Berakhir cerai, Atalia Praratya ungkap asal usul panggilan Bu Cinta, ternyata dari celetukan Ridwan Kamil ini

Atalia Praratya membeberkan asal usul panggilan Bu Cinta yang disematkan kepadanya. Ya benar, panggilan itu memang berasal dari celetukan Ridwan Kamil sebelum keduanya memutuskan cerai. Seperti apa ceritanya?

Kandasnya pernikahan Ridwan Kamil dan Atalia Praratya masih terus jadi sorotan publik. Isu adanya orang ketiga mendadak muncul dan dikaitkan dengan penyebab perceraian.

Bacaan Lainnya

Nama-nama selebritis seperti Lisa Mariana hingga Aura Kasih dituding jadi penyebab keretakan rumah tangga Atalia dan Kang Emil. Meski demikian, pihak kuasa hukum menegaskan isi gugatan cerai tak menyebut adanya pihak ketiga.

Perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya ini tentunya membuat publik kecewa. Pasalnya, pasangan ini sempat disebut sebagai ikon suami istri romantis dan junjungan rakyat. Ditambah lagi dengan julukan Bu Cinta yang disematkan pada Atalia seolah menunjukkan betapa dia sangat disayangi oleh sang suami.

Bicara soal panggilan sayang, Atalia Praratya ternyata sempat membeberkan asal usul panggilan Bu Cinta yang kini disandangnya. Anggota DPR RI menceritakan bagaimana julukan tersebut akhirnya jadi ikonik dan dikenal masyarakat luas.

Hal ini disampaikan oleh Atalia saat menjadi bintang tamu di acara Rumpi No Secret pada Januari 2024 lalu.

“Itu sebetulnya panggilan kesayangan Kang Emil kepada saya,” ungkap Atalia Praratya kepada Feni Rose, dikutip dari YouTube TransTV.

Atalia bercerita awalnya dia dipanggil ‘teteh’ oleh Ridwan Kamil. Panggilan itu lalu berubah menjadi ‘Mamsky’ saat sang suami membuat unggahan di media sosial. Kemudian, lama-kelamaan panggilan tersebut berubah lagi menjadi julukan ‘Si Cinta’.

“Jadi Kang Emil itu kalau manggil saya, dulu-dulu Teteh, kalau sekarang Mamsky. Terus dia kalau memanggil saya, branding-nya di media sosial itu ‘Si Cinta aku’. Jadi lama-lama masyarakat tuh manggilnya ‘Ibu Cinta’,” jelas Atalia.

Panggilan sayang dari Ridwan Kamil itu pun lama-lama terngiang di hati masyarakat. Tak sedikit warga yang kemudian menyapa Atalia dengan sebutan Bu Cinta.

 

“Jadi pada suatu masa, di Kualanamu nih aku inget banget ada ibu-ibu ngejar-ngejar, ‘Ibu Cinta! Ibu Cinta!’ Aku cuek aja.”

“Terus dia colek bahu saya. ‘Ibu Cinta bukan?’ Terus saya, ‘Hah? Bukan’. ‘Oh maaf, kirain istrinya Ridwan Kamil’. ‘Eh iya, iya, itu saya!’” tutur Ibu Cinta mengenang masa lalu.

Ya, rupanya Atalia sempat tak sadar bahwa panggilan sayang dari suami itu dipakai juga oleh masyarakat. Begitulah asal usul panggilan Bu Cinta hingga akhirnya menyebar luas. Kini nama itu seolah merupakan gelar yang dia sandang sebagai sosok wanita anggun yang dicintai keluarga.

“Awal itu nggak sadar, saking saya merasa itu spesial saya dengan Kang Emil aja gitu, panggilan kesayangan Kang Emil. Jadi lama-lama rada parah ini, masyarakat banyak yang nggak tahu nama saya aslinya, ke mana-mana dipanggilnya ‘Ibu Cinta, Ibu Cinta’,” tandasnya.

Tak Ada Peluang Rujuk antara Ridwan Kamil dan Atalia Praratya

Kini masa lalu indah antara Ridwan Kamil dan Atalia Praratya itu tinggal kenangan. Keduanya telah bersepatak untuk cerai.

Meski pada sidang perdana yang digelar di Pengadilan Agama (PA) Bandung pada Rabu (17/12/2025) keduanya kompak absen, namun mereka ternyata telah menggelar mediasi mandiri di luar pengadilan.

“Kami memilih untuk melakukannya di luar Pengadilan Agama dengan mediator yang ditunjuk oleh Pengadilan Agama,” ujar kuasa hukum Ridwan Kamil, dikutip dari Tribun Seleb, Senin (22/12/2025).

Saat disinggung soal kemungkinan rujuk, kuasa hukum Atalia, Debi Agusfriansa menegaskan bahwa hasil dari mediasi adalah kesepakatan untuk berpisah. Baik Ridwan Kamil maupun Atalia Praratya sama-sama ingin berpisah.

“Hasilnya bapak dan ibu ya bersepakat untuk berpisah dengan baik-baik,” jelasnya.

Keputusan itu didapat setelah Ridwan Kamil dan Atalia Praratya jalani mediasi di luar pengadilan. Perpisahan keduanya pun dilakukan secara baik-baik dan saling menghormati.

 

“Pada dasarnya beliau-beliau ini sepakat untuk berpisah secara baik-baik. Kedua akan saling menghormati satu sama lain dan juga akan merawat bersama anak-anaknya,” jelas Debi.

“Kami pastikan ya di dalam isi gugatan ini tidak ada yang namanya pihak ketiga,” pungkasnya. (*)

Pos terkait