wilayah Minahasa Utara. -
15.30 WITA — Tiba di Kawasan Wisata Mangrove Desa Budo
Setibanya di lokasi, suasana asri langsung terasa begitu memasuki kawasan hutan mangrove Desa Budo. Kawasan wisata ini memiliki sekitar 30 hektare hutan mangrove yang membentang di sepanjang pesisir pantai desa.
-
15.40 WITA — Registrasi dan Persiapan Jelajah Mangrove
Sebelum mulai menjelajah, pengunjung melakukan registrasi tiket masuk di pintu kawasan wisata. Fasilitas dasar seperti area parkir, jalur kayu, dan beberapa spot duduk tersedia untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Disarankan mengenakan alas kaki yang nyaman karena kamu akan berjalan kaki cukup panjang menyusuri jalur mangrove. Tiket masuk: Rp 10.000/orang. -
16.00 WITA — Menyusuri Jalur Kayu Mangrove
Mulai pukul 16.00 WITA, kamu dan pasangan bisa berjalan santai menyusuri jalur kayu sepanjang kurang lebih 500 meter yang membelah rimbunnya hutan mangrove. Di sepanjang jalur ini, suasana sejuk dan tenang sangat terasa, ditemani suara alam dan semilir angin laut. Jalur ini mengarah langsung ke dermaga wisata, sekaligus menjadi spot favorit untuk foto-foto dengan latar mangrove yang hijau.
-
16.30 WITA — Tiba di Dermaga Wisata Mangrove
Dermaga menjadi tempat ideal untuk duduk santai, menikmati suasana pesisir, dan quality time berdua tanpa gangguan. Dari titik ini, kamu bisa melihat keindahan Pulau Bunaken, Manado Tua, dan Pulau Siladen dari kejauhan saat cuaca cerah. -
17.00 WITA — Menikmati Sunset di Mangrove Desa Budo
Menjelang sore, kawasan mangrove Desa Budo menyuguhkan pemandangan sunset yang memanjakan mata. Momen ini menjadi waktu paling pas untuk healing, berbincang santai, atau sekadar menikmati kebersamaan di penghujung hari. -
17.45 WITA — Bersiap Kembali
Setelah menikmati suasana sore, pengunjung mulai bersiap meninggalkan kawasan mangrove. Perjalanan pulang dilakukan dengan suasana lebih tenang setelah seharian menikmati alam Desa Wisata Budo.
Tonton juga:
Rincian estimasi dalam itinerary mangrove Desa Sade:
Tiket Masuk: Rp 20.000
Parkir: Rp 5.000
Bensin/BBM (PP): Rp 25.000
TOTAL: Rp 50.000
