Dzikir Pagi Petang Bahasa Arab dan Latin dengan Terjemahan dan Manfaatnya

Ringkasan Berita:

  • Doa pagi dan petang dilakukan setelah shalat Subuh hingga matahari terbit serta menjelang shalat Magrib hingga malam tiba, sebagai cara untuk mengingat Allah dan memperkuat keyakinan.
  • Membaca dzikir di pagi dan petang dapat membantu meredakan hati, menjaga keyakinan, memperbaiki akhlak, serta mendatangkan rahmat Allah dalam kehidupan sehari-hari.

 

Bacaan Lainnya

Amalan sunnah berupa dzikir di pagi dan petang sangat dianjurkan dalam ajaran agama Islam.

Praktik ini menjadi kebiasaan para nabi dan orang-orang shaleh dalam memulai serta mengakhiri hari dengan mengingat Allah SWT.

Di tengah kesibukan dan tantangan kehidupan sehari-hari, dzikir pagi dan petang memiliki peran penting sebagai penguat iman. Dengan berdzikir, seorang Muslim dapat meredakan jiwa serta menyusun niat sebelum memulai aktivitasnya.

Waktu pelaksanaan dzikir pagi dimulai setelah shalat Subuh sampai matahari terbit. Sementara dzikir petang dilakukan mulai menjelang matahari terbenam hingga masuk waktu malam.

Bacaan dzikir di pagi dan petang berasal dari ayat-ayat Al-Qur’an, doa-doa Nabi Muhammad SAW, serta kalimat-kalimat indah yang penuh makna. Tiap bacaan berisi permohonan perlindungan, pengampunan, dan keberkahan.

Praktik ini tidak hanya diucapkan secara lisan, tetapi juga dirasakan dalam jiwa.

Dengan memahami makna ibadah zikir, seorang Muslim mampu menciptakan ketenangan dan keakraban dengan Allah SWT.

Dengan melakukan dzikir di pagi dan petang, umat Islam diharapkan mampu menjalani hari dengan penuh ketenangan, rasa syukur, serta keyakinan bahwa Allah selalu mengawasi setiap langkah dalam kehidupan.

Secara umum, membaca dzikir pagi dan petang serta dzikir-dzikir lainnya merupakan perbuatan yang sangat disukai oleh Allah.

Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad, dari Abdullah bin Busr, dia berkata:

Datang dua orang Arab kepada Rasulullah SAW, lalu salah satu dari mereka berkata, “Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang terbaik?” Beliau menjawab, “Yang umurnya panjang dan amalnya baik.” Sedangkan yang lainnya berkata, “Wahai Rasulullah, hukum-hukum Islam telah banyak bagiku, maka perintahkanlah aku dengan sesuatu yang dapat kusekuti.” Maka beliau bersabda, “Hendaknya lisankamu selalu basah karena mengingat Allah Ta’ala.”

Maknanya: “Ada dua orang Arab (badui) datang kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu salah satu dari mereka bertanya, ‘Wahai Rasulullah, manusia yang bagaimanakah yang baik?’

Yang memiliki umur panjang dan amalannya baik,” jawab beliau. Salah satu yang lain bertanya, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya ajaran Islam sangat banyak. Berilah aku suatu perbuatan yang dapat kusekutukan.

“Biarkan mulutmu selalu basah dengan mengingat Allah,” jawabnya. (HR. Ahmad 4: 188, sanad shahih menurut pendapat Syaikh Syu’aib Al Arnauth).

Dengan membaca dzikir pagi dan petang beserta terjemahannya, umat Islam diharapkan mampu memperdalam pemahaman terhadap makna doa yang diucapkan.

Pemahaman ini akan memperkuat ketenangan hati, sehingga dzikir tidak hanya diucapkan dengan mulut, tetapi juga dirasakan dalam jiwa dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bacaan Doa Pagi dan Sore

Berikut ini adalah bacaan dzikir pagi dan petang atau dzikir singkat yang dikutip dari rumaysho.com:

#1 Membaca ayat Kursi

Allah tidak ada tuhan selain Dia, Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak menimpa-Nya kantuk dan tidur. Milik-Nya segala yang ada di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya kecuali dengan izin-Nya? Dia mengetahui apa yang di depan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak bisa mengetahui sesuatu dari ilmu-Nya kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi, dan Dia tidak merasa berat menjaga keduanya. Dan Dia adalah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.

