Doa Berbuka Puasa Ramadhan: Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, Arti dan Waktu Terbaik!

 

Maknanya: Nabi Muhammad ketika berbuka puasa, beliau membaca doa, “Ya Allah, kami berpuasa hanya untuk-Mu dan kami berbuka atas rezeki yang Engkau berikan” (HR Abu Daud).

Bacaan Lainnya

Kedua, dari hadits yang diceritakan oleh sahabat Abdullah bin Umar:

 

Rasulullah SAW, ketika berbuka puasa mengatakan: “Kebutuhan akan air telah hilang, urat-urat menjadi basah, dan pahala tetap, jika Allah menghendaki.”

 

Maknanya: Nabi Muhammad ketika berbuka puasa, beliau membaca doa, “Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, serta pahala tetap, insyaallah” (HR Abu Daud).

 

Dua macam doa di atas biasanya oleh umat Muslim di Indonesia digabungkan menjadi satu dan dibaca sebelum berbuka puasa.

 

Masih dikutip dari NU Online, dalam kitab Fath al-Mu’in dijelaskan bahwa ketentuan doa berbuka puasa yang benar adalah membaca doa sesuai dengan lafal doa dalam hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Mu’adz bin Zuhrah (poin pertama) di atas.

 

Sementara pelafalan doa dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar ditambahkan ketika seseorang berbuka dengan memakai air.

 

Berikut penjelasan terkait hal tersebut:

 

Biasanya diucapkan setelah berbuka puasa: “Ya Allah, aku berpuasa karena-Mu, dan aku berbuka dengan rezeki-Mu. Dan jika berbuka dengan air: hilanglah rasa haus, basahlah urat-urat, dan tetaplah pahala, insya Allah.”

 

Maknanya: Disarankan membaca doa setelah selesai berbuka dengan bunyi “Allahumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika aftharthu” dan bagi yang berbuka dengan air, ditambahkan doa: “Dzahabadh dhama’u wabtalatl-‘urûqu wa tsabata-l-ajru insyâallah,” (Fath al-Mu’in, juz 2, hal. 279).

 

Tentu saja hampir tidak ada orang yang berbuka puasa hanya dengan makanan tanpa minuman, kecuali dalam keadaan sangat terpaksa. Oleh karena itu, bacaan yang sering kita temukan adalah penggabungan doa dari hadits tersebut:

 

Allahumma kepada-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dahaga telah hilang dan urat-urat menjadi basah, serta pahala tetap, insya Allah Yang Maha Tinggi.

 

Maknanya: Ya Allah, aku berpuasa hanya untuk-Mu, dan aku berbuka atas rezeki-Mu. Rasa haus telah hilang, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditentukan, insya Allah.

   

Waktu yang Tepat untuk Membaca Doa Berbuka Puasa

 

Sebagian besar umat Islam membaca doa berbuka puasa sebelum mengonsumsi makanan atau minuman ketika masuk waktu maghrib.

 

Sebenarnya, cara membaca doa yang paling tepat adalah dilakukan setelah selesai berbuka puasa.

 

Hal ini sesuai dengan yang disampaikan dalam kitab Hasyiyah I’anah at-Thalibin, yang menyebutkan bahwa doa berbuka puasa dibaca “setelah selesai” berbuka.

 

– (dan katanya: setelah berbuka) maksudnya setelah terjadi berbuka, bukan sebelumnya, atau saat itu juga

 

Maknanya: Tujuan dari (membaca doa buka puasa) “setelah berbuka” adalah selesainya proses berbuka puasa, bukan (dibaca) sebelumnya atau saat sedang berbuka.

 

Hal tersebut dikarenakan makna yang terkandung dalam doa berbuka, khususnya doa berbuka yang terdapat dalam hadits riwayat Abdullah bin Umar di atas, lebih sesuai (al-munasib) untuk dibaca setelah selesai berbuka puasa.

 

Meskipun demikian, jika kita membaca doa tersebut sebelum berbuka puasa, tetap mendapatkan keutamaan (hukum asli sunnah). Namun yang paling utama dan disarankan adalah membacanya setelah selesai berbuka.

 

Dalam buku Busyra al-Karim dijelaskan

 

Disarankan untuk mengucapkan di saat ia berniat dan setelahnya: “Ya Allah, aku berpuasa atas keinginanku dan membuka puasa dengan rezeki-Mu.”

 

Maknanya: Disarankan bagi seseorang ketika akan berbuka puasa—namun lebih utama setelah berbuka—membaca doa Allahumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika aftharthu (Syekh Said bin Muhammad Ba’ali, Busyra al-Karim, hal. 598).

 

Berdasarkan penjelasan di atas, disarankan untuk membaca doa berbuka puasa setelah selesai berbuka. Tujuannya adalah agar kita dapat memperoleh kesempurnaan dalam menjalankan sunnah (kamal as-sunnah) saat membaca doa tersebut.

***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *