Inara Rusli cabut laporan polisi, bertahan jadi istri siri Insanul Fahmi, dan ingin damai dengan Mawa

JAKARTA, – Selebgram Inara Rusli mengambil keputusan terkait nasib hubungannya dengan pengusaha Insanul Fahmi.

Setelah sempat melaporkan Insanul atas dugaan penipuan, Inara kini memutuskan untuk mencabut laporan tersebut dan mempertahankan pernikahannya.

Bacaan Lainnya

Keputusan ini diambil usai pertemuan tertutup yang melibatkan keluarga kedua belah pihak yang dimediasi oleh guru spiritual Inara, Buya Yahya.

Berikut rangkuman alasan dan perkembangan terbaru kasus Inara Rusli dan Insanul:

1. Ikuti Nasihat Buya Yahya

Inara mengungkapkan, keputusan besarnya untuk tetap bersama Insanul didasari oleh nasihat dari Buya Yahya.

Dalam pertemuan tersebut, ditekankan bahwa keabsahan pernikahan secara agama adalah prioritas utama dibandingkan opini publik yang beredar.

“Buya menyampaikan bahwa kalau sudah sah, sudah halal, sudah enggak perlu lagi memikirkan opini publik. Karena yang menjalankan rumah tangga ini kan antara suami dan istri,” kata Inara Rusli kepada awak media.

2. Merasa Wajib Taat pada Suami

Meskipun pernikahannya dengan Insanul masih berstatus nikah siri dan belum tercatat secara administrasi negara, Inara meyakini ikatan tersebut sah secara syariat Islam.

Oleh karena itu, ia merasa memiliki kewajiban untuk taat kepada Insanul.

“Jadi sebagai istri, walaupun belum tercatat secara negara tapi sudah berlaku hukum agama, sudah berlaku syariat Islam, ya saya harus tetap mendengarkan dan patuh terhadap suami saya. Karena biar bagaimanapun saudara Insan sudah menjadi suami saya,” ujar Inara.

Ia menambahkan, keputusan ini juga diperkuat karena Insanul telah menunjukkan iktikad baik dengan menemui keluarga besar Inara untuk mengklarifikasi polemik yang terjadi.

3. Resmi Cabut Laporan Polisi

Seiring dengan kesepakatan tersebut, Inara Rusli resmi mencabut laporan polisi terhadap Insanul Fahmi di Polda Metro Jaya pada Senin (29/12/2025) kemarin.

Sebelumnya, pada 1 Desember 2025, Inara melaporkan Insanul menggunakan Pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Laporan itu dibuat karena Inara merasa tertipu oleh pengakuan Insanul yang mengaku lajang (single) saat mendekatinya, padahal diketahui masih berstatus suami sah dari wanita bernama Wardatina Mawa.

Kini, Inara memastikan hubungannya dengan Insanul sudah membaik.

“Baik, semua baik,” ucapnya.

4. Ingin berdamai dengan Mawa

Inara Rusli juga menyatakan keinginannya untuk menyelesaikan konflik dengan Wardatina Mawa, istri sah dari suaminya, Insanul Fahmi, melalui jalur perdamaian.

“Kami sudah menyelesaikan persoalan dengan pihak Pak Insanul secara kekeluargaan. Harapannya, komunikasi dan perdamaian juga bisa terjalin dengan Ibu Wardatina,” ujar Daru Quthny, kuasa hukum Inara.

Menurut Daru, pihak Inara membuka peluang selebar-lebarnya jika Wardatina maupun kuasa hukumnya memiliki itikad baik untuk berdialog dan mencari jalan tengah.

“Kami sangat terbuka apabila Ibu Wardatina atau tim hukumnya ingin menanggapi niat baik ini,” katanya.

Namun demikian, proses menuju perdamaian tersebut belum bisa segera dilakukan karena Wardatina diketahui berdomisili di Medan, Sumatera Utara. Oleh sebab itu, langkah penyelesaian ditempuh secara bertahap.

Di sisi lain, Inara Rusli mengaku tidak menutup kemungkinan untuk bertemu langsung dengan Wardatina Mawa apabila nantinya proses mediasi dapat difasilitasi.

Ia berharap, pertemuan tersebut dapat menjadi jalan penyelesaian terbaik bagi semua pihak yang terlibat.

“Insya Allah ada rencana ke arah sana,” ujar Inara singkat.

5. Dugaan perselingkuhan

Sebagai informasi, keretakan ini bermula dari laporan Wardatina Mawa ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (22/11/2025).

Wardatina melaporkan Inara dan Insanul atas dugaan perselingkuhan dan perzinahan dengan bukti rekaman CCTV.

Insanul sendiri sempat membela diri dalam sebuah podcast, menyatakan bahwa rekaman CCTV tersebut diambil di rumah Inara setelah mereka melangsungkan pernikahan siri,

Hingga saat ini, Inara mengaku belum berkomunikasi dengan Wardatina Mawa dan enggan berkomentar banyak mengenai kesiapannya jika harus menjalani poligami.

Pos terkait