“Tuhan, tidak ada tuhan selain Dia, yang hidup kekal dan terus-menerus mengelola makhluk-Nya. Dia tidak pernah mengantuk dan tidak pernah tidur. Milik-Nya segala sesuatu di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberikan syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di depan mereka dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah kecuali apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah mencakup langit dan bumi. Dia tidak merasa berat dalam memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. Al Baqarah: 255) (Dibaca 1 x)

Manfaat: Siapa pun yang membacanya di waktu sore, maka ia akan dilindungi (oleh Allah dari berbagai gangguan) hingga pagi. Siapa pun yang membacanya di waktu pagi, maka ia akan dilindungi hingga sore.

#2 Membaca ayat Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Naas

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Katakanlah, “Dia adalah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang dipercaya. Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya.”

“Dengan menyebut nama Allah yang penuh kasih dan murah hati. Katakanlah: Dialah Allah, Yang Esa. Allah adalah Tuhan yang segala urusan bergantung kepada-Nya. Dia tidak memiliki anak dan tidak pula dilahirkan, serta tidak ada yang sama dengan-Nya.” (QS. Al Ikhlas: 1-4) (Dibaca 3 kali)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai fajar, dari kejahatan apa yang Dia ciptakan, dan dari kejahatan orang yang gelap ketika ia mendekat, dan dari kejahatan perempuan-perempuan yang menghembuskan pada simpul-simpul, dan dari kejahatan orang yang dengki ketika ia dengki.

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai fajar, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam ketika gelap, serta dari kejahatan-kejahatan perempuan penggoda yang menghembuskan pada ikatan-ikatan, dan dari kejahatan orang yang iri hati ketika ia merasa iri.” (QS. Al Falaq: 1-5) (Dibaca 3 kali)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan bisikan yang terus-menerus, yang bisikannya di hati manusia, baik dari kalangan jin maupun manusia.

“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan manusia, Raja manusia, dan Penguasa manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang selalu bersembunyi, yang membisikkan (keburukan) ke dalam hati manusia, dari makhluk jin dan manusia.” (QS. An Naas: 1-6) (Dibaca 3 kali)

Manfaat: Siapa pun yang mengucapkannya tiga kali setiap pagi dan sore, maka segala kebutuhan akan terpenuhi baginya.

#3

Kami bangun dan kerajaan milik Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan selain Allah yang tunggal, tidak ada sekutu baginya, kerajaan adalah milik-Nya dan segala puji bagi-Nya, dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu. Tuhan, aku memohon kebaikan di hari ini dan kebaikan setelahnya, dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan di hari ini dan kejahatan setelahnya, Tuhan, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan keburukan tua, Tuhan, aku berlindung kepada-Mu dari siksa api neraka dan siksa kubur.

Ashabahnaa wa ashabahal mulku bagi Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan selain Allah yang satu, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian, dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu. Tuhanku, aku memohon kebaikan apa yang ada di hari ini dan kebaikan apa yang akan datang setelahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa yang ada di hari ini dan keburukan apa yang akan datang setelahnya. Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari rasa malas dan kelemahan usia. Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari siksa api neraka dan siksa kubur.

Artinya:

“Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada tuhan (yang layak disembah) selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dialah yang Maha Perkasa atas segala sesuatu. Ya Tuhanku, aku memohon kepada-Mu kebaikan pada hari ini dan kebaikan setelahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan setelahnya. Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari rasa malas dan keburukan di masa tua. Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari siksa api neraka dan siksa kubur.” (Dibaca 1 kali)

Manfaat: Memohon kepada Allah kebaikan pada hari ini dan kebaikan di masa depan, serta meminta perlindungan dari keburukan pada hari ini dan keburukan di masa depan. Di dalamnya juga terdapat permohonan agar terhindar dari rasa malas meskipun mampu melakukan amal, serta terlindung dari kejelekan ketika tua. Dalamnya juga mencakup permohonan agar selamat dari siksa kubur dan siksa neraka yang merupakan hukuman paling berat pada hari kiamat nanti.[3]

#4

Ya Allah, dengan Engkau kami berpagi hari, dengan Engkau kami berlalu siang, dengan Engkau kami hidup, dengan Engkau kami mati, dan kepada-Mu kami kembali.

