By Christie Damayanti
Apartemen konsep Stalinka 5 lantai dengan desain arsitektural Neoklasik, berdampingan dengan apartemen konsep Brezhnevka dengan sekitar 16 lantai, berapa di sebuah jalan protocol di Kota Baku …..
Sebenarnya, apa sih yang membedakan antara hunian konsep dasar dari Stalinka, Khrushchevka dan Berezhnevka?
Menurut banyak referensi yang tidak mudah menemukannya, dasar2 perbedaannya sepertinya pun tidak terlalu jelas jika kita melihatnya dari luar saja. Karena dari jumlah lantai pun, agak rancu untuk membedakan antara konsep ketiganya.
Apalagi, jika Gedung Khrushchevka sudah sedikit direnovasi atau Brezhnevka yang lebih tidak terawatt atau Stalinka yang juga agak kurang terawatt, sebagai seseorang yang baru mempelajari konsep2 dasar arsitektural ketiganya, aku pun agak terasa kesulitan untuk membedakannya.
Tetapi, ketika aku berkeliling kota dan blusukan di 4 negara ex Soviet yang sudah aku lakukan di Uzbekistan, Armenia, Georgia dan Azerbaijan, sebagai seorang arsitek aku sedikit banyak punya sanse dan bisa sedikit memberdakan. Semoga tidak salah, yaaa …..
***
Dari “Stalinka” dan “Khrushchevka” hingga desain yang lebih baik di era Brezhnevka, tentusaja bagaimana pembangunan negara berubah tergantung pada siapa yang berkuasa.
Konsep STALINKA
Apartemen hunian konsep Stalinka dengan desain artitektural yang kental Neoklasik berdekoratif cantik dan mewah, berlantai 6, di sebuah cluster jalan raya utama kota Baku …
Berada di era tahun 1930-an dari pemimpimpin Stalin dimana tahun2 itu merupakan tahun revolusi industry dan dipercepat oleh Stalin.
Negara yang sebelumnya sebagian besar agraris tidak siap menerima gelombang pekerja yang begitu besar di kota2 besar. Semua orang harus diberi tempat tinggal. Jadi, ‘rencana lima tahun’ kedua untuk pengembangan ekonomi nasional Uni Soviet menetapkan perlunya “peningkatan yang menentukan seluruh masalah perumahan dan utilitas di Uni Soviet”.
Di banyak kota saat itu disebut Uni Soviet, pembangunan massal rumah bertingkat dua atau lebih (hingga 30 lantai atau lebih, seperti misalnya di gedung2 tinggi Stalin di Moscow) dimulai. Bangunan yang memiliki 5 lantai atau lebih dilengkapi lift.
Di dalam bangunan tersebut, terdapat pintu masuk dan aula yang luas, apartemen memiliki dapur besar, pplafond tinggi, dan koridor panjang. Banyak bangunan berkonsep “stalinka” juga diadaptasi sebagai blok apartemen komunal, dimana seluruh keluarga tinggal berada di setiap kamar terpisah, sementara toilet dan kamar mandi digunakan bersamaan
Konsep “Stalinka” masih dianggap sebagai perumahan elit.
Bangunan2 ini sering dibangun di sepanjang jalan2 besar dan utama (protocol) dan prospek bagus untuk dunia tahu dan dirancang dengan gaya Neoklasik. Fasad atau tampak depan nya menampilkan dekorasi yang meliputi kolom, plesteran, relief, dan patung. Khas jaman Neoklasik juga di Eropa Terutama, pejabat pemerintah tingkat tinggi, personel militer, dan tokoh partai tinggal di bangunan2 seperti ini.
Hunian apartemen jaman Stalinka punya ciri khas seperti ini, yaitu
Luas apartemen, dari 32 meter2 (apartemen 1 kamar) hingga 110 meter2 (apartemen 4 kamar). Tinggi plafond, antara 3-4 meter. Luas dapur: dari 7 meter persegi, dan jumlah lantai antara 2 hingga 30. Terutama di negara2 yang punya dataran rata dan tidak berbukit2 seperti di Tashkent Uzbekistan.
Jika aku melihat dimensi diatas, ini adalah konsep dasar hunian yang sudah pakem sekarang. Cukup nyaman sebagai tempat tinggal, dan saat itu di Stalinka, hanya orang2 kaya saja yang bisa menikmatinya …..
Konsep Stalinka sampai saat ini, bisa dibilang sebagai konsep hunian yang elit, walau jaman sekarang ini, warga kota yang tinggal di Khrushchevka dan Brezhnevka pun bisa merenovasi unit huiannya tidak kalah mewah daripada Stalinka.
Bedanya adalah, bangunan2 tampak depan atau terlihat dari luar itu milik pemerintah, sehingga yang merenovasi juga adalah pemerintah. Dan tampak depan Stalinka memang cukup berbeda denagn Brezhnevka apalagi Khrushchevka …..
Konsep KHRUSHCHEVKA
Apartemen hunian konsep Khrushchevka yang sudah di renovasi oleh pemerintah, karena berada di pinggir jalan besar yang setiap hari dilalui oleh kendaraan, mungkin juga pejabat2 Azerbaijan.
Berlantai 5, denagn desain arsitektural yang jelas sangat sederhana, tanpa dekoratif sama sekali. Jelas juga ini bermaterial panel2 betok tipis …..
Pembangunan “Stalinka” dihentikan pada tahun 1955 setelah dekrit Khrushchev “tentang penghapusan kelebihan dalam desain dan konstruksi”. Sekretaris Jenderal yang baru mengkritik para arsitek karena pemborosan. Dekorasi dihilangkan sepenuhnya, dengan gaya baru yang dicirikan sebagai “fungsionalisme”.
