Isi Artikel
Rangkaian Ibadah Haji yang Sesuai dengan Tuntunan Syariat
Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang paling penting dan wajib dilaksanakan oleh umat Islam yang mampu secara fisik maupun finansial. Proses pelaksanaannya melibatkan berbagai tahapan yang harus dipahami dengan baik agar ibadah dapat dilakukan sesuai dengan tuntunan syariat. Berikut adalah panduan lengkap mengenai urutan manasik haji serta doa-doa penting yang biasa dibaca selama prosesnya.
Urutan Manasik Haji
-
Ihram
Ihram merupakan awal dari pelaksanaan ibadah haji, di mana jemaah memasuki keadaan suci dengan mengenakan pakaian ihram. Ihram dimulai dari miqat, yaitu tempat tertentu yang telah ditetapkan untuk memulai ibadah haji. -
Wukuf di Arafah
Wukuf di Arafah adalah momen puncak dalam pelaksanaan haji. Pada waktu ini, seluruh jemaah berkumpul di Padang Arafah untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah. Waktu wukuf dimulai sejak siang hingga terbenam matahari. -
Mabit di Muzdalifah
Setelah wukuf, jemaah bermalam di Muzdalifah. Di sini, mereka mengumpulkan batu kerikil yang akan digunakan untuk melempar jumrah. -
Melempar Jumrah
Pada tanggal 10 Dzulhijjah, jemaah melemparkan tujuh batu kerikil ke arah tugu jumrah sebagai simbol penolakan terhadap godaan setan. -
Tahalul Awal
Setelah melempar jumrah, jemaah melakukan tahalul dengan mencukur sebagian atau seluruh rambut. Ini menandai akhir larangan ihram. -
Tawaf Ifadah
Tawaf ifadah dilakukan setelah melempar jumrah. Ini merupakan salah satu rukun haji yang harus dilaksanakan. -
Sa’i
Sa’i dilakukan dengan berjalan atau berlari kecil antara Bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Ini merupakan bentuk peneladanan terhadap perjuangan Hajar mencari air untuk putranya, Ismail. -
Tahalul Kedua
Tahalul kedua dilakukan dengan mencukur rambut bagi laki-laki atau memotong ujung rambut bagi perempuan. Ini menandai akhir larangan ihram dan memungkinkan jemaah kembali melakukan aktivitas yang sebelumnya dilarang. -
Mabit di Mina
Setelah tawaf ifadah, jemaah kembali ke Mina dan bermalam di sana untuk melaksanakan ibadah lainnya, termasuk melempar jumrah di hari-hari tasyrik.
Doa-Doa Penting dalam Ibadah Haji
Selama menjalankan ibadah haji, terdapat beberapa doa penting yang sering dibaca oleh jemaah. Berikut adalah lima doa utama:
-
Doa Bacaan Talbiyah
Labbaikalla humma Labbaikh. Labbaikalaa Syariika Laka Labbaik. Innal Hamda Wa Ni’mata Lakawal Mulk Laa Syariikalakaa.
Artinya: Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah. Aku penuhi panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kekuasaan adalah milik-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu. -
Doa Saat Tawaf
Bismillahi wallahu akbar. Allahumma imanan bika, wa tashdiqan bi kitabika, wa wafa’an bi‘ahdika, wattiba‘an li sunnati nabiyyika Muhammadin shallallahu ‘alayhi wa sallam.
Artinya: Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, kami beriman kepada-Mu, percaya pada Kitab-Mu, taat pada perjanjian-Mu, dan mengikuti sunnah Nabi-Mu Muhammad. -
Doa di Bukit Safa dan Marwah
Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar wa lillâhil hamd, Allâhu akbar ‘alâ mâ hadânâ, walhamdu lillâhi ‘alâ mâ aulânâ…
Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah. Allah Maha Besar atas petunjuk yang diberikan-Nya kepada kami, dan segala puji bagi Allah atas segala karunia-Nya kepada kami. -
Doa Saat Melempar Jumrah
Bismillâhi wallâhu akbar, rajman lissyayâthîn wa ridhân lirrahmân, Allâhummaj’ al hajjan mabrûran wa sa’yan masykûran.
Artinya: Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Untuk melempar setan dan demi keridhaan Allah Yang Maha Pengasih. Ya Allah, jadikanlah hajiku haji yang mabrur dan sa’i yang diterima. -
Doa Pulang Haji
Lâ ilâha illallâhu waḫdahu lâ syarîkalahu lahul mulku wa lahul ḫamdu wahuwa ‘alâ kulli syai-in qadîr(un), âyibûn tâibûn ‘âbidûn sâjidûna li rabbinâ ḫâmidûn shadaqallâhu wa‘dahu wa nashara ‘abdahu wa hazamal aḫzâba waḫdahu.
Artinya: Tidak ada Tuhan kecuali Allah, Tuhan yang Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dia pemilik seluruh kerajaan dan segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Semoga kami termasuk orang-orang yang kembali, orang-orang yang ahli tobat, ahli ibadah, ahli sujud dan ahli memuji Tuhan kami. Allah menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan sendiri musuh-musuh -Nya.