Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) merilis daftar pebulu tangkis yang meraih gelar pertama kalinya dalam turnamen yang masuk daftar BWF World Tour.
Musim 2025 mencatat rekor jumlah juara BWF World Tour untuk pertama kalinya dengan total 41 orang.
Namun, dalam daftar tersebut tidak ada nama Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Raymond/Indra mencatat debut sensasional pada turnamen Super 500 dengan menjuarai Australian Open 2025.
Dalam perjalanan menuju gelar juara, ganda putra peringkat ke-23 dunia itu menundukkan tiga ganda putra Malaysia, Malaysia, Choong Hon Jian/Muhammad Haikal, pada babak kedua Man Wei Chong/Kai Wun Tee (babak perempat final).
Tiket ke final didapat setelah mengalahkan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani dan final mengandaskan senior sendiri, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Sementara itu, murid Herry Iman Pierngadi (Herry IP) masuk dalam daftar gelar pertama kali adalah Junaidi Arif/Yap Roy King. Arif/Yap mengalahkan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani untuk meraih titel Macau Open 2025 (Super 300).
BERIKUT BEBERAPA TEROBOSAN PEMAIN YANG RAIH GELAR MENURUT BWF.
1. Jason Teh (Singapura) – Thailand Masters
Setelah menjadi runner-up pada Macau Open dan Syed Modi India International tahun lalu, Teh tampil gemilang di Bangkok, mengalahkan Wang Zheng Xing (China) untuk menjadi pemain Singapura pertama yang meraih podium teratas setelah kemenangan Loh Kean Yew pada Spain Masters pada 2024.
2. Jason Gunawan (Hong Kong) – Syed Modi India International
Dalam final debutnya, Gunawan mengalahkan favorit tuan rumah Srikanth Kidambi (India), 21-16 8-21 22-20, menandai gelar tunggal putra World Tour pertama bagi Hong Kong dalam lebih dari setahun. Pebulu tangkis berdarah Indonesia itu telah berkompetisi di turnamen sejak tahun 2023.
3. Chiu Pin Chian (Taiwan) – Korea Masters
Gelar Chiu memiliki makna tambahan karena ia adalah pemain tunggal putri Taiwan kedua setelah Tai Tzu Ying yang memenangkan turnamen World Tour.
4. Yeo Jia Min (Singapura) – German Open
Yeo mengalahkan “teman baiknya” Nguyen Thuy Linh (Vietnam), 21-16 21-17 untuk kemenangan terbesar dalam kariernya, yang juga menandai gelar tunggal putri World Tour pertama Singapura.
5. Lee Fang Chih/Lee Fang Jen (Taiwan) – Canada Open
Setelah dua kekalahan pada final sebelumnya, jauh pada 2023, pemain embar yang merupakan pemain reguler World Tour ini berhasil meraih kemenangan pada pertandingan final ganda putra sesama pemain Taiwan melawan Chang Ko Chi/Po Li Wei, dengan skor 21-19 21-19.
6. Junaidi Arif/Yap Roy King *Malaysia) – Macau Open
Pasangan Malaysia ini memenangkan turnamen pertama mereka dua tahun setelah berpasangan, secara mengesankan melawan unggulan teratas Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Isfahani Pahlevi.
7. Hsieh Pei Shan/Hung EnTzu (Taiwan) – Taipei Open
Terobosan Hsieh dan Hung juga mengakhiri penantian 17 tahun Taiwan untuk meraih gelar ganda putri pada turnamen kandang mereka. Duo ini kemudian menambahkan Macau Open ke koleksi trofi mereka.
8. Robin Tabeling (Belanda) – German Open
Petenis veteran Belanda, yang terkenal karena kemitraannya dengan Selena Piek, akhirnya merasakan kejayaan World Tour bersama ganda campuran Denmark Alexandra Boje.
Mereka mengalahkan pasangan Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja 21-17 21-12, tiga tahun setelah final satu-satunya Tabeling sebelumnya pada French Open 2022.
