, MAUMERE – Drs. Sabinus Nabu merupakan salah satu figur penting di Kabupaten Sikka yang dikenal luas sebagai birokrat senior sekaligus tokoh pendidikan. Dengan pengalaman panjang di pemerintahan, organisasi kemasyarakatan dan dunia pendidikan, ia konsisten mengabdikan dirinya bagi pembangunan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Pulau Flores.
Sabinus Nabu lahir di Soe, 31 Desember 1953. Pendidikan dasar ditempuh di SD Soe, kemudian dilanjutkan ke SMP dan SMA Seminari Lalian Atambua.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia melanjutkan studi ke Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Kupang dan menamatkannya pada 1976. Pada 1986, ia meraih gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan di Jakarta.
Untuk memperkuat kapasitas profesionalnya, Sabinus Nabu juga mengikuti berbagai pelatihan dan kursus, baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa di antaranya adalah Education Sector Administration & Management Short Course di Adelaide, Australia (2004), pelatihan di Institute for Training and Development, Amherst, Massachusetts, Amerika Serikat (1999) serta berbagai program pendidikan kepemimpinan dan perencanaan pembangunan di Indonesia.
Karier birokrasi Sabinus Nabu dimulai sejak 1970-an melalui penugasan di lingkungan pemerintahan desa dan kecamatan. Seiring waktu, ia dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis di Pemerintah Kabupaten Sikka, antara lain Camat Lela, Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Asisten Ekonomi Pembangunan, Kepala Bappeda Kabupaten Sikka hingga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka pada periode 2007–2009.
Selain itu, pada 1976, ia turut berperan dalam pendirian SMP Kobalima, Alas, di wilayah yang kini menjadi Kabupaten Malaka.
Di bidang pendidikan tinggi, sejak 2005 Sabinus Nabu memimpin Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa, badan penyelenggara Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere.
Selain menjadi penggagas berdirinya Universitas Nusa Nipa, ia juga terlibat dalam pendirian Politeknik Cristo Re, serta memberikan dukungan bagi para suster CIY dalam mendirikan Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL).
Peran ini memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan sumber daya manusia di Kabupaten Sikka dan kawasan Pulau Flores.
Pengalaman berbagai negara juga memperkaya jalannya karier. Ia melakukan perjalanan dinas ke Amerika Serikat (1999), Korea Selatan (2000), Australia (2004), Singapura (2012 dan 2013), serta Filipina (2013).
Selain aktif dalam pemerintahan dan pendidikan, Sabinus Nabu juga ikut serta dalam berbagai lembaga masyarakat dan politik.
Ia menjabat sebagai Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Sikka sejak tahun 2015, pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Partai Golkar, Ketua Korpri Kabupaten Sikka, Ketua IMAPI, serta aktif dalam pelayanan gereja sebagai Ketua Dewan Pastoran Paroki St. Yoseph Maumere, anggota Dewan Keuangan Keuskupan Maumere, dan anggota Dewan Solidaritas Keuskupan Maumere.
Di kehidupan pribadi, Sabinus Nabu berkahwin dengan Herlindis Donatha Da Rato, S.SiT., yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sikka dan tercatat sebagai perempuan pertama yang menjabat sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Sikka pada periode 2024–2029.
Dari pernikahan tersebut, mereka memiliki dua anak yaitu Erik Bone Pratama Nabu, S.T., M.T., dan dr. Ekarini Katharina Yunarti Nabu, Sp.PK.
Berbekal pengalaman panjang sebagai birokrat, pendidik, dan tokoh masyarakat, Drs. Sabinus Nabu diakui sebagai salah satu tokoh penting di Kabupaten Sikka yang terus berkontribusi nyata dalam pembangunan wilayah serta perkembangan pendidikan.
Berita Lainnya diGoogle News
