Integrasi Layanan Akademik, UIN Saizu Bertransformasi ke SAIZU LINK

, PURWOKERTO– UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto secara resmi memulai langkah signifikan dalam pengembangan teknologi digital.

Mulai tanggal 1 Januari 2026, UIN Saizu akan berhenti menggunakan aplikasi SIPINTER yang dimiliki oleh PT SEVIMA dan beralih sepenuhnya ke sistem informasi akademik yang dikembangkan sendiri dengan nama SAIZU LINK.

Bacaan Lainnya

Keputusan ini diambil setelah rapat pimpinan yang diadakan pada 2 Desember 2025.

Tindakan migrasi ini dilakukan sebagai upaya institusi pendidikan tinggi untuk memiliki kendali penuh terhadap sistem informasi dan data akademik mereka sendiri.

Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, membandingkan penggunaan sistem informasi dalam tiga tahun terakhir seperti tinggal di sebuah rumah kontrakan yang penuh dengan keterbatasan.

Dengan beralih ke SAIZU LINK, kampus kini memiliki “rumah sendiri” yang dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan perkembangan universitas.

“Sejauh ini kita menggunakan Sipinter yang basis aplikasinya tidak dimiliki oleh kita, melainkan oleh pihak lain. Kita hanya memiliki hak untuk memanfaatkan sebagian fitur. Oleh karena itu, kita menghadapi berbagai keterbatasan, jika ingin melakukan perbaikan atau menambahkan fitur baru, tidak bisa dengan cepat terpenuhi,” kata Prof. Ridwan dalam sosialisasi virtual bersama para dosen dan staf kependidikan, Selasa (23/12/2025).

Selanjutnya, Prof. Ridwan menekankan bahwa perpindahan ini merupakan bagian dari semangat peningkatan pelayanan.

“Filosofi dari perpindahan atau hijrah ini adalah kita menginginkan sesuatu yang lebih baik, layanan yang lebih cepat, akurat, dan sesuai dengan kebutuhan lokal kami. Jika ada bagian yang perlu diperbaiki atau disempurnakan, semuanya menjadi prioritas utama kita,” tambahnya.

Dalam sejalan dengan visi tersebut, Slamet Siswanto, konsultan pengembangan sistem dari UIN Sunan Kudus, menjelaskan bahwa SAIZU LINK dirancang dengan arsitektur terkini yang menekankan kemudahan dalam akses.

Sistem ini mengandalkan konsep Single Sign-On (SSO), di mana satu akun bisa digunakan untuk masuk ke berbagai aplikasi yang ada di dalam universitas.

Aplikasi ini berlandaskan konsep penggunaan satu akun yang dapat digunakan untuk berbagai aplikasi.

Semoga tidak lagi terjadi ketergantungan pada pihak luar, sehingga TIPD sebagai unit pengelola mampu secara mandiri mengembangkan serta mengelola sistem informasi.

Kami membuat sistem yang bersifat open source sehingga teman-teman UIN Saizu dapat menjelajahi dan mengubah sesuai dengan kebutuhan,” jelas Slamet.

Ia juga menyampaikan bahwa SAIZU LINK akan menjadi pusat integrasi berbagai layanan kampus.

“Kemudian integrasi dalam sistem kinerja, kehadiran karyawan, sistem keuangan, akademik, hingga LMS (Learning Management System) akan kami sediakan dalam aplikasi SAIZU LINK yang insyaallah mulai digunakan secara resmi pada Januari 2026,” katanya.

Secara teknis mengenai peralihan, universitas telah menentukan jadwal yang sangat ketat.

Semua dosen diwajibkan menyelesaikan pengisian nilai, kehadiran, dan jurnal kuliah melalui sistem SIPINTER paling cepat 28 Desember 2025.

Kemudian, aplikasi lama tersebut akan sepenuhnya dinonaktifkan pada 31 Desember 2025.

Prof. Ridwan juga menekankan perlunya pengurangan risiko selama periode transisi ini.

“Karena barang baru, saya rasa diperlukan penyesuaian dan proses pembelajaran yang memadai. Jika nanti dalam proses peralihan terdapat hal yang menyulitkan, mohon dimengerti karena ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas layanan. Saya mengharapkan para dosen memastikan memiliki arsip atau salinan data pribadi terkait pekerjaan akademik sebelum proses migrasi dilakukan,” tutupnya.

Untuk memastikan kelancaran proses transisi ini, UPT TIPD UIN Saizu yang dipimpin oleh Muchammad Fadlan akan menyediakan berbagai platform panduan agar mahasiswa dan staf pendidik dapat lebih mudah dalam menggunakan SAIZU LINK.

Sehingga di awal tahun baru mendatang, seluruh kegiatan digital kampus dapat berlangsung maksimal dalam sistem informasi akademik yang dimiliki. (***)

Pos terkait