Bulu Tangkis SEA Games 2025 – Balas Dendam ke Kadek Dhinda, Penakluk Gregoria Pastikan Medali Tunggal Putri Malaysia Sejak 2019

https://mediahariini.comWong Ling Ching yang tampil tenang menjadi atlet tunggal putri pertama Malaysia dalam enam tahun yang memastikan medali SEA Games.

Atlet peringkat ke-46 dunia berhasil mengalahkan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dengan skor 21-11 dan 21-17 di Thamasat University Rangsit Gymnasium, Thailand, pada Jumat (12/12/2025), dalam babak perempat final SEA Games 2025.

Bacaan Lainnya

Hasil ini menjadikan Wong sebagai pemain pertama yang memastikan posisi podium sejak pencapaian medali emas SEA Games Manila 2019 yang diraih S. Kisona.

Orang juga memperoleh kemenangan atas Gregoria Mariska Tunjung di babak semifinal beregu putri.

Pemain terus bermain meskipun sedang menderita flu sejak pekan lalu, dengan tugas berat menghadapi bintang tuan rumah dan juara dunia 2013, Ratchanok Intanon, di babak semifinal besok (13 Desember).

 

Usaha luar biasa atlet asal Sarawak menyebar ke rekan-rekan sebangsanya di nomor tunggal putra, Leong Jun Hao dan Justin Hoh yang juga memperbaiki reputasi mereka dengan mencapai babak semifinal setelah tampil buruk dalam final beregu putra.

Kekjutan dari nomor tunggal ini berarti Malaysia secara pasti mendapatkan tujuh medali dalam nomor individu setelah empat pasangan ganda juga berhasil melaju ke babak semifinal.

Pemain peringkat 29 dunia, Leong, berhasil mengalahkan pemain peringkat 40 dunia, Panitchapon Teeraratsakul (Thailand), dengan skor 21-18 dan 21-16.

Di sisi lain, Justin menghentikan pemain peringkat 55, Kantaphon Wangcharoen (Thailand), dengan skor 21-15, 21-17 di babak perempat final.

Kemunculan mereka yang membangkitkan semangat menjadi berita baik bagi pelatih tunggal nasional, Kenneth Jonassen.

” Hari ini adalah penampilan yang baik dari seluruh pemain, termasuk Letshanaa, namun tiga pemain lainnya tidak hanya bermain dengan baik untuk sekadar tampil cukup. Mereka memenangkan pertandingan mereka,” ujar Jonassen dikutip dari News Straits Times.

Besok, bukan hanya satu langkah naik tangga, melainkan empat atau lima langkah dalam hal tingkat yang diperlukan untuk menghadapi tantangan.

Namun, kita perlu memiliki rasa percaya diri tambahan yang memberikan keyakinan bahwa kita mampu melakukannya. Emosi yang kuat, tekad, serta strategi diperlukan untuk mencapai kemajuan.

Leong akan menghadapi Moh Zaki Ubaidillah, yang berhasil mengalahkan unggulan teratas peringkat 10 dunia, Loh Kean Yew (Singapura), dengan skor 21-19, 21-10, dalam pertandingan semifinal.

Justin akan berlaga melawan unggulan teratas Alwi Farhan Indonesia dalam pertandingan memperebutkan tiket ke final.

“Tahun lalu saya pernah bertemu dan mengalahkannya dalam pertandingan rubber, tetapi memang tahun ini dia mengalami perkembangan yang sangat pesat, sangat meningkat,” kata Dhinda.

Sebenarnya saya sudah memprediksi dan tadi saya berusaha bermain seperti kemarin. Hanya saja permainannya sangat agresif sehingga saya terus merasa tertekan. Saya selalu dalam posisi sulit sejak awal hingga akhir.

Saat mencoba bermain rally, ia mampu menghadapi dan terus mengendalikan pertandingan.

Sayangnya saya tidak berhasil memenangkan pertandingan hari ini, sayangnya karena seharusnya saya bisa meraih medali. Namun, SEA Games pertama ini menjadi pelajaran dan pengalaman yang berharga bagi saya. Saya dapat melihat perkembangan lawan-lawan saya tahun depan.

Saya perlu memperkuat ketahanan, kekuatan kaki, dan daya tangan. Mengandalkan rally-rally saja tidak cukup. Saya ingin meraih banyak prestasi pada tahun mendatang.

Kadek Dhinda sebelumnya mengalahkan Wong dalam Indonesia Masters II 2024.

Pos terkait