Gali Freitas Rayakan Ulang Tahun ke-21 Tahun! Bintang Persebaya Surabaya Masih Bisa Main di Malaysia?

— Gali Freitas kembali menjadi pusat perhatian publik sepak bola Asia Tenggara setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-21 tahun. Fakta ini membuat bintang Persebaya Surabaya tersebut berpeluang besar masih memenuhi syarat usia untuk tampil di SEA Games 2027 di Malaysia.

Perayaan ulang tahun Gali Freitas langsung viral di media sosial dan memicu diskusi panjang di kalangan pencinta sepak bola.

Bacaan Lainnya

Sejumlah akun Instagram sepak bola menyoroti usia sang pemain yang dinilai tidak lazim jika melihat perjalanan kariernya sejak usia sangat muda.

Salah satu akun yang ikut mengangkat isu ini adalah @garudazoneindonesia pada Kamis (1/1/2026).

“Ingin tahu sebuah fakta gila? Kemarin, Gali Freitas baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-21 tahun. Itu berarti, Gali Freitas masih bisa bermain di SEA Games tahun depan di Malaysia!” tulis akun tersebut.

Unggahan itu langsung menuai ribuan respons dari netizen yang mempertanyakan konsistensi data usia Gali Freitas.

Perbincangan kian panas karena sang pemain tercatat sudah lama malang melintang di level tim nasional senior.

Gali Freitas diketahui sudah menjalani debut bersama Timnas Timor Leste senior pada 1 September 2018.

Saat itu, ia dimainkan selama 62 menit dalam ajang ASEAN Championship Qualification melawan Brunei Darussalam di bawah asuhan Norio Tsukitate.

Jika mengacu pada tanggal lahir 31 Desember 2004, usia Gali Freitas ketika menjalani debut senior tersebut baru 13 tahun 8 bulan. Fakta ini dinilai tidak lazim dan memunculkan tanda tanya besar di kalangan publik sepak bola regional.

Setahun kemudian, pada Juni 2019, Gali Freitas kembali dipanggil memperkuat Timnas Timor Leste senior di ajang Kualifikasi Piala Dunia Asia.

Dalam dua leg melawan Malaysia, ia hanya duduk di bangku cadangan tanpa mencatat menit bermain.

Kondisi itu semakin menguatkan rasa penasaran netizen terkait usia asli sang pemain. Kolom komentar pun dipenuhi beragam spekulasi dan pengalaman personal para suporter yang merasa pernah melihat Gali bermain sejak lama.

“Asal tau aja kawan timor leste merdeka 2002, di tahun itu ktp,kk,dan akte kelahiran diperbarui sesuai negara timor leste yah mungkin saja umurnya ikut kereset,” tulis salah satu suporter.

Komentar lain menyebut, “Perasaan SEA Games 2017 udah vs Evan Dimas cs dah.”

Ada pula netizen yang menyoroti data usia di berbagai platform daring yang dinilai tidak konsisten. “Buset buka Wikipedia ada 3 versi, pas muncul 1996, pas dibuka keterangan yang atas 2006, yang bawah 2004,” tulis seorang pengguna.

Kontroversi usia Gali Freitas sejatinya bukan hal baru dalam kariernya. Isu serupa sempat mencuat saat Piala AFF U-15 2019 yang digelar di Chonburi, Thailand.

Kala itu, ia dituduh berusia lebih tua dari batas yang diperbolehkan dan bahkan disebut sudah berusia 22 tahun. Media Singapura, tnp.sg, turut mengangkat isu tersebut dalam laporannya pada 2 Agustus 2019.

“Isu abadi tentang pemain yang melebihi batas usia yang ikut serta dalam turnamen usia muda kembali mencuat,” tulis media tersebut.

Mereka juga menyoroti Gali Freitas yang tampil menonjol dengan mencetak empat gol saat Timor Leste menang 7-1 atas Filipina.

Media tersebut menambahkan Gali Freitas juga tercantum di skuad senior Timor Leste pada Piala AFF Suzuki 2018. Bahkan disebutkan ia tercatat berusia 22 tahun di situs resmi turnamen tersebut.

Pelatih Malaysia saat itu, P. Maniam, mengaku mendapat informasi Gali Freitas memiliki dua kartu identitas. “Freitas mencetak gol pada hari Rabu saat Timor Leste menahan imbang Indonesia dengan skor 1-1,” lanjut laporan tersebut.

Menanggapi kontroversi itu, AFF melakukan penyelidikan menyeluruh terkait kelayakan usia Gali Freitas. Hasilnya diumumkan Komite Disiplin dan Etika Ad Hoc AFF pada 4 Agustus 2019.

“Pemain Paulo DG Da C. Freitas dianggap memenuhi syarat untuk berpartisipasi,” tulis AFF dalam rilis resminya. AFF menegaskan tidak ditemukan pelanggaran setelah evaluasi dokumen dan laporan medis dilakukan.

Secara profil, Gali Freitas lahir di Dili, Timor Leste, pada 31 Desember 2004. Pemain berpostur 1,65 meter itu berposisi utama sebagai sayap kiri dengan kaki dominan kiri.

Selain sayap kiri, ia juga mampu bermain sebagai sayap kanan dan gelandang serang. Nilai pasar Gali Freitas saat ini mencapai Rp 3,48 miliar.

Gali Freitas resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 1 Juli 2025. Sebelumnya, ia memperkuat PSIS Semarang selama dua musim sejak 2023/2024 hingga 2024/2025.

Bersama PSIS, ia mencatat 61 pertandingan dengan torehan 12 gol dan 11 assist. Total menit bermainnya mencapai 4.825 menit dengan koleksi 14 kartu kuning.

Di Persebaya Surabaya, kontribusinya langsung terasa dalam waktu singkat. Dari 14 laga, Gali Freitas mencetak 2 gol, 2 assist, dan bermain selama 799 menit.

Di level internasional, Gali Freitas telah membela Timnas Timor Leste senior dalam 16 pertandingan. Ia mencetak 3 gol, 2 assist, dan mencatat total 1.268 menit bermain.

Dengan usia yang baru menginjak 21 tahun, peluang Gali Freitas tampil di SEA Games 2027 masih terbuka lebar. Fakta ini kembali menegaskan betapa unik dan penuh dinamika perjalanan karier sang bintang Persebaya Surabaya.

Pos terkait