Jaman itu adalah jaman pasca perang Perang Dunia, sehingga sangat dimengerti bahwa banyak negara “kehilangan uangnya” karena perang. Sehingga jaman pemimpin Khrushchev akhirnya menghapus desain2 bangunan yang dianggap “mewah” dan berbalik dengan desain2 bangunan yang hanya untuk fungsi saja atau fungsional.
Konsep “Khrushchevka” menjadi bangunan apartemen standar massal. Dalam Stalinka, memakai material bata, tetapi Khrushchevka akhirnya memakai beton2 panel yang tanpa desain dekoratif, hanya bentuk2 fungsional saja. Panel2 itu jauh lebih murah dan cepat untuk dipasang!
Luas ruangan dan tinggi plafond dikurangi secara drastis. Bangunan2 hunian tersebut hampir tidak pernah memiliki lift. Makanya, desain tertinggi hanya 4 lantai atau maksimal 5 lantai, jika lebih, pasti sangat kecapekan untuk naik turun si penghuni. Penting untuk menyediakan perumahan bagi sebanyak mungkin warga dan idealnya, setiap keluarga harus memiliki apartemen terpisah sendiri.
Luas apartemen: dari 28 meter2 (apartemen 1 kamar) hingga 68 meter2 (apartemen 4 kamar, tetapi yang ini jarang ditemukan, menurut referensi2 yang aku baca). Tinggi plafond 2,5 meter, luas dapur: 4,5-6 meter2, dan jumlah lantai, hingga 5
Menurut ilmu ku tentang kenyamanan arsitektural, cukup tidak nyaman, tetapi setara denagn rumah2 murah di Indonesia karena memang mengirit biaya untuk membangunnya, serta material2 murah dan cepat, tanpa megandalkan kualitas dan kenyamanan …..
Pembangunan konsep “Khrushchevka” berlanjut dari tahun 1956 hingga akhir tahun 1960-an dan benar2 mampu mengatasi krisis perumahan pasca perang. Meskipun apartemennya sangat kecil, banyak keluarga senang tinggal secara pribadi (dan memiliki kamar mandi sendiri) dan bukan di apartemen komunal.
Konsep BREZHNEVKA
Apartemen hunian konsep Brezhnevka, berlantai 9. Terletak di distrik kota pusat dan merupakan apartemen modern tahun 1990-an, banyak sekali terlihat di Kota Baku.
Desain arsitekturalnya, standard apartemen2 modern, tapi cukup “indah” disbanding dengan Khrushchevka. Tidak terlihat aliran arsitektural nya, cuma modern saja …..
Pada akhir tahun 1960-an, ketika Leonid Brezhnev berkuasa, jelas bahwa populasi kota terus bertambah dan pembangunan gedung apartemen harus dilanjutkan dengan kecepatan yang dipercepat. Selain itu, penduduk mengeluhkan kualitas Khrushchevka yang sangat rendah (luas kecil, dinding tipis, tanpa lift). Dan, sangat tidak nyaman apalagi jika musim dingin tiba dengan dinding2 panel yang tipis, tanpa pelapis.
Begitulah muncul konsep hunia baru, Brezhnevka dengan apartemen “desain yang lebih baik”. Dan Gedung apartemen2 ini dibangun hingga akhir tahun 1990-an. Apartemen2 ini memiliki lift setinggi sampai 16 lantai atau lebih bahkan memiliki lift barang. Konsep apartemen modern sekarang.
Tangga2 di Gedung apartemen2 tersebut seringkali memiliki saluran pembuangan sampah. Ukuran dapur di apartemen bertambah dan memiliki koridor. Biasanya semua ruangan di Khrushchevka adalah ruangan penghubung, tetapi apartemen2 ini sekarang memiliki ruangan2 terpisah.
Saat ini, Brezhnevka merupakan sebagian besar perumahan sekunder yang tersedia untuk dibeli, bukan isewa dari pemerintah. Apartemen2 modern ini terletak di pinggiran kota maupun di distrik pusat kota.
Brezhnevka, bisa dibayangkan seperti cluster2 apartemen2 di Jakarta denagn konsep sama tetapi dimodivikasi. Dan Brezhnevka, lebih di standarsisasi, tidak di desain dengan bebas penuh, karena ini tetap apartemen pemerintah. Beda denan apartemen2 swasta yang memang di desain oleh swata di Baku.
Desain2 arsitektural Brezhnevka lebih modern walau tetap gaya Neoklasik yang terlihat. Material campuran, dena bata atau panel yang di desain dan di warnai sesuai dengan nilai pasar. Benar2 mencerminkan dunia modern Baku …..
Luas apartemen: dari 33 meter2 (apartemen 1 kamar) hingga 76 meter2 (apartemen 4 kamar). Tinggi plafond sekitar 2,7 meter sesuai konsep arsitektural di Indonesia, minimal yang optimal. Luas dapur antara 6,8–7,4 meter2. Dan, jumlah lantai dari 8 hingga 17.
Ini memang benar2 apartemen modern yang cukup nyaman denan harganya tidak terlalu mahal dan tidak juga murah seperti Khrushchevka.
***
Memang, aku harus berbicara dengan arsitek local untuk mencari tahu yang aku masih bingung, seperti “bagaimana aku bisa bear2 membedakan antara konsep Stalinka, Khrushchevka dan Brezhnevka. Tetapi. Setidaknya aku memahai apa yang kubaca tentang ini.
Yang masih agak bingung tentang beda secara fisik terlihat di Baku. Karena semua hampir sama, dan dari ketinggian lantai nyapun, sangat rancu …..
