Vaksin rabies merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan anjing dan kucing, serta mencegah penyebaran penyakit yang berbahaya bagi manusia. Penyakit rabies atau yang dikenal juga sebagai penyakit anjing gila bisa menyebabkan kelumpuhan atau bahkan kematian. Oleh karena itu, vaksinasi rabies menjadi salah satu tindakan pencegahan yang sangat dianjurkan.
Siapa Saja yang Membutuhkan Vaksin Rabies?
Rabies adalah penyakit zoonosis (menular dari hewan ke manusia) yang disebabkan oleh infeksi lyssavirus. Virus ini menyebar melalui gigitan hewan yang terinfeksi. Infeksi virus ini menyerang sistem saraf manusia, lalu berpindah ke otak. Pada awalnya, penyakit rabies mungkin tidak menunjukkan gejala yang parah. Namun, penyakit infeksi ini hampir selalu menimbulkan akibat fatal setelah gejalanya muncul. Itu sebabnya, setiap orang memang sebaiknya memperoleh vaksin antirabies.
Orang-orang yang berisiko tinggi terinfeksi virus rabies sangat dianjurkan untuk melakukan vaksinasi. Mereka biasanya memiliki profesi yang berhubungan langsung dengan hewan, seperti dokter hewan, peternak hewan, pekerja atau peneliti laboratorium yang penelitiannya melibatkan hewan yang bisa terinfeksi rabies, dan orang yang bepergian ke daerah endemis rabies. Di samping itu, orang yang tergigit oleh hewan, terutama anjing, tikus, dan hewan liar, baik yang diketahui terinfeksi rabies maupun yang tidak terinfeksi juga perlu mendapatkan vaksin.
Dua Jenis Vaksin Antirabies (VAR)
Ada dua jenis vaksin antirabies (VAR), yaitu Profilaksis Pra-Pajanan (PrPP) dan Profilaksis Pasca Pajanan (PEP). Kedua vaksin ini dapat memberikan kekebalan tubuh terhadap penyakit rabies selama bertahun-tahun. Perbedaan kedua vaksin tersebut adalah waktu pemberiannya. Salah satu vaksin digunakan sebagai pencegahan sebelum terjadinya infeksi virus, sedangkan yang lainnya untuk mengantisipasi kemunculan gejala setelah Anda terpapar virus.
- PrPP: Vaksin untuk Pencegahan Awal
Vaksin PrPP adalah vaksinasi untuk pencegahan yang diberikan sebelum adanya paparan atau infeksi virus rabies. Vaksin ini berguna untuk membentuk antibodi agar sistem kekebalan tubuh mampu melawan infeksi virus sejak awal. Kelompok orang yang paling berisiko terpapar virus rabies perlu mendapatkan vaksin PrPP. Untuk pencegahan rabies dengan efektif, berikut 3 dosis vaksin PrPP yang harus diberikan: - Dosis 1: Diberikan sesuai jadwal perjanjian dengan dokter.
- Dosis 2: Diberikan 7 hari setelah dosis pertama.
- Dosis 3: Diberikan 21 hari atau 28 hari setelah dosis pertama. Dosis vaksin ini mungkin bisa ditambahkan apabila Anda termasuk orang yang berisiko sangat tinggi terinfeksi virus rabies.
Biaya Vaksin Rabies
Biaya vaksin rabies bisa bervariasi tergantung pada lokasi dan jenis vaksin yang digunakan. Secara umum, biaya vaksin rabies untuk anjing dan kucing berkisar antara Rp500.000 hingga Rp1.500.000. Harga ini bisa berbeda di setiap klinik hewan atau rumah sakit hewan. Selain itu, beberapa program vaksin gratis dari pemerintah juga tersedia untuk masyarakat yang ingin melindungi kesehatan hewan peliharaan mereka.
Manfaat Vaksin Rabies untuk Anjing dan Kucing
Vaksin rabies tidak hanya melindungi hewan dari penyakit rabies, tetapi juga mencegah penularan ke manusia. Untuk anjing dan kucing, vaksin rabies membantu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga mampu melawan infeksi virus yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, vaksin rabies juga mencegah gejala-gejala berbahaya seperti kejang, perubahan perilaku agresif, dan air liur berlebihan.
Jadwal Vaksin Rabies untuk Anjing dan Kucing
Anjing dan kucing sebaiknya mulai divaksinasi rabies saat mencapai usia 3 bulan. Pemberian vaksin rabies dilakukan secara berkala sesuai rekomendasi dokter hewan. Biasanya, vaksin rabies diberikan setiap 1-3 tahun sekali, tergantung kondisi kesehatan dan risiko paparan virus.
Tempat Melakukan Vaksin Rabies
Anda dapat melakukan vaksin rabies di klinik hewan, rumah sakit hewan, puskeswan, atau program vaksin dari pemerintah. Pastikan untuk memilih tempat yang memiliki dokter hewan yang berpengalaman dan profesional agar vaksinasi berjalan dengan aman dan efektif.
