Beli Sekarang! Motor Listrik Bekas Paling Laku Akhir Tahun: Harga dan Keunggulan

https://mediahariini.com– Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan energi yang ramah lingkungan, motor listrik bekas kini menjadi pilihan favorit para konsumen di pasar otomotif Indonesia. Mendekati akhir tahun 2025, permintaan terhadap kendaraan listrik bekas mengalami peningkatan signifikan, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung.

Konsumen saat ini tidak hanya tertarik pada kendaraan yang efisien dalam penggunaan bahan bakar, tetapi juga mencari alternatif transportasi tanpa polusi dengan harga yang lebih murah. Pasar sepeda motor listrik bekas menawarkan kombinasi yang menarik antara harga yang terjangkau, biaya perawatan yang rendah, serta kepraktisan dalam penggunaan.

Memiliki Tren Pasar Motor Listrik Bekas

Berdasarkan data dari beberapa pasar mobil nasional, penjualan sepeda motor listrik bekas naik hingga 40% selama kuartal terakhir tahun 2025. Peningkatan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti bantuan pemerintah, perkembangan infrastruktur pengisian daya (charging station), serta kesadaran masyarakat akan pentingnya kendaraan yang ramah lingkungan.

Menariknya, pengguna motor listrik yang beralih ke model terbaru turut memperkaya pilihan di pasar bekas. Banyak unit masih dalam kondisi sangat baik karena masa pakai yang singkat, sehingga menjadi pilihan menarik bagi pembeli baru yang ingin mencoba kendaraan listrik tanpa harus mengeluarkan biaya penuh.

Ini Kendaraan Listrik Bekas yang Paling Diminati

Berikut daftar sepeda motor listrik bekas yang paling laris di akhir tahun 2025 berdasarkan survei dari diler dan situs jual-beli online di Indonesia:

1. Gesits G1 (2022–2024)

Sebagai kendaraan listrik hasil karya putra bangsa, Gesits G1 tetap menjadi incaran di pasar bekas. Jangkauannya mencapai 50–70 km pada satu kali pengisian penuh dengan waktu pengisian sekitar 3–4 jam. Desain yang modern dan penampilan sporty membuatnya diminati oleh kalangan muda.

Harga bekas: Rp 15 juta hingga Rp 18 juta.

2. Viar Q1 (2021–2023)

Viar Q1 populer karena kenyamanan berkendara dan kemudahan pengendalian. Menggunakan baterai lithium-ion 60V 23Ah, jarak tempuh bisa mencapai 60 km setiap kali diisi. Keunggulan lainnya adalah ruang bagasi yang besar serta sistem pengereman cakram di depan dan belakang.

Harga bekas: Rp 10 juta hingga Rp 13 juta.

3. Smoot Tempur (2023–2024)

Smoot Tempur diminati berkat teknologi baterai tukar yang efisien dan menghemat waktu. Motor ini telah terhubung dengan jaringan Swap Station di berbagai kota besar. Bentuknya yang kokoh cocok untuk penggunaan sehari-hari.

Harga bekas: Rp 12.000.000 hingga Rp 15.000.000.

Dilengkapi dengan Kelebihan Membeli Sepeda Motor Listrik Bekas

Membeli sepeda motor listrik bekas menawarkan beberapa keuntungan yang tidak kalah menarik dibandingkan dengan model baru:

  1. Harga Lebih Terjangkau— Pembeli dapat menghemat hingga 30–50% dari harga asli, tetapi masih memperoleh kinerja terbaik.
  2. Biaya Operasional Rendah— Tidak memerlukan bahan bakar dan perawatan berkala yang sedikit; cukup mengisi daya dan sesekali mengganti kampas rem.
  3. Ramah Lingkungan— Tidak menghasilkan emisi gas buang, cocok bagi pengguna yang peduli terhadap lingkungan dan ingin berperan dalam menurunkan pencemaran udara.
  4. Perawatan Mudah— Komponen dasar dan jaringan layanan motor listrik kini semakin meningkat di berbagai daerah.

Selain itu, berkat meningkatnya dukungan regulasi kendaraan listrik dari pemerintah, harga jual kembali sepeda motor listrik diperkirakan akan tetap stabil atau bahkan naik dalam beberapa tahun ke depan.

Tips Membeli Sepeda Motor Listrik Bekas

Untuk membuat pembelian lebih menguntungkan, calon pembeli sebaiknya memperhatikan beberapa hal penting:

  • Cek kondisi baterai serta siklus pengisian. Pastikan kapasitas baterai masih dalam keadaan baik.
  • Cek mesin penggerak dan sistem listrik.
  • Pastikan dokumen-dokumen lengkap: STNK, BPKB, serta sertifikat TKDN (untuk merek lokal).
  • Uji coba langsung (test ride) dilakukan untuk memverifikasi kinerja dan kenyamanan sesuai dengan ekspektasi.

Seiring mendekati akhir tahun 2025, mobil listrik bekas bukan hanya pilihan yang hemat, tetapi juga tindakan bijak menuju masa depan transportasi yang bersih dan efisien.

Harga yang terjangkau, biaya pengoperasian yang rendah, serta dukungan ekosistem listrik yang semakin kuat, membuat tren ini dianggap akan terus berkembang pada tahun depan. Untuk Anda yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa menghabiskan banyak uang, sekarang merupakan waktu yang paling tepat untuk membeli!

Pos terkait