Arsenal Kalahkan Crystal Palace di Final Piala Liga 2025-2026

Arsenal berhasil melaju ke babak semifinal Piala Liga Inggris musim 2025–2026 setelah melewati pertandingan sengit melawan Crystal Palace yang diakhiri dengan adu penalti.

Bermain di Stadion Emirates, London, pada Rabu (23/12/2025) dini hari WIB, The Gunners berhasil menang dengan skor 8-7 dalam babak adu penalti, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama pertandingan reguler.

Bacaan Lainnya

Laga babak perempat final berlangsung sangat ketat dan penuh dengan tensi hingga menit terakhir. Arsenal sebenarnya hampir meraih kemenangan setelah mencetak gol lebih dulu di menit akhir pertandingan.

Namun, Crystal Palace berhasil memaksa pertandingan berlanjut ke babak adu penalti setelah mencetak gol penyama kedudukan pada masa injury time.

Perjalanan Pertandingan Arsenal melawan Crystal Palace

Sejak peluit pertama ditiup, Arsenal tampil menguasai permainan dan langsung memulai serangan. Tim Mikel Arteta mendominasi penguasaan bola dan terus-menerus menekan lini pertahanan Crystal Palace.

Peluang pertama tercipta ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Noni Madueke melepaskan tendangan dari luar area penalti, namun upayanya masih bisa dihalangi oleh kiper Palace, Walter Benitez.

Tekanan yang diberikan Arsenal terus berlangsung. Pada menit ke-22, Madueke kembali memberikan ancaman melalui tendangan jarak jauh, tetapi sekali lagi Benitez menunjukkan reaksi yang luar biasa untuk menggagalkan kesempatan tersebut.

Selain Madueke, beberapa pemain Arsenal lainnya juga berusaha mendapatkan kesempatan. Riccardo Calafiori dan Gabriel Jesus sempat memperoleh peluang melalui tendangan kepala, tetapi pertahanan Crystal Palace yang rapat membuat skor tetap 0-0 hingga jeda.

Pada babak kedua, Crystal Palace tampil lebih percaya diri dan tidak hanya fokus pada pertahanan. Tim tamu segera menghadirkan peluang melalui tendangan kepala Jefferson Lerma, meskipun bola masih melebar dari target.

Arsenal terus berupaya mempertahankan ritme permainan dengan mengembangkan serangan dari lini tengah, tetapi pertahanan yang tangguh dari The Eagles membuat peluang-peluang yang muncul belum berhasil berubah menjadi gol.

Pada menit ke-69, Arsenal kembali memperoleh peluang bagus. Umpan silang yang diberikan ke area penalti menghasilkan sundulan Gabriel Jesus yang hampir membuka keunggulan, namun bola justru meleset sedikit di sisi kiri gawang Palace. Tekanan terus-menerus akhirnya berbuah hasil pada menit ke-80.

Awalnya dari situasi tendangan sudut, bek Crystal Palace, Maxence Lacroix, secara tidak sengaja mengarahkan bola ke gawang sendiri. Gol tersebut membuat Arsenal unggul 1-0 dan memicu sorak sorai dari para pendukung tuan rumah.

Mencetak satu gol membuat Arsenal semakin percaya diri dan terus berupaya untuk memperlebar keunggulan. Berbagai kesempatan kembali muncul, tetapi finishing yang kurang optimal menyebabkan skor tetap sama.

Saat pertandingan tampak akan dimenangkan oleh Arsenal, terjadi drama di masa tambahan. Dari situasi bola mati, Jefferson Lerma mengarahkan bola ke depan gawang dan Marc Guehi berhasil memanfaatkannya dengan tendangan akhir yang membuat skor menjadi 1-1 pada menit ke-90+5.

Hingga wasit mengangkat peluit panjang, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor imbang ini memaksa kedua tim menentukan pemenang melalui adu tendangan penalti. Di babak penting ini, Arsenal tampil hampir sempurna.

Delapan pemain penendang mereka, yaitu Martin Odegaard, Declan Rice, Bukayo Saka, Leandro Trossard, Mikel Merino, Riccardo Calafiori, Jurrien Timber, dan William Saliba, berhasil menjalankan tanggung jawab dengan baik.

Di sisi lain, Crystal Palace hanya berhasil mencetak tujuh gol dari titik putih melalui Jean-Philippe Mateta, Devenny, Will Hughes, Sosa, Jefferson Lerma, Adam Wharton, dan Christantus Uche.

Tendangan Maxence Lacroix gagal memengaruhi hasil pertandingan Palace setelah dihalang oleh kiper Arsenal, Kepa Arrizabalaga. Arsenal akhirnya meraih kemenangan dengan skor 8-7.

Hasil ini merupakan kemenangan kedua Arsenal melawan Crystal Palace di musim ini. Sebelumnya, The Gunners juga berhasil mengalahkan tim yang sama dengan skor sempit 1-0 dalam kompetisi Liga Inggris pada 26 Oktober lalu.

Selain itu, kemenangan ini mengembalikan Arsenal ke babak semifinal Piala Liga Inggris, seperti yang mereka lakukan musim lalu.

Di fase empat besar, Arsenal akan menghadapi Chelsea dalam pertandingan yang rencananya akan digelar pada bulan Januari mendatang. Laga antara dua klub London ini diperkirakan akan berjalan sengit dan menarik.

Dalam pertandingan ini, Arsenal menggunakan formasi 4-3-3 dengan Kepa Arrizabalaga sebagai penjaga gawang. Barisan belakang diisi oleh Jurrien Timber, William Saliba, Riccardo Calafiori, dan Lewis-Skelly.

Di lini tengah, Arteta menurunkan Christian Norgaard, Mikel Merino, dan Eberechi Eze yang kemudian digantikan oleh Odegaard.

Sementara lini depan dihiasi oleh Noni Madueke, Gabriel Martinelli, dan Gabriel Jesus.

Crystal Palace bermain dengan sistem 3-4-2-1 di bawah kepemimpinan Oliver Glasner. Walter Benitez bertugas menjaga gawang, sedangkan lini belakang diisi oleh Chris Richards, Maxence Lacroix, dan Marc Guehi.

Meski akhirnya harus tersingkir, Palace menunjukkan perlawanan yang sangat keras hingga menit terakhir pertandingan.

Pos terkait