Ya Allah, dengan Engkau kami bangun, dengan Engkau kami tidur, dengan Engkau kami hidup, dengan Engkau kami mati, dan kepada-Mu kami kembali.

Artinya:

“Ya Allah, dengan kasih dan bantuan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan kasih dan bantuan-Mu kami memasuki waktu sore. Dengan kasih dan bantuan-Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu semua makhluk akan bangkit.” (Dibaca 1 x)

#5 Membaca Sayyidul Istighfar

Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perjanjian dan janji-Mu sejauh kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.

Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu, dan aku berada dalam perjanjian dan janji-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang telah kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu atasku, dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni kesalahan selain Engkau.

Artinya:

“Ya Allah, Engkau adalah Tuhan-Ku, tidak ada tuhan yang layak disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku kepada-Mu (yaitu aku akan menyembah-Mu dengan tulus) sebisa ku dan aku percaya akan janji-Mu (berupa surga bagiku). Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang kuperbuat. Aku mengakui karunia-Mu kepadaku dan aku mengakui kesalahan-kesalahanku. Oleh karena itu, berikanlah ampunan kepada-Ku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.” (Dibaca 1 kali)

Faedah:

Siapa pun yang mengucapkan doa ini di siang hari dengan penuh keyakinan, lalu ia meninggal pada hari itu sebelum sore tiba, maka ia termasuk penduduk surga.

Siapa pun yang mengucapkannya di malam hari dengan penuh keyakinan, lalu ia meninggal sebelum pagi, maka ia termasuk penduduk surga.

#6

Ya Allah, sesungguhnya aku berdiri di pagi hari menyaksikan Engkau dan menyaksikan para pembawa kursi-Mu, malaikat-Mu serta seluruh makhluk-Mu, bahwa Engkau adalah Allah, tiada tuhan selain Engkau yang tunggal, tidak ada sekutu bagi-Mu, dan bahwa Muhammad adalah hamba-Mu dan utusan-Mu.

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu, serta memohon perlindungan bagi pemikul Arsy-Mu, para malaikat-Mu, dan seluruh makhluk-Mu, bahwa Engkau adalah Allah, tiada tuhan selain Engkau Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Mu, dan bahwa Muhammad adalah hamba-Mu dan utusan-Mu.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya pada pagi hari ini aku bersaksi kepada-Mu, para malaikat yang mengangkat ‘Arsy-Mu, para malaikat dan seluruh ciptaan-Mu, bahwa sesungguhnya Engkau adalah Tuhan, tiada tuhan yang layak disembah selain Engkau, tidak ada sekutu bagi-Mu, dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu.” (Dibaca 4 x)

Manfaat: Siapa saja yang mengucapkan doa ini di pagi dan sore hari sebanyak empat kali, maka Allah akan melepaskan dirinya dari hukuman neraka.

#7

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan dalam agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku. Ya Allah, tutuplah aib-aibku dan lindungilah rasa takutku. Ya Allah, jaga diriku dari depanku, dari belakangku, dari kananku, dari kiriku, dan dari atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu agar tidak diserang dari bawahku.

Ya Allah, aku memohon ampunan dan kesehatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, aku memohon ampunan dan kesehatan dalam agamaku, kehidupanku, keluargaku, dan hartaku. Ya Allah, jadikanlah akar-akarku kuat dan amankanlah penglihatanku. Ya Allah, peliharalah diriku dari depanku, dari belakangku, dari kananku, dari kiriku, dari atasku, dan aku berlindung dengan kebesaran-Mu agar tidak diserang dari bawahku.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebaikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebaikan dan keselamatan dalam agama, kehidupan, keluarga, serta harta ku. Ya Allah, tutupilah aibku (hal yang tidak pantas dilihat orang) dan berilah ketenangan kepadaku dari rasa takut. Ya Allah, jagalah aku dari segala arah, depan, belakang, kanan, kiri, dan atas. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak terkena bahaya dari bawahku (seperti ular atau tenggelam dalam tanah dan hal-hal lain yang bisa menyebabkan jatuh).” (Dibaca 1 x)

