Ringkasan Berita:
- Bupati Timor Tengah Utara Yosep Falentinus Delasalle Kebo memastikan bakal melakukan rotasi jabatan
- Mutasi jabatan pada awal tahun 2026 ini bakal menyasar Jabatan Eselon II, eselon III dan eselon IV
- Rotasi jabatan para pejabat lingkup Pemkab TTU Provinsi NTT ini akan dilaksanakan pada awal pekan depan ini
Laporan Reporter , Dionisius Rebon
, KEFAMENANU – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.I.P., MA memastikan bakal melakukan rotasi jabatan para pejabat lingkup Pemkab TTU, Provinsi NTT pada awal pekan depan ini.
Mutasi jabatan pada awal tahun ini berbeda dari sebelumnya. Pasalnya, mutasi jabatan pada awal tahun 2026 ini bakal menyasar Jabatan Eselon II, eselon III dan eselon IV.
Rencananya rotasi jabatan tersebut bakal dilaksanakan paling lambat 7 Januari 2026.
Dikatakan Falentinus, ia sudah menandatangani pengajuan mutasi jabatan eselon II pada akhir tahun 2025 lalu.
Pada tanggal 7 Januari nanti, rencananya bakal dilakukan pelantikan sekaligus, rotasi jabatan eselon III dan eselon IV.
“Saya sudah tanda tangan pengajuan mutasi jabatan,” ujar Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Ia menegaskan, dalam pelaksanaan mutasi jabatan kali ini sejumlah pejabat eselon II, eselon III dan eselon IV Pemkab TTU sebanyak 4 pejabat eselon II yang berpotensi turun pangkat.
Pasalnya, mereka diduga terlibat praktek maladministrasi perekrutan PPPK tahun 2025 lalu.
Empat pejabat eselon II yang bakal diturunkan jabatannya ini merupakan pejabat yang sudah dinonjobkan oleh orang nomor satu Kabupaten TTU itu pada tahun 2025 lalu.
Falentinus menyebut, mutasi jabatan tersebut dipandang sangat penting dalam menunjang proses percepatan pelayanan dan pembangunan di Kabupaten TTU.
Di sisi lain, langkah ini bertujuan untuk mendorong agar para pejabat tidak merasa bosan menduduki sebuah jabatan dalam kurun waktu lama.
Ia kembali menegaskan bahwa, mutasi ini tidak ada kaitan dengan dendam politik. Namun, lebih kepada percepatan pelayanan dan pembangunan di Kabupaten TTU.
Secara khusus jabatan eselon II, kata Falentinus, dirinya bakal melakukan rotasi pada jabatan yang diduduki oleh pimpinan OPD dalam kurun waktu yang lama.
Di sisi lain rotasi jabatan pimpinan OPD atau eselon II ini juga dilaksanakan untuk mengisi kekosongan jabatan yang selama ini diisi oleh Pelaksana Harian (Plh).
“Ada yang sudah terlalu lama di situ, misalnya Dinas PU, kita akan geser biar ada penyegaran,” ungkapnya.
Banyak pejabat eselon II, lanjut Falentinus, dimutasi demi mendorong peningkatan kompetensi dan produktivitas. Mutasi jabatan di lingkungan pemerintahan merupakan suatu hal yang wajar.
Sebanyak 4 orang pejabat eselon II serta 13 pejabat eselon III dan eselon IV yang akan dilakukan mutasi jabatan. Dengan demikian, sebanyak 17 jabatan yang bakal dilakukan mutasi pada awal tahun 2026 ini.
Sebelumnya Bupati Falentinus juga melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji jabatan terhadap 175 pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan pejabat pengawas lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten TTU pada Jumat, 20 Oktober 2025 lalu.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dilaksanakan di tepi pantai Temkuna, Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten TTU, NTT ini dilaksanakan untuk kedua kalinya setelah mantan personel TNI AD ini terpilih menjadi orang nomor satu di Kabupaten TTU. (bbr)
Ikuti Berita lainnya di GOOGLE NEWS
