Ringkasan Berita:
- Meski sama-sama mengantongi modal yang baik untuk babak pertama, tim Merah Putih dipastikan memiliki satu kerugian saat Alwi dan Jonatan berada di jalur yang sama.
- Kerugian tersebut adalah Indonesia dipastikan takkan bisa menciptakan laga derbi pada babak final alias All Indonesian Finals.
Badminton Malaysia Open Super 1000 akan menjadi sajian pembuka di tahun 2026.
Lantas disiarkan di tv mana Malaysia Open 2026 ?
Ajang badminton menjadi hiburan yang senantiasa ditunggu-tunggu para badminton lovers di tanah air.
Sebelumnya ajang BWF sepanjang 2025 disiarkan TVRI Sport.
Adapun hak siar dipegang oleh MNC Group.
Untuk tahun 2026 jika tidak ada perubahan bisa saja TVRI kembali menayangkan sejumlah pertandingan BWF.
Namun hal ini masih menunggu pengumuman resmi dari TV terkait.
Pelaung Tunggal Putra Indonesia
Alwi Farhan dan Jonatan Christie memiliki modal apik menghadapi babak pertama Malaysia Open 2026, meski dua wakil Indonesia itu dibayangi kerugian.
Awal yang baru bagi persaingan bulu tangkis dunia akan tersaji pada event Malaysia Open 2026 yang berlangsung pada tanggal 6-11 Januari mendatang di Axiata Arena, Kuala Lumpur.
Pada turnamen BWF Super 1000 ini khususnya untuk nomor tunggal putra, Indonesia mengandalkan dua amunisi dalam diri Jonatan Christie dan Alwi Farhan.
Dalam drawing atau undian yang telah rilis pada Selasa (30/12/2025) kemarin, baik keduanya sama-sama berada di pul bawah.
Sebagai pemain paling berpengalaman, langkah Jonatan pada babak 32 besar Malaysia Open 2026 akan dimulai dengan menghadapi Lee Chia Hao dari Taiwan.
Melawan Lee, pemain peringkat keempat dunia tersebut membawa modal berharga melalui dominasi yang ditunjukkan melalui rekor pertemuan mereka.
Menurut data yang didapat BolaSport.com dari BWF Badminton, Jonatan dan tunggal putra peringkat ke-20 dunia tersebut sudah saling bersua sebanyak tiga kali di lapangan.
Dari tiga pertemuan tersebut, pemain jebolan PB Tangkas itu selalu mampu mengalahkan Lee meski di pertemuan terakhir mulai mendapatkan perlawanan sengit.
Ya, Jonatan sempat mendapatkan perlawanan sengit dari Lee saat bersua pada babak kedua Korea Open 2025 di mana dia harus menjalani rubber game berdurasi 70 menit.
Perlawanan Lee berhasil diredam dengan baik oleh Jonatan untuk melaju ke perempat final dan akhirnya keluar sebagai juara di turnamen tersebut.
Dua pertemuan sebelumnya yaitu pada Hong Kong Open 2023 dan Arctic Open 2024, Jonatan menghadirkan permainan solid yang tak bisa dibendung Lee melalui kemenangan dua gim langsung.
Seperti halnya Jonatan, Alwi Farhan juga mengantongi modal yang baik menuju fase 32 besar ini di mana hasil undian membawanya bersua pemain Prancis Alex Lanier.
Sebagai rival seangkatan, Lanier moncer lebih dulu di panggung dunia dengan kini menduduki peringkat kedelapan.
Di sisi lain, kiprah Alwi baru mengundang sorotan sepanjang tahun 2025 ini dengan puncaknya mampu membawa Indonesia meraih medali emas SEA Games 2025 untuk kategori beregu atau perorangan.
Kendati kalah ranking dengan berada di peringkat ke-17 dunia, Alwi memiliki keunggulan dalam hal head-to-head melawan Lanier.
Dari total tiga pertandingan yang telah tercipta, Alwi berhasil mengalahkan Lanier sebanyak dua kali pada ajang Kejuaraan Beregu Dunia Junior 2023 dan French Open 2025.
Sedangkan satu kekalahan Alwi dari Lanier terjadi saat mereka bentrok pada babak kedua Japan Open 2025 dalam persaingan tiga gim dramatis berdurasi 72 menit.
Meski sama-sama mengantongi modal yang baik untuk babak pertama, tim Merah Putih dipastikan memiliki satu kerugian saat Alwi dan Jonatan berada di jalur yang sama.
Kerugian tersebut adalah Indonesia dipastikan takkan bisa menciptakan laga derbi pada babak final alias All Indonesian Finals.
Jika semua langkah berjalan dengan lancar, Jonatan dan Alwi baru akan saling berhadapan pada babak semifinal Malaysia Open 2026
– Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
– Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!