Manfaat: Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah melewatkan doa ini di waktu pagi dan sore hari. Doa tersebut mengandung perlindungan dan kesejahteraan dalam agama, dunia, keluarga, serta harta dari berbagai gangguan yang datang dari segala penjuru.

#8

Ya Allah, Yang Mengetahui yang tersembunyi dan yang nyata, Pencipta langit dan bumi, Tuhan segala sesuatu dan pemiliknya, Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Engkau, Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan diriku sendiri, dari kejahatan setan dan tipu dayanya, serta agar tidak melakukan keburukan terhadap diriku sendiri atau menzalimi seorang Muslim.

Ya Allah, Dzat yang mengetahui hal yang tersembunyi dan yang terlihat, Yang Maha Kuasa di langit dan bumi. Tuhan segala sesuatu dan Pemiliknya. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan diriku sendiri dan dari kejahatan setan dan tipu dayanya, serta takut aku melakukan keburukan terhadap diriku sendiri atau menyebabkan kerugian bagi seorang muslim.

Artinya:

“Ya Allah, Yang Maha Mengetahui hal-hal yang tersembunyi dan yang nyata, wahai Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, Tuhan segala sesuatu yang menguasainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang layak disembah selain Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku sendiri, setan dan pengikutnya (godaan untuk menyekutukan Allah), serta aku (berlindung kepada-Mu) dari melakukan perbuatan buruk terhadap diriku atau membawanya kepada seorang muslim.” (Dibaca 1 kali)

Manfaat: Doa ini diajarkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu untuk dibaca di pagi hari, sore hari, dan saat akan tidur.

#9

Dengan nama Allah yang tidak ada sesuatu pun yang merugikan dengan nama-Nya di bumi maupun di langit, dan Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Dengan menyebut nama Allah yang tidak akan merugikan siapa pun dengan nama-Nya di bumi maupun di langit, dan Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Artinya:

“Dengan nama Allah yang bila diucapkan, segala sesuatu di langit dan bumi tidak akan membahayakan, Dialah Yang Maha Mendengar serta Maha Mengetahui.” (Dibaca 3 kali)

Manfaat: Siapa saja yang mengucapkan zikir tersebut tiga kali di pagi hari dan tiga kali di sore hari, maka tidak akan ada bahaya mendadak yang merugikannya.

#10

Saya ridha dengan Allah sebagai Tuhanku, dengan Islam sebagai agama, dan dengan Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai nabi.

Aku bersaksi bahwa Allah adalah Tuhan kami, dan agama Islam adalah agama kami, serta Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallama adalah utusan.

Artinya:

“Aku ridha Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai nabi.” (Dibaca 3 kali)

Manfaat: Siapa saja yang mengucapkan zikir ini tiga kali di pagi hari dan tiga kali di sore hari, maka layak baginya untuk mendapatkan kecintaan Allah.

#11

Ya Tuhan yang hidup, Ya Tuhannya yang selalu menjaga, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri sekalipun hanya sekejap mata selamanya.

Ya Hayyu Ya Qoyyum, dengan rahmat-Mu aku memohon pengampunan, perbaikilah segala keadaanku dan janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri sekalipun hanya sekejap mata.

Artinya:

“Wahai Tuhanku yang Maha Hidup, wahai Tuhanku yang Mandiri (tidak memerlukan apa pun), dengan kasih sayang-Mu aku memohon bantuan, perbaikilah segala urusanku dan jangan serahkan kepadaku bahkan sejenak (tanpa mendapat pertolongan dari-Mu).” (Dibaca 1 kali)

Manfaat: Doa ini diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Fathimah agar diamalkan di pagi dan sore hari.

#12

Kami telah bangun dalam keadaan fitrah Islam dan kata-kata ikhlas, serta agama Nabi kami Muhammad SAW, dan ajaran dari bapak kami Ibrahim, yang lurus dan tunduk kepada Allah, dan bukan termasuk orang-orang musyrik.

Kami bersujud kepada Allah dengan memegang agama Islam yang murni, serta kalimat ikhlas, dan agama Nabi kami Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta ajaran dari ayah kami Ibrahim yang lurus dan beriman, dan dia bukan termasuk orang-orang musyrik.

Artinya:

“Di pagi hari kami memegang agama Islam, kalimat ikhlas (kalimat syahadat), agama Nabi kami Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan agama ayah kami Ibrahim, yang berada di atas jalan yang benar, seorang muslim dan tidak termasuk orang-orang musyrik.” (Dibaca 1 kali di pagi hari saja)

#13

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

Subhanallah wa bi-hamdih.

Artinya:

“Tuhan Yang Maha Suci, aku memuji-Nya.” (Dibaca sebanyak 100 kali)

Manfaat: Siapa saja yang mengucapkan kalimat ‘subhanallah wa bi hamdih’ di pagi dan sore hari sebanyak 100 kali, maka tidak ada yang datang pada hari kiamat yang lebih baik dari perbuatan yang ia lakukan kecuali orang yang mengucapkan serupa atau lebih dari itu.

#14

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

Artinya:

“Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu.” (Dibaca 1o x)

Faedah: Barangsiapa yang membaca dzikir tersebut di pagi hari sebanyak sepuluh kali, Allah akan mencatatkan baginya 10 kebaikan, menghapuskan baginya 10 kesalahan, ia juga mendapatkan kebaikan semisal memerdekakan 10 budak, Allah akan melindunginya dari gangguan setan hingg petang hari. Siapa yang mengucapkannya di petang hari, ia akan mendapatkan keutamaan semisal itu pula.

#15

tidak ada tuhan selain Allah, dia sendirian tidak ada sekutu baginya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya puji syukur, dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu

Tiada tuhan selain Allah, Dia satu-satunya, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nyalah kerajaan dan segala puji, dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu.

Artinya:

“Tidak ada tuhan yang pantas disembah selain Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya. Kepunyaan Allah kerajaan dan segala puji. Dia-lah yang memiliki kekuasaan atas segala sesuatu.” (Dibaca 100 kali dalam sehari)

Manfaat: Siapa saja yang mengucapkan dzikir tersebut dalam sehari sebanyak 100 kali, maka hal ini setara dengan membebaskan 10 orang budak, dicatat baginya 100 kebaikan, dihapus baginya 100 kesalahan, ia akan terlindungi dari gangguan setan dari pagi hingga sore hari, dan tidak ada seseorang pun yang lebih unggul darinya kecuali orang yang melakukan lebih dari itu.

#16

Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya: sebanyak jumlah makhluk-Nya, kepuasan diri-Nya, beratnya kursi-Nya, dan panjangnya kata-kata-Nya.

Maha Suci Allah, dengan puji-Nya, sebanyak jumlah makhluk-Nya, kepuasan diri-Nya, kemuliaan kursi-Nya, dan sebanyak ucapan-ucapan-Nya.

Artinya:

“Mahasuci Allah, aku memuji-Nya sebanyak jumlah makhluk-Nya, sejauh kerelaan-Nya, seberat timbangan ‘Arsy-Nya dan sebanyak tinta yang digunakan untuk menulis kalimat-Nya.” (Dibaca 3 kali pada pagi hari saja)

Manfaat: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan kepada Juwairiyah bahwa doa yang disebutkan di atas lebih unggul daripada doa yang dibacanya mulai dari waktu Shubuh hingga Dhuha.

#17

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rezeki yang halal serta amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan balasan yang baik).” (Dibaca 1 kali setelah salam dari shalat Subuh)

#18

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astagh-firullah wa atuubu ilaih.

Artinya:

“Aku memohon pengampunan kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.” (Dibaca sebanyak 100 kali dalam sehari)[18].

Khasiat Doa Pagi dan Sore

Berikut keuntungan dari amalan dzikir di pagi dan sore hari:

1. Menjalin Hubungan dengan Sang Pencipta Segala Sesuatu

Membaca dzikir di pagi dan sore hari merupakan cara untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Dengan mengulangi doa dan pujian, kita memfokuskan hati serta pikiran kita pada-Nya.

Ini memudahkan kita merasa dekat dengan Tuhan dan mengingatkan kita akan kehadiran-Nya dalam segala aspek kehidupan kita.

Membangun hubungan yang erat dengan Allah SWT membawa ketenangan jiwa dan kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan.

2. Membawa Ketenangan dan Kedamaian Batin

Di tengah kehidupan yang penuh tekanan dan kecemasan, amalan dzikir di pagi dan sore hari menjadi sumber ketenangan serta kedamaian.

Dengan mengulang doa yang tenang dan penuh perhatian, kita membuka ruang untuk menenangkan pikiran yang kacau.

Dengan menitikberatkan pada pujian terhadap Tuhan dan mengingat-Nya, pikiran kita terlepas dari kecemasan dan ketakutan yang mengganggu.

Membaca dzikir di pagi dan sore hari dapat membantu mengalihkan pikiran kita ke hal-hal yang baik serta memperkuat ketenangan di dalam jiwa.

3. Membangun Rasa Terima Kasih dan Kehadiran dalam Kehidupan Harian

Amalan dzikir di pagi dan petang juga merupakan bentuk rasa terima kasih kita kepada Allah SWT atas segala karunia yang diberikan-Nya setiap hari.

Dengan terus-menerus memuji dan mengakui keagungan-Nya, kita meningkatkan kesadaran akan berkah dan karunia yang telah kita terima.

Ini membantu kita untuk selalu bersyukur dan menghargai kehidupan yang kita miliki, meskipun menghadapi berbagai tantangan.

Amalan dzikir di pagi dan petang menjadi pengingat tetap akan kehadiran-Nya dalam kehidupan sehari-hari.

4. Meningkatkan Kualitas Jiwa dan Etika

Amalan mengingat Allah di pagi dan sore hari juga berdampak positif terhadap kualitas spiritual dan moral kita.

Dengan mengulang doa dan pujian kepada Tuhan, kita memperkuat kesadaran akan pentingnya nilai-nilai baik dan kebaikan dalam kehidupan kita.

Pagi dan sore hari dengan dzikir mengajak kita untuk meningkatkan kesadaran diri, mengendalikan keinginan, serta memupuk sikap yang baik terhadap diri sendiri dan sesama.

Dengan demikian, aktivitas ini tidak hanya membawa ketenangan, tetapi juga meningkatkan sifat dan etika kita.

5. Membawa Berkah dalam Kehidupan

Salah satu keuntungan utama dari mengingat Allah di pagi dan sore hari adalah membawa keberkahan dalam kehidupan kita.

Dengan melakukan ibadah yang konsisten dan tulus, kita berharap menerima rahmat serta keberkahan dari Allah SWT.

Berikut adalah beberapa variasi dari kalimat yang diberikan: 1. Berkah ini meliputi berbagai aspek dalam kehidupan, seperti kehidupan pribadi, keluarga, pekerjaan, dan hubungan sosial. 2. Segala hal dalam kehidupan, termasuk kehidupan pribadi, keluarga, pekerjaan, serta hubungan sosial, dihiasi oleh berkah ini. 3. Berkat ini mencakup seluruh dimensi kehidupan, baik itu dalam kehidupan pribadi, keluarga, pekerjaan, maupun hubungan sosial. 4. Berkah ini hadir dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari kehidupan pribadi, keluarga, pekerjaan hingga hubungan sosial. 5. Kehidupan seseorang, baik itu dalam aspek pribadi, keluarga, pekerjaan, maupun hubungan sosial, semuanya tercakup dalam berkah ini.

Dengan menyertakan Tuhan dalam setiap langkah yang kita ambil, kita yakin bahwa kehidupan kita akan dikurniakan dan menjadi lebih mudah.

CATATAN:

Artikel ini disusun berdasarkan tulisan yang dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan serta artikel yang telah diterbitkan di rumaysho.com. (Sakinah Sudin)

Pos